Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DAN CITRA SENTINEL-1 DI PANTAI SITIRIS-TIRIS KABUPATEN TAPANULI TENGAH

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode Geolistrik dengan citra sentinel- 1 dalam mengidentifikasi struktur bawah permukaan tanah di daerah Pantai Sitiris-Tiris Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan analisa nilai resistivitasnya penelitian ini menggunakan metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger dengan 16 elektroda berjumlah dua lintasan dengan panjang masing-masing lintasan 75 meter menggunakan alat Ares-G4 v 4.7 (Automatic Resistivity System). Data yang diperoleh menggunakan alat Geolistrik berupa nilai resistivitas semu, kemudian diubah menjadi nilai resistivitas, data yang diperoleh dibuat menjadi gambar model penampang dua dimensi dengan menggunkan software Res2Dinv untuk menampilkan penampang kontur nilai resistivitas perlapisan batuan. Hasil penelitian Geolistrik menunjukkan bahwa daerah pesisir pantai Sitiris-Tiris memiliki nilai resistivitas 2,00 Ωm – 2,14 Ωm pada lintasan pertama dan 1,69 Ωm – 2,77 Ωm pada lintasan kedua. Berdasarkan dari nilai resistivitas yang diperoleh daerah tersebut mengandung Alluvium Muda yang terdiri dari tanah lempung, lanau dan pasir pada kedalaman 1,25 – 9,26 meter. Interpretasi litologi berdasarkan citra Sentinel-1 didapatkan satu macam satuan litologi di daerah penelitian yaitu Alluvium Muda dan terdapat tuffa toba disekitarnya pada kedalaman 0-10 meter. Alluvium muda merupakan endapan permukaan muda yang terdiri atas lempung, lanau kerikil dan pasir.
Title: IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DAN CITRA SENTINEL-1 DI PANTAI SITIRIS-TIRIS KABUPATEN TAPANULI TENGAH
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode Geolistrik dengan citra sentinel- 1 dalam mengidentifikasi struktur bawah permukaan tanah di daerah Pantai Sitiris-Tiris Kabupaten Tapanuli Tengah.
Berdasarkan analisa nilai resistivitasnya penelitian ini menggunakan metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger dengan 16 elektroda berjumlah dua lintasan dengan panjang masing-masing lintasan 75 meter menggunakan alat Ares-G4 v 4.
7 (Automatic Resistivity System).
Data yang diperoleh menggunakan alat Geolistrik berupa nilai resistivitas semu, kemudian diubah menjadi nilai resistivitas, data yang diperoleh dibuat menjadi gambar model penampang dua dimensi dengan menggunkan software Res2Dinv untuk menampilkan penampang kontur nilai resistivitas perlapisan batuan.
Hasil penelitian Geolistrik menunjukkan bahwa daerah pesisir pantai Sitiris-Tiris memiliki nilai resistivitas 2,00 Ωm – 2,14 Ωm pada lintasan pertama dan 1,69 Ωm – 2,77 Ωm pada lintasan kedua.
Berdasarkan dari nilai resistivitas yang diperoleh daerah tersebut mengandung Alluvium Muda yang terdiri dari tanah lempung, lanau dan pasir pada kedalaman 1,25 – 9,26 meter.
Interpretasi litologi berdasarkan citra Sentinel-1 didapatkan satu macam satuan litologi di daerah penelitian yaitu Alluvium Muda dan terdapat tuffa toba disekitarnya pada kedalaman 0-10 meter.
Alluvium muda merupakan endapan permukaan muda yang terdiri atas lempung, lanau kerikil dan pasir.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai September 2020 di Pantai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dengan tujuan untuk Menganalisis kesesuain kawasan ekowisata pantai kategori re...
Investigasi Akuifer Air Tanah di Banua Buha Asri 1 Kelurahan Buha Manado Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas
Investigasi Akuifer Air Tanah di Banua Buha Asri 1 Kelurahan Buha Manado Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas
Investigasi Akuifer Air Tanah di Banua Buha Asri 1 Kelurahan Buha Manado Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas ABSTRAKPenelitian investigasi akuifer air tanah di perum...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
Arus laut permukaan merupakan arus laut yang bergerak pada lapisan massa air permukaan. Beberapa faktor yang membangkitkan arus permukaan pada perairan sekitar pantai umumnya bersu...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...

Back to Top