Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI

View through CrossRef
Abstract: Leucorrhoea in teenagers can be caused by bad behavior of leucorrhoea precaution. Knowledge is a factor to build behavior in teenager. Method: observational analytic research with cross sectional design with using 200 samples from 4 Senoir high school at Manado and Kotamobagu city purposely. Data is collected by using questionnaire and be analysed by using chi-square. Result: more teenager at Manado and Kotamobagu city have good knowledge of leucorrhoea. More teenager with good knowledge of leucorrhoea have good behavior in leucorrhoea precaution (53,7%), while more teenager with poor knowledge of leucorrhoea have poor behavior of leucorrhoea precaution (66,1%). There is a relationship between knowledge level of leucorrhoea with behavior of leucorrhoea precaution (p=0,023). Teenager with good knowledge of leucorrhoea is 1,5 times to have good behavior of leucorrhoea precaution (PR=1,5; 95% CI=1,1-2,2). Conclusion: Knowledge of leucorrhoea is related significantly to behavior of leucorrhoea precaution in teenager.Keywords: leucorrhoea, knowledge, behavior.Abstrak: Keputihan pada remaja dapat disebabkan karena perilaku pencegahan keputihan yang kurang baik. Pengetahuan adalah salah satu faktor terbentuknya perilaku pada remaja. Metode: penelitian analitik observasional dengan rancangan potong lintang menggunakan 200 sampel dari 4 SMA di Manado dan Kotamobagu yang diambil secara tidak acak. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan chi-square. Hasil: remaja di kota Manado dan Kotamobagu lebih banyak memiliki pengetahuan yang baik tentang keputihan. Remaja dengan pengetahuan yang baik tentang keputihan lebih banyak memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan keputihan (53,7%), sementara itu remaja dengan pengetahuan yang buruk tentang keputihan lebih banyak memiliki perilaku yang buruk dalam pencegahan keputihan (66,1%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja (p=0,023). Remaja dengan tingkat pengetahuan yang baik tentang keputihan memiliki kecenderungan 1,5 kali memiliki perilaku pencegahan yang baik (PR=1,5; 95% CI=1,1-2,2). Simpulan: pengetahuan tentang keputihan berhubungan secara bermakna dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja.Kata kunci: keputihan, pengetahuan, perilaku
Title: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
Description:
Abstract: Leucorrhoea in teenagers can be caused by bad behavior of leucorrhoea precaution.
Knowledge is a factor to build behavior in teenager.
Method: observational analytic research with cross sectional design with using 200 samples from 4 Senoir high school at Manado and Kotamobagu city purposely.
Data is collected by using questionnaire and be analysed by using chi-square.
Result: more teenager at Manado and Kotamobagu city have good knowledge of leucorrhoea.
More teenager with good knowledge of leucorrhoea have good behavior in leucorrhoea precaution (53,7%), while more teenager with poor knowledge of leucorrhoea have poor behavior of leucorrhoea precaution (66,1%).
There is a relationship between knowledge level of leucorrhoea with behavior of leucorrhoea precaution (p=0,023).
Teenager with good knowledge of leucorrhoea is 1,5 times to have good behavior of leucorrhoea precaution (PR=1,5; 95% CI=1,1-2,2).
Conclusion: Knowledge of leucorrhoea is related significantly to behavior of leucorrhoea precaution in teenager.
Keywords: leucorrhoea, knowledge, behavior.
Abstrak: Keputihan pada remaja dapat disebabkan karena perilaku pencegahan keputihan yang kurang baik.
Pengetahuan adalah salah satu faktor terbentuknya perilaku pada remaja.
Metode: penelitian analitik observasional dengan rancangan potong lintang menggunakan 200 sampel dari 4 SMA di Manado dan Kotamobagu yang diambil secara tidak acak.
Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan chi-square.
Hasil: remaja di kota Manado dan Kotamobagu lebih banyak memiliki pengetahuan yang baik tentang keputihan.
Remaja dengan pengetahuan yang baik tentang keputihan lebih banyak memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan keputihan (53,7%), sementara itu remaja dengan pengetahuan yang buruk tentang keputihan lebih banyak memiliki perilaku yang buruk dalam pencegahan keputihan (66,1%).
Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja (p=0,023).
Remaja dengan tingkat pengetahuan yang baik tentang keputihan memiliki kecenderungan 1,5 kali memiliki perilaku pencegahan yang baik (PR=1,5; 95% CI=1,1-2,2).
Simpulan: pengetahuan tentang keputihan berhubungan secara bermakna dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja.
Kata kunci: keputihan, pengetahuan, perilaku.

Related Results

Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI
ABSTRACT KNOWLEDGE ABOUT FLUOR ALBUS IN ADOLESCENT   Backgroud Fluor albus is a non-bloody and not ordinary discharge coming out from vaginal passage, either it is smelly or not, d...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN DENGAN PERILAKU HYGIENITAS GENETALIA
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN DENGAN PERILAKU HYGIENITAS GENETALIA
Di Indonesia, wanita yang mengalami keputihan sebanyak 75%, sebagian besar  50% terjadi pada remaja, 25 % pada Wanita Usia Subur (WUS). Keputihan pada remaja biasanya terjadi sebel...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
KAJIAN PENGETAHUAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI CABEAN KUNTHI BOYOLALI
KAJIAN PENGETAHUAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI DI CABEAN KUNTHI BOYOLALI
Pendahuluan. Remaja merupakan masa peralihan dari anak-naka menujun dewasa, masa tersebut merupakan awal terjadinya proses reproduksi sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menga...
Hubungan Tingkat Pengetahauan Remaja Putri Tentang Keputihan Dengan Perilaku Personal Hygiene Di SMAN 1 Pengasih Kulon Progo
Hubungan Tingkat Pengetahauan Remaja Putri Tentang Keputihan Dengan Perilaku Personal Hygiene Di SMAN 1 Pengasih Kulon Progo
Keputihan merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang umum dialami oleh remaja putri. Kurangnya pengetahuan tentang keputihan dapat menyebabkan perilaku personal hy...
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 15 SEMARANG
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 15 SEMARANG
Latar Belakang: Kebersihan perseorangan atau Personal Hygiene merupakan suatu tindakan untuk memelihara kebersihan seseorang untuk menjaga kesejahteraan fisik dan psikis. Salah sat...

Back to Top