Javascript must be enabled to continue!
Analisis Potensi Ekonomi Pengembangan Ampas Tahu Menjadi Produk Nugget
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan di desa Kasumeia Kecamatan. Onembute Kabupaten Konawe, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ampas tahu menjadi produk Nugget. Pengarajin tahu di desa Kasumeia belum memiliki pengetahuan tentang cara-cara penanganan ampas tahu yang baik. Limbah ampas tahu seringkali menimbulkan bau yang tidak sedap dan membuat lingkungan menjadi tampak kotor dan kumuh. Jenis penelitian yang digunakan dalam pengembangan ampas tahu menjadi produk Nugget ini yaitu R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yaitu meliputi: (1) Define, (2) Design, (3) Develop, (4) Disseminate, Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan tekstur yang baik dalam pembuatan Nugget ampas tahu adalah dengan takaran 500 gr ampas tahu, tepung terigu 300 gr dan tepung kanji 500 gr. Berdasarkan uji kesukaan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa untuk aroma nilai rata-rata 3.32, rasa rata-rata 3.52, tekstur rata-rata 3.2 dan warna rata-rata 3.4, dan berdasarkan hasil uji BPOM dapat diketahui Nugget ampas tahu bebas dari formalin dan layak untuk dikonsumsi. Pengembangan ampas tahu menjadi Nugget telah di lakukan oleh peneliti, dengan pendapatan yang di peroleh selama 4 minggu adalah sebesar Rp. 3.117.480 dengan penjualan sebanyak 120 pcs Nugget Ampas Tahu
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: Analisis Potensi Ekonomi Pengembangan Ampas Tahu Menjadi Produk Nugget
Description:
Penelitian ini dilakukan di desa Kasumeia Kecamatan.
Onembute Kabupaten Konawe, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ampas tahu menjadi produk Nugget.
Pengarajin tahu di desa Kasumeia belum memiliki pengetahuan tentang cara-cara penanganan ampas tahu yang baik.
Limbah ampas tahu seringkali menimbulkan bau yang tidak sedap dan membuat lingkungan menjadi tampak kotor dan kumuh.
Jenis penelitian yang digunakan dalam pengembangan ampas tahu menjadi produk Nugget ini yaitu R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yaitu meliputi: (1) Define, (2) Design, (3) Develop, (4) Disseminate, Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan tekstur yang baik dalam pembuatan Nugget ampas tahu adalah dengan takaran 500 gr ampas tahu, tepung terigu 300 gr dan tepung kanji 500 gr.
Berdasarkan uji kesukaan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa untuk aroma nilai rata-rata 3.
32, rasa rata-rata 3.
52, tekstur rata-rata 3.
2 dan warna rata-rata 3.
4, dan berdasarkan hasil uji BPOM dapat diketahui Nugget ampas tahu bebas dari formalin dan layak untuk dikonsumsi.
Pengembangan ampas tahu menjadi Nugget telah di lakukan oleh peneliti, dengan pendapatan yang di peroleh selama 4 minggu adalah sebesar Rp.
3.
117.
480 dengan penjualan sebanyak 120 pcs Nugget Ampas Tahu.
Related Results
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
<p>Ampas tahu merupakan residu proses pembuatan tahu. Ampas tahu yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu cukup melimpah. Pemanfaatan ampas tahu selama ini dapat digunakan...
Pemanfaatan Kombinasi Ampas Kopi Arabika dan Ampas Teh : Potensi sebagai Body Scrub Alami
Pemanfaatan Kombinasi Ampas Kopi Arabika dan Ampas Teh : Potensi sebagai Body Scrub Alami
Abstrak
Ampas kopi Arabika (Coffea arabica L.) dan ampas teh merupakan limbah dari bahan alami yang berpotensi dijadikan bahan utama dalam formulasi body scrub. Ampas kopi den...
Pengaruh Subtitusi Ampas Tahu pada Pakan BR2 terhadap Berat Hidup, Berat Potong, Berat Dada dan Berat Paha Ayam Broiler
Pengaruh Subtitusi Ampas Tahu pada Pakan BR2 terhadap Berat Hidup, Berat Potong, Berat Dada dan Berat Paha Ayam Broiler
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh subtitusi ampas tahu pada pakan BR2 terhadap berat hidup, berat potong, berat dada dan berat paha ayam broiler. Penelitian ini dilaksan...
Pemanfaatan Ampas Tahu menjadi Tepung dan Brownies Chips
Pemanfaatan Ampas Tahu menjadi Tepung dan Brownies Chips
Ampas tahu merupakan hasil samping dari pembuatan tahu yang selama ini kebanyakan hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Hasil olahan ampas tahu menjadi makanan juga tergolong ma...
Analisis Pemanfaatan Abu Ampas Sagu Terhadap Nilai Karakteristik dan Deformasi Pada Campuran Beton Aspal
Analisis Pemanfaatan Abu Ampas Sagu Terhadap Nilai Karakteristik dan Deformasi Pada Campuran Beton Aspal
Di Indonesia potensi tumbuhan sagu tumbuh di beberapa daerah seperti Papua, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Jambi, dan R...
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Kreasi Olahan Nugget Paskile (Ampas Susu Kedelai Dan Ikan Lele) Untuk Mencegah Stunting Di Kelurahan Margomulyo
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Kreasi Olahan Nugget Paskile (Ampas Susu Kedelai Dan Ikan Lele) Untuk Mencegah Stunting Di Kelurahan Margomulyo
Persentase stunting Kabupaten Ngawi di angka 35% pada Tahun 2023-2024. Di lain sisi adanya limbah dari beberapa warga yang memproduksi susu kedelai menghasilkan ampas susu kedelai ...
Analisis Kuat Tarik Tidak Langsung Dengan Durabilitas Penggunaan Abu Ampas Sagu Sebagai Filler pada Campuran
Analisis Kuat Tarik Tidak Langsung Dengan Durabilitas Penggunaan Abu Ampas Sagu Sebagai Filler pada Campuran
Salah satu upaya yang juga dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja pelayanan dari perkerasan jalan adalah dengan menerapkan suatu melakukan inovasi dengan menggunakan bahan tamb...
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA DAN MIKROBIOLOGI SILASE AMPAS TAHU MENGGUNAKAN TAPIOKA SEBAGAI AKSELERATOR
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA DAN MIKROBIOLOGI SILASE AMPAS TAHU MENGGUNAKAN TAPIOKA SEBAGAI AKSELERATOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai level tapioka terhadap kondisi kimia (pH, Bahan Kering, N-Amonia, Asam Laktat dan Nilai Fleigh) dan mikrobi...

