Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Jenis Tanaman Tumpangsari pada Budidaya Jeruk Ramah Lingkungan Terhadap Kualitas Buah Jeruk Keprok Terigas

View through CrossRef
Kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat menyebabkan peningkatan permintaan produk organik, termasuk buah jeruk. Meskipun belum diterapkan pada skala luas, budidaya jeruk yang ramah lingkungan telah dilakukan di tingkat petani, di antaranya di Jawa Timur, Bali, Bengkulu, dan Jawa Barat. Pada lahan sela di antara barisan jeruk, ditanam beberapa tanaman semusim yang bertujuan untuk menekan pertumbuhan gulma, sebagai bahan pupuk organik, serta dapat menjadi sumber pendapatan. Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penanaman tanaman semusim pada budidaya jeruk ramah lingkungan terhadap kualitas internal dan eksternal buah. Analisis buah dilakukan di Laboratorium Ekofisiologi, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Kota Batu pada bulan Juli 2020. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan faktor yang diujikan adalah jenis tanaman tumpangsari. Terdapat 4 taraf yang diujikan, yaitu kacang kedelai, kacang hijau, kacang tanah, dan ubi jalar, masing-masing dengan 10 ulangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penanaman ubi jalar sebagai tanaman tumpangsari mampu menghasilkan buah jeruk dengan bobot buah, bobot daging buah, dan volume jus yang lebih tinggi dibandingkan kacang hijau dan kacang tanah, namun tidak berbeda nyata dengan kacang kedelai. Penanaman tanaman tumpangsari tidak berpengaruh signifikan terhadap bobot kulit dan biji buah, diameter buah, total padatan terlarut, rasio TPT:TAT, dan kandungan vitamin C. Penggunaan ubi jalar atau kacang kedelai sebagai tanaman tumpangsari pada budidaya jeruk ramah lingkungan dapat diterapkan untuk menghasilkan buah jeruk yang berkualitas.
Title: Pengaruh Jenis Tanaman Tumpangsari pada Budidaya Jeruk Ramah Lingkungan Terhadap Kualitas Buah Jeruk Keprok Terigas
Description:
Kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat menyebabkan peningkatan permintaan produk organik, termasuk buah jeruk.
Meskipun belum diterapkan pada skala luas, budidaya jeruk yang ramah lingkungan telah dilakukan di tingkat petani, di antaranya di Jawa Timur, Bali, Bengkulu, dan Jawa Barat.
Pada lahan sela di antara barisan jeruk, ditanam beberapa tanaman semusim yang bertujuan untuk menekan pertumbuhan gulma, sebagai bahan pupuk organik, serta dapat menjadi sumber pendapatan.
Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penanaman tanaman semusim pada budidaya jeruk ramah lingkungan terhadap kualitas internal dan eksternal buah.
Analisis buah dilakukan di Laboratorium Ekofisiologi, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Kota Batu pada bulan Juli 2020.
Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan faktor yang diujikan adalah jenis tanaman tumpangsari.
Terdapat 4 taraf yang diujikan, yaitu kacang kedelai, kacang hijau, kacang tanah, dan ubi jalar, masing-masing dengan 10 ulangan.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penanaman ubi jalar sebagai tanaman tumpangsari mampu menghasilkan buah jeruk dengan bobot buah, bobot daging buah, dan volume jus yang lebih tinggi dibandingkan kacang hijau dan kacang tanah, namun tidak berbeda nyata dengan kacang kedelai.
Penanaman tanaman tumpangsari tidak berpengaruh signifikan terhadap bobot kulit dan biji buah, diameter buah, total padatan terlarut, rasio TPT:TAT, dan kandungan vitamin C.
Penggunaan ubi jalar atau kacang kedelai sebagai tanaman tumpangsari pada budidaya jeruk ramah lingkungan dapat diterapkan untuk menghasilkan buah jeruk yang berkualitas.

Related Results

Karakteristik Morfologi Tanaman Jeruk Keprok (Citrus Raticulata L) Provinsi Aceh
Karakteristik Morfologi Tanaman Jeruk Keprok (Citrus Raticulata L) Provinsi Aceh
Jeruk keprok atau jeruk mandarin merupakan sebuah jeruk yang dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Penyebaran jeruk keprok di Indonesia terdapat di beberapa daerah dataran t...
PENGARUH FAKTOR BIOEKOLOGIS TERHADAP DISTRIBUSI JERUK KEPROK MAGA MANDAILING NATAL
PENGARUH FAKTOR BIOEKOLOGIS TERHADAP DISTRIBUSI JERUK KEPROK MAGA MANDAILING NATAL
Jeruk Keprok Maga merupakan salah satu dari sekian banyak varietas jeruk yang ada di kebun sumber daya genetik Balitbangtan. Jeruk Keprok Maga sampai saat ini masih merupakan tanam...
Formulasi Dan Evaluasi Granul Effervescent Sari Buah Jeruk Keprok (Citrus Reticulata Blanco)
Formulasi Dan Evaluasi Granul Effervescent Sari Buah Jeruk Keprok (Citrus Reticulata Blanco)
Indonesia merupakan negara agraris yang mampu menghasilkan buah-buahan dan sayuran sendiri. Manfaat buah sangat beragam, berbagai jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh ada pada berba...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
Pengaruh Pupuk Bokashi Kotoran Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill,)
Pengaruh Pupuk Bokashi Kotoran Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill,)
Abstrak. Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) mengandung vitamin C, A dan Fe serta potasium yang dapat membantu penyerapan makanan dalam pencernaan dan menurunkan tekanan darah ti...

Back to Top