Javascript must be enabled to continue!
MEDIA KONSULTASI ONLINE SEBAGAI ALTERNATIF UPAYA PENANGANAN MASALAH REMAJA
View through CrossRef
Abstrak. Kebutuhan remaja saat ini terhadap bimbingan karir dan konseling semakin tinggi, seiring dengan semakin beragamnya permasalahan remaja. Di sekolah-sekolah, kebutuhan konsultasi juga meningkat terutama sejak adanya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) yang menggunakan “jalur sekolah” atau jalur prestasi. Masalahnya, karena berbagai sebab, ternyata tidak semua remaja dapat mengungkapkan permasalahan atau berkonsultasi dengan mudah secara tatap muka. Di sisi lain penggunaan media social di kalangan remaja meningkat dengan pesat, dari 88,1 juta orang pengguna internet yang dirilis oleh Asosisasi Penyedia Jasa Internet Indonesia, 58,4% di antaranya adalah generasi muda, termasuk remaja. Oleh karena itu, adalah langkah yang tepat untuk menyediakan media konsultasi online yang dapat membuat para remaja dapat mengkonsultasikan permasalahan yang dihadapinya di manapun dan kapanpun. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan kebutuhan para remaja di kota Bandung terhadap media konsultasi online, lalu mengembangkan prototype media konsultasi online berdasarkan deskripsi kebutuhan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di luar bimbingan karir, masalah yang dihadapi remaja di kota Bandung di antaranya adalah masalah pertemanan, masalah percintaan, masalah keluarga, dan masalah keuangan. Pada umumnya remaja menceritakan permasalahannya pada teman mereka, bukan pada keluarga atau guru/dosen bimbingan dan konseling. Sebagian besar responden pernah mem-posting permasalahan mereka di media sosial, hanya untuk pelepasan tekanan, tanpa mengharapkan feedback dari teman atau follower mereka. Hampir seluruh responden tertarik untuk mencoba jika ada layanan konsultasi online. Mereka berharap, meskipun online, konsultasi tetap dapat dilakukan secara personal tanpa muncul di ranah yang dapat dibaca oleh orang lain, dan jangan sampai permasalahan mereka diceritakan ke publik, meskipun namanya disamarkan. Selain itu, para responden menyarankan agar media konsultasi online tersebut menggunakan nama yang dekat dengan kehidupan remaja, bukan nama formal yang mencerminkan kelembagaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti kemudian mengembangkan www.sobatmu.com sebagai media konsultasi online untuk pada remaja. Kata kunci: Media Konsultasi Online, Bimbingan Konseling, Masalah RemajaAbstract. Nowadays, teenagers need for career guidance and counseling are increasing, along with the diversity of their problems. In the schools and universities, the need for consultation has also increased, especially since the University entrance examination using Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) known as “school path entrance”. The problem is, for various reasons, not all teenagers can reveal or consult their problems using face to face communication easily. On the other hand social media user among adolescents increased rapidly. The latest data from Indonesian Internet Service Provider Association (APJII), indicate that 49% from 88.1 million Indonesian internet users are adolescent. Therefore, it is the right step for us to provide online consultation media which can help them to consult the problems, anytime and anywhere. This research objectives are to describe the teenagers need of online consultation media, and develop its prototype. The results showed that beside of career guidance, the teenager problems are about friendship, love, family, and financial. Most respondents had posted their problems in social media, just to release the pressure, without expecting feedback from friends or their followers. Almost all respondents are interested to use online consultation service. They hope, the online consultations can be done personally and privately, without the ability of another internet user to read their consultation history. In addition, respondents suggested that online consultation media name using a popular name, close to the life of a teenager, not using a formal name that reflects the institution. Based on these results, we then developed www.sobatmu.com as online consultation media for teenagers.Keywords: Online Consulting, Counseling, Teenager Problem
Title: MEDIA KONSULTASI ONLINE SEBAGAI ALTERNATIF UPAYA PENANGANAN MASALAH REMAJA
Description:
Abstrak.
Kebutuhan remaja saat ini terhadap bimbingan karir dan konseling semakin tinggi, seiring dengan semakin beragamnya permasalahan remaja.
Di sekolah-sekolah, kebutuhan konsultasi juga meningkat terutama sejak adanya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) yang menggunakan “jalur sekolah” atau jalur prestasi.
Masalahnya, karena berbagai sebab, ternyata tidak semua remaja dapat mengungkapkan permasalahan atau berkonsultasi dengan mudah secara tatap muka.
Di sisi lain penggunaan media social di kalangan remaja meningkat dengan pesat, dari 88,1 juta orang pengguna internet yang dirilis oleh Asosisasi Penyedia Jasa Internet Indonesia, 58,4% di antaranya adalah generasi muda, termasuk remaja.
Oleh karena itu, adalah langkah yang tepat untuk menyediakan media konsultasi online yang dapat membuat para remaja dapat mengkonsultasikan permasalahan yang dihadapinya di manapun dan kapanpun.
