Javascript must be enabled to continue!
Model Partisipasi Guru Kelas Dalam Pelaksanaan Program Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SDN Rabauh
View through CrossRef
Guru adalah profesi di sekolah berkewajiban membantu pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah, seperti: turut serta aktif dalam membantu melaksanakan kegiatan BK, Memberikan informasi kepada staf BK , Berpartisipasi dalam pertemuan kasus, Memberikan informasi kepada siswa, Meneliti kesulitan dan kemajuan siswa, Meneliti hasil kemajuan siswa, Mengadakan hubungan dengan orang tua siswa, Bekerjasama dengan penyuluh pendidikan dalam pengumpulan data siswa, mengidentifikasikan masalah, Membantu memecahkan masalah siswa, Mengirimkan (refral) masalah siswa yang tidak dapat diselesaikannya kepada Guru BK, Mengidentifikasikan, menyalurkan, membina bakat. Tujuan penelitian ini “ingin mengetahui peranan guru-guru kelas dan konseling di SDN Rabauh, Sampel berjumlah 11 orang guru kelas. Alat pengumpulan data utama menggunakan teknik Check List, yaitu: suatu cara untuk memperoleh data dengan membuat daftar pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh guru-guru kelas pada SDN Rabauh. Cara menganalisa data untuk menguji kenyataan yang ada partisipasinya guru-guru Kelas terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling, peneliti menggunakan perhitungan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua komponen tujuan dalam penelitian dilaksanakan dengan prosentase 100% cukup tinggi oleh guru-guru kelas. Ini berarti guru sangat berpartisipasi dan mendukung Program Layanan Bimbingan dan konseling di SDN Rabauh.
Title: Model Partisipasi Guru Kelas Dalam Pelaksanaan Program Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SDN Rabauh
Description:
Guru adalah profesi di sekolah berkewajiban membantu pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah, seperti: turut serta aktif dalam membantu melaksanakan kegiatan BK, Memberikan informasi kepada staf BK , Berpartisipasi dalam pertemuan kasus, Memberikan informasi kepada siswa, Meneliti kesulitan dan kemajuan siswa, Meneliti hasil kemajuan siswa, Mengadakan hubungan dengan orang tua siswa, Bekerjasama dengan penyuluh pendidikan dalam pengumpulan data siswa, mengidentifikasikan masalah, Membantu memecahkan masalah siswa, Mengirimkan (refral) masalah siswa yang tidak dapat diselesaikannya kepada Guru BK, Mengidentifikasikan, menyalurkan, membina bakat.
Tujuan penelitian ini “ingin mengetahui peranan guru-guru kelas dan konseling di SDN Rabauh, Sampel berjumlah 11 orang guru kelas.
Alat pengumpulan data utama menggunakan teknik Check List, yaitu: suatu cara untuk memperoleh data dengan membuat daftar pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh guru-guru kelas pada SDN Rabauh.
Cara menganalisa data untuk menguji kenyataan yang ada partisipasinya guru-guru Kelas terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling, peneliti menggunakan perhitungan prosentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua komponen tujuan dalam penelitian dilaksanakan dengan prosentase 100% cukup tinggi oleh guru-guru kelas.
Ini berarti guru sangat berpartisipasi dan mendukung Program Layanan Bimbingan dan konseling di SDN Rabauh.
Related Results
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam penerapan etika bimbingan dan konseling. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini...
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MAN 4 CIREBON
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MAN 4 CIREBON
Latar Belakang : Kegiatan Bimbingan dan Konseling memegang peranan yang sangat penting dalam menumbuh kembangkan karakter siswa madrasah. Oleh karena itu, kegiatan bimbingan dan ko...
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING: BAGI GURU MATA PELAJARAN
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING: BAGI GURU MATA PELAJARAN
Tujuan artikel ini memberikan gambaran pentingnya Guru Mata pelajaran melaksanakan layanan bimbingan dan konseling pada proses pembelajaran, karena guru memiliki tiga peran, yaitu ...
INTEGRASI DAKWAH ISLAM DENGAN KEILMUAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM JURNAL HISBAH: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN DAKWAH ISLAM
INTEGRASI DAKWAH ISLAM DENGAN KEILMUAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM JURNAL HISBAH: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN DAKWAH ISLAM
Kehadiran Bimbingan dan Konseling Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern telah menjadi wawasan baru sekaligus menempatkan Bimbingan dan Konseling Islam pada posisi yang c...
Pemahaman guru bimbingan dan konseling tingkat SMP tentang bimbingan dan konseling komprehensif
Pemahaman guru bimbingan dan konseling tingkat SMP tentang bimbingan dan konseling komprehensif
<p><strong><em></em></strong><strong><em>Abstrak</em></strong><br />Bimbingan dan konseling komprehensif sebagai bagian ...
KREATIVITAS KONSELOR DALAM PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING IMPACT
KREATIVITAS KONSELOR DALAM PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING IMPACT
Konseling impact merupakan sebuah pendekatan baru dalam bidang konseling. Impact counseling menekankan pada pendekatan multisensori yang melibatkan dimensi verbal, visual, dan kine...
ANALISIS PERANAN WALI KELAS DALAM PENDAMPINGAN BIMBINGAN DAN KONSELING SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENANGANAN SISWA BERMASALAH
ANALISIS PERANAN WALI KELAS DALAM PENDAMPINGAN BIMBINGAN DAN KONSELING SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENANGANAN SISWA BERMASALAH
Wali kelas dapat menjadi relasi utama konselor dalam menghadapi siswa bermasalah, karena wali kelas memiliki tanggung jawab penuh dalam menangani permasalahan siswa di kelas. Penel...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...

