Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RANCANG BANGUN RAK PENYIMPANAN DETEKTOR NEUTRON PASCA TERAKTIVASI DI PUSAT REAKTOR SERBA GUNA (PRSG)

View through CrossRef
Reaktor RSG GAS memiliki empat sistem pengukuran fluks neutron yaitu: pengukuran fluks neutron daerah start-up, pengukuran fluks neutron daerah intermediate, pengukuran fluks neutron daerah daya (power) dan pengukuran fluks neutron wide range. Setelah Reaktor operasi selama kurang lebih tiga puluh empat tahun ada beberapa komponen yang mengalami penuaan (ageing) dan salah satunya adalah detektor neutron. Dari empat sistem pengukuran fluks neutron diatas saat ini telah terdapat 28 detektor yang mengalami penuaan dan dalam kondisi rusak. Sebagian detektor tersebut mempunyai paparan radiasi yang tinggi. Penempatan sementara detektor-detektor tersebut di lantai ruang operation hall dengan shielding seadanya dan tidak terkelola dengan baik, Sehingga perlu adanya tempat penyimpanan detektor. Rancang bangun rak penyimpanan detektor ini adalah untuk mempermudah pengelolaan dan identifikasi detektor pasca teraktivasi, melindungi pekerja radiasi terkena paparan radiasi dan membuat lingkungan jadi lebih rapi. Rak penyimpanan berfungsi sebagai tempat menyimpan sementara detektor neutron pasca teraktivasi sebelum disimpan permanen di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. Kegiatan dimulai dengan mengumpulkan data-data detektor neutron, mengidentifikasi dari sisi fisik yang terdiri dari dimensi panjang dan diameter detektor maupun dari sisi besaran paparan radiasi setiap detektor. Membuat rancangan gambar dengan mempertimbangkan diameter, panjang, dan paparan radiasi dari detektor neutron tersebut. Memilih dan menentukan bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat tempat penyimpanan detektor neutron sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan  keselamatan. Merancang rencana kerja dengan kajian teknis, membuat rancangan awal, membuat rancangan detail dan pembuatan rak penyimpanan. Dari hasil rancang bangun ini diperoleh rak penyimpanan detektor neutron pasca teraktivasi yang memenuhi persyaratan keselamatan.
National Atomic Energy Agency of Indonesia (BATAN)
Title: RANCANG BANGUN RAK PENYIMPANAN DETEKTOR NEUTRON PASCA TERAKTIVASI DI PUSAT REAKTOR SERBA GUNA (PRSG)
Description:
Reaktor RSG GAS memiliki empat sistem pengukuran fluks neutron yaitu: pengukuran fluks neutron daerah start-up, pengukuran fluks neutron daerah intermediate, pengukuran fluks neutron daerah daya (power) dan pengukuran fluks neutron wide range.
Setelah Reaktor operasi selama kurang lebih tiga puluh empat tahun ada beberapa komponen yang mengalami penuaan (ageing) dan salah satunya adalah detektor neutron.
Dari empat sistem pengukuran fluks neutron diatas saat ini telah terdapat 28 detektor yang mengalami penuaan dan dalam kondisi rusak.
Sebagian detektor tersebut mempunyai paparan radiasi yang tinggi.
Penempatan sementara detektor-detektor tersebut di lantai ruang operation hall dengan shielding seadanya dan tidak terkelola dengan baik, Sehingga perlu adanya tempat penyimpanan detektor.
Rancang bangun rak penyimpanan detektor ini adalah untuk mempermudah pengelolaan dan identifikasi detektor pasca teraktivasi, melindungi pekerja radiasi terkena paparan radiasi dan membuat lingkungan jadi lebih rapi.
Rak penyimpanan berfungsi sebagai tempat menyimpan sementara detektor neutron pasca teraktivasi sebelum disimpan permanen di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif.
Kegiatan dimulai dengan mengumpulkan data-data detektor neutron, mengidentifikasi dari sisi fisik yang terdiri dari dimensi panjang dan diameter detektor maupun dari sisi besaran paparan radiasi setiap detektor.
Membuat rancangan gambar dengan mempertimbangkan diameter, panjang, dan paparan radiasi dari detektor neutron tersebut.
Memilih dan menentukan bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat tempat penyimpanan detektor neutron sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan  keselamatan.
Merancang rencana kerja dengan kajian teknis, membuat rancangan awal, membuat rancangan detail dan pembuatan rak penyimpanan.
Dari hasil rancang bangun ini diperoleh rak penyimpanan detektor neutron pasca teraktivasi yang memenuhi persyaratan keselamatan.