Penelitian ini berusaha mendeskripsikan kebutuhan para remaja di kota Bandung terhadap media konsultasi online, lalu mengembangkan prototype media konsultasi online berdasarkan deskripsi kebutuhan tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di luar bimbingan karir, masalah yang dihadapi remaja di kota Bandung di antaranya adalah masalah pertemanan, masalah percintaan, masalah keluarga, dan masalah keuangan.
Pada umumnya remaja menceritakan permasalahannya pada teman mereka, bukan pada keluarga atau guru/dosen bimbingan dan konseling.
Sebagian besar responden pernah mem-posting permasalahan mereka di media sosial, hanya untuk pelepasan tekanan, tanpa mengharapkan feedback dari teman atau follower mereka.
Hampir seluruh responden tertarik untuk mencoba jika ada layanan konsultasi online.
Mereka berharap, meskipun online, konsultasi tetap dapat dilakukan secara personal tanpa muncul di ranah yang dapat dibaca oleh orang lain, dan jangan sampai permasalahan mereka diceritakan ke publik, meskipun namanya disamarkan.
Selain itu, para responden menyarankan agar media konsultasi online tersebut menggunakan nama yang dekat dengan kehidupan remaja, bukan nama formal yang mencerminkan kelembagaan.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti kemudian mengembangkan www.
sobatmu.
com sebagai media konsultasi online untuk pada remaja.
Kata kunci: Media Konsultasi Online, Bimbingan Konseling, Masalah RemajaAbstract.
Nowadays, teenagers need for career guidance and counseling are increasing, along with the diversity of their problems.
In the schools and universities, the need for consultation has also increased, especially since the University entrance examination using Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) known as “school path entrance”.
The problem is, for various reasons, not all teenagers can reveal or consult their problems using face to face communication easily.
On the other hand social media user among adolescents increased rapidly.
The latest data from Indonesian Internet Service Provider Association (APJII), indicate that 49% from 88.
1 million Indonesian internet users are adolescent.
Therefore, it is the right step for us to provide online consultation media which can help them to consult the problems, anytime and anywhere.
This research objectives are to describe the teenagers need of online consultation media, and develop its prototype.
The results showed that beside of career guidance, the teenager problems are about friendship, love, family, and financial.
Most respondents had posted their problems in social media, just to release the pressure, without expecting feedback from friends or their followers.
Almost all respondents are interested to use online consultation service.
They hope, the online consultations can be done personally and privately, without the ability of another internet user to read their consultation history.
In addition, respondents suggested that online consultation media name using a popular name, close to the life of a teenager, not using a formal name that reflects the institution.
Based on these results, we then developed www.
sobatmu.
com as online consultation media for teenagers.
Keywords: Online Consulting, Counseling, Teenager Problem .
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pembentukan Pos Bimbingan Dan Pelayanan Kelompok Kader Sebaya
Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pembentukan Pos Bimbingan Dan Pelayanan Kelompok Kader Sebaya
Berdasarkan data hasil survei pada remaja Kabupaten Kendal tahun 2019 diperoleh 52 % remaja merokok, menonton gambar porno 95 %, 16 % remaja miras dan narkoba serta 7 % pergaulan b...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Peran Edukasi Remaja dalam Pencegahan Stunting
Peran Edukasi Remaja dalam Pencegahan Stunting
Pendahuluan : Program Generasi Berencana (GenRe) menjadi salah satu program yang dituntut untuk melakukan penyesuaian karena target Group dari program ini adalah remaja yang tidak ...
Menginspirasi Kesehatan Generasi Muda melalui Posyandu Remaja
Menginspirasi Kesehatan Generasi Muda melalui Posyandu Remaja
Masa remaja adalah fase kritis kehidupan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang cepat. Posyandu Remaja merupakan program kesehatan berbasis masyarakat...
Pemanfaatan Media Interaktif Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Dalam Pencegahan KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan) Di Posyandu Remaja "Healthy Teenager"
Pemanfaatan Media Interaktif Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Dalam Pencegahan KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan) Di Posyandu Remaja "Healthy Teenager"
Seks aktif pra nikah pada remaja berisiko terhadap kehamilan remaja dan penularan penyakit menular seksual. Kehamilan yang tidak direncanakan pada remaja perempuan dapat berlanjut ...
Pemahaman Peer Group Sebagai Kader Kesehatan dalam Mengantisipasi Perilaku Remaja Merokok di Desa Bijiruyung Sempor Kebumen
Pemahaman Peer Group Sebagai Kader Kesehatan dalam Mengantisipasi Perilaku Remaja Merokok di Desa Bijiruyung Sempor Kebumen
ABSTRAK
Hasil Rakerda 2013 menunjukkan hasil bahwa remaja merokok usia 15-19 tahun.Peer group sebagai kader kesehatan remaja bisa menjadi model bimbingan teman sebaya untuk menge...

