Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Pola Makan terhadap Terjadinya Acne Vulgaris pada Mahasiswa
View through CrossRef
Acne vulgaris merupakan salah satu penyakit kulit yang selalu mendapat perhatian bagi remaja dan dewasa muda. Salah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan acne vulgaris adalah pola makan yang tidak baik. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap terjadinya acne vulgaris pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2019. Strategi dalam penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019 dengan Teknik pengambilan sampel adalah Simple random sampling. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 155 responden diketahui 135 (87,1%) responden memiliki pola makan karbohidrat yang cukup dan 20 (12,9%) responden memiliki pola makan karbohidrat yang lebih. Sebanyak 152 (98,1%) responden memiliki pola makan lemak yang cukup dan 3 (1,9%) responden memiliki pola makan lemak yang lebih. Distribusi kejadian Acne vulgaris di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019 sebanyak 79 (51,0%) responden dan tidak menderita Acne vulgaris sebanyak 76 (49,0%) responden, berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan karbohidrat terhadap terjadinya acne vulgaris dan Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan Lemak terhadap terjadinya acne vulgaris pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Hubungan Pola Makan terhadap Terjadinya Acne Vulgaris pada Mahasiswa
Description:
Acne vulgaris merupakan salah satu penyakit kulit yang selalu mendapat perhatian bagi remaja dan dewasa muda.
Salah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan acne vulgaris adalah pola makan yang tidak baik.
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap terjadinya acne vulgaris pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2019.
Strategi dalam penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019 dengan Teknik pengambilan sampel adalah Simple random sampling.
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 155 responden diketahui 135 (87,1%) responden memiliki pola makan karbohidrat yang cukup dan 20 (12,9%) responden memiliki pola makan karbohidrat yang lebih.
Sebanyak 152 (98,1%) responden memiliki pola makan lemak yang cukup dan 3 (1,9%) responden memiliki pola makan lemak yang lebih.
Distribusi kejadian Acne vulgaris di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019 sebanyak 79 (51,0%) responden dan tidak menderita Acne vulgaris sebanyak 76 (49,0%) responden, berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan karbohidrat terhadap terjadinya acne vulgaris dan Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan Lemak terhadap terjadinya acne vulgaris pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019.
Related Results
Kadar serum 25-hidroksi vitamin D berkorelasi negatif dengan interleukin-17 pada acne vulgaris derajat berat
Kadar serum 25-hidroksi vitamin D berkorelasi negatif dengan interleukin-17 pada acne vulgaris derajat berat
Background: Acne vulgaris is a common skin disease in Indonesia. Inflammation is a key factor in its development. 25-hydroxy vitamin D or 25(OH)D is considered to have antioxidant ...
Hubungan Stress Dan Kebersihan Wajah Terhadap Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati
Hubungan Stress Dan Kebersihan Wajah Terhadap Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati
ABSTRACT: RELATIONSHIP OF STRESS AND FACE CLEANLINESS TO THE EVENT OF VULGARIS IN MEDICAL STUDENTS OF UNIVERSITAS MALAHAYATI Background: Acne vulgaris is a disorder of the sebaceou...
Unveiling the Role of High Glycemic Diets on Acne Formation
Unveiling the Role of High Glycemic Diets on Acne Formation
Background: Acne vulgaris is a prevalent dermatological condition that affects a significant proportion of the global population, particularly adolescents and young adults. Emergin...
Efektivitas Penggunaan Zinc Pada Acne Vulgaris: Literature Review
Efektivitas Penggunaan Zinc Pada Acne Vulgaris: Literature Review
Latar Belakang: Acne vulgaris (AV) merupakan penyakit inflamasi kronis pada unit kelenjar sebum dengan gambaran klinis berupa komedo, papula, pustula, nodul, dan jaringan parut. Pe...
Association of Dairy Foods in Acne Vulgaris
Association of Dairy Foods in Acne Vulgaris
Background: Acne vulgaris is one of the most commonly found skin problems affecting teenagers and adolescents. Dietary foods particularly dairy products consist of milk or any of i...
Correlation between Stress Scale and Severity of Acne Vulgaris
Correlation between Stress Scale and Severity of Acne Vulgaris
Background: Acne vulgaris (AV) is a chronic inflammatory disease of pilosebaceous follicles with polymorphic lesions, consist of blackheads, papules, pustules and nodules with vary...
Hubungan Antara Adiksi Internet Dengan Pola Makan Pada Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan
Hubungan Antara Adiksi Internet Dengan Pola Makan Pada Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan
ABSTRACT
Introduction: Internet addiction is a syndrome that characterized by spending an enormous amount of time using internet and not being able to control internet usage....
Association of Serum Vitamin D3 Levels with the Severity of Acne Vulgaris in Adolescents: A Cross-sectional Study from Western Odisha, India
Association of Serum Vitamin D3 Levels with the Severity of Acne Vulgaris in Adolescents: A Cross-sectional Study from Western Odisha, India
Introduction: Vitamin D3 plays an important role in the immune system, and its deficiency has been implicated in various skin diseases, including atopic dermatitis and psoriasis. A...