Related Results

Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A Siwabesy (RSG-GAS)
Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A Siwabesy (RSG-GAS)
Keselamatan merupakan faktor utama dan pertama dalam pengoperasian suatu fasilitas atau instalasi, apalagi dalam pengoperasian reaktor nuklir yangmengandung potensi bahaya radioakt...
Analisis Efisiensi Deteksi Partikel Alfa Dengan Partikel Gamma Pada Perangkat Geiger Muller
Analisis Efisiensi Deteksi Partikel Alfa Dengan Partikel Gamma Pada Perangkat Geiger Muller
Detektor Geiger Muller (GM) adalah alat penting dalam pengukuran radiasi, tetapi efisiensinya dalam mendeteksi sinar alfa dibandingkan gamma masih belum sepenuhnya dipahami, teruta...
Perhitungan Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di Ruang Filing RSIA Humana Prima Bandung Tahun 2021
Perhitungan Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di Ruang Filing RSIA Humana Prima Bandung Tahun 2021
Latar Belakang: Penambahan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis diharapkan dapat menunjang fasilitas dan memudahkan pengelolaan data di Rumah Sakit tersebut.  Tersedianya rak penyim...
Perhitungan Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di Ruang Filing RSIA Humana Prima Bandung Tahun 2021
Perhitungan Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di Ruang Filing RSIA Humana Prima Bandung Tahun 2021
Latar Belakang: Penambahan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis diharapkan dapat menunjang fasilitas dan memudahkan pengelolaan data di Rumah Sakit tersebut.  Tersedianya rak penyim...
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI. Pengendalian reaktor dilakukan dengan beberapa tahapan seperti mengubah jumlah atau posisi bahan bakar, ...
Pengaruh Perisai Radiasi Pada Penyimpanan Kering Bahan Bakar Nuklir Bekas untuk Reaktor Daya Eksperimental
Pengaruh Perisai Radiasi Pada Penyimpanan Kering Bahan Bakar Nuklir Bekas untuk Reaktor Daya Eksperimental
PENGARUH PERISAI RADIASI PADA PENYIMPANAN KERING BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS UNTUK REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL Di masa mendatang, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) berencana membang...
ANALISIS LAJU DOSIS NEUTRON TERAS RGTT200K DENGAN MCNP5
ANALISIS LAJU DOSIS NEUTRON TERAS RGTT200K DENGAN MCNP5
ANALISIS LAJU DOSIS NEUTRON TERAS RGTT200K DENGAN MCNP5. Disain koseptual teras reaktor RGTT200K (Reaktor berpendingin Gas Temperatur Tinggi) berdaya 200 MWth yang mampu untuk koge...
PENENTUAN TEGANGAN OPERASIONAL PADA DETEKTOR GEIGER MULLER DENGAN PERBEDAAN JARI-JARI WINDOW DETEKTOR
PENENTUAN TEGANGAN OPERASIONAL PADA DETEKTOR GEIGER MULLER DENGAN PERBEDAAN JARI-JARI WINDOW DETEKTOR
Telah dilakukan penentuan nilai tegangan operasional detektor isian gas Geiger Muller dengan perbedaan jari-jari windownya. Tegangan operasional didapatkan dengan melakukan pencaca...

Back to Top