Javascript must be enabled to continue!
POTENSI BIODIESEL SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DI PABRIK PENGOLAHAN KARET REMAH
View through CrossRef
Energi merupakan kebutuhan esensial dalam produksi karet remah. Baik itu untuk menggerakkan mesin dan proses pengeringan. Pabrik karet saat ini memakai listrik dari PLN dan genset solar, serta beragam sumber energi untuk pengeringan seperti genset solar, batu bara, dan cangkang sawit. Pertimbangan dalam pemilihan sumber energi meliputi biaya, ketersediaan, kemudahan operasi, dan dampak lingkungan. Batu bara murah dan tersedia tapi menghasilkan fly ash dan gas berbahaya. Biomasa cangkang sawit lebih murah dan ramah lingkungan tetapi memiliki tantangan dalam suplai dan penyimpanan. Sedangkan solar industri ketersediaannya sudah terbatas. Listrik PLN masih menjadi pilihan terbaik untuk digunakan dalam proses produksi namun di beberapa daerah sering terjadi pemadaman listrik. Oleh sebab itu, dibutuhkan energi alternatif untuk menjaga kestabilan produksi. Regulasi juga mendorong penggunaan biodiesel (B30), yang meski lebih mahal, namun lebih berkelanjutan dan mendukung upaya pengurangan emisi. Penerapan teknologi rendah karbon dan energi terbarukan di industri karet menunjukkan komitmen terhadap lingkungan dan keberlanjutan.
Title: POTENSI BIODIESEL SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DI PABRIK PENGOLAHAN KARET REMAH
Description:
Energi merupakan kebutuhan esensial dalam produksi karet remah.
Baik itu untuk menggerakkan mesin dan proses pengeringan.
Pabrik karet saat ini memakai listrik dari PLN dan genset solar, serta beragam sumber energi untuk pengeringan seperti genset solar, batu bara, dan cangkang sawit.
Pertimbangan dalam pemilihan sumber energi meliputi biaya, ketersediaan, kemudahan operasi, dan dampak lingkungan.
Batu bara murah dan tersedia tapi menghasilkan fly ash dan gas berbahaya.
Biomasa cangkang sawit lebih murah dan ramah lingkungan tetapi memiliki tantangan dalam suplai dan penyimpanan.
Sedangkan solar industri ketersediaannya sudah terbatas.
Listrik PLN masih menjadi pilihan terbaik untuk digunakan dalam proses produksi namun di beberapa daerah sering terjadi pemadaman listrik.
Oleh sebab itu, dibutuhkan energi alternatif untuk menjaga kestabilan produksi.
Regulasi juga mendorong penggunaan biodiesel (B30), yang meski lebih mahal, namun lebih berkelanjutan dan mendukung upaya pengurangan emisi.
Penerapan teknologi rendah karbon dan energi terbarukan di industri karet menunjukkan komitmen terhadap lingkungan dan keberlanjutan.
Related Results
ANALISIS PERKEMBANGAN PASAR KARET REMAH SIR Analysis of Crumb Rubber SIR Market Developments
ANALISIS PERKEMBANGAN PASAR KARET REMAH SIR Analysis of Crumb Rubber SIR Market Developments
Karet merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia. Sebagian besar produksi barang setengah jadi karet Indonesia pada saat ini berupa karet remah SIR khususnya SIR 20. Revie...
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan permintaan energi global terbesar yang konsumsinya diperkirakan oleh Energy Information Administration (bagian dari Departemen Energi AS) meningk...
SUBSTITUSI REMAH BERAS CERDAS TERHADAP REMAH ROTI SEBAGAI BAHAN PELAPIS PADA NUGGET AYAM
SUBSTITUSI REMAH BERAS CERDAS TERHADAP REMAH ROTI SEBAGAI BAHAN PELAPIS PADA NUGGET AYAM
ABSTRACT
Nugget is a frozen ready to eat food product made from raw ground meat with a coating material. Generally, the coating material has used breadcrumbs. The breadcrumb ...
Evaluation of small-scale batch biodiesel production options for developing economies
Evaluation of small-scale batch biodiesel production options for developing economies
Biodiesel is a renewable fuel that can be produced from animal fats, vegetable oils or recycled used cooking oil. From the 1970’s, biodiesel received increased focus as an alternat...
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
KAJIAN PERFORMANSI MESIN DIESEL 1 SILINDER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CAMPURAN SOLAR DAN BIODIESEL MINYAK KANOLA DENGAN HI-CESTER
KAJIAN PERFORMANSI MESIN DIESEL 1 SILINDER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CAMPURAN SOLAR DAN BIODIESEL MINYAK KANOLA DENGAN HI-CESTER
Seiring perkembangan teknologi, dibutuhkan sumber energi yang besar pula. Selain menggunakan sumber energi dari bahan bakar fosil, dapat juga menggunakan bahan bakar biodiesel seba...
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan etanol berkadar 96% dalam bahan bakar. Data hasil pengujian menyebutkan bahan bakar pertalit memiliki nilai kadar Karb...
PENGERINGAN KARET REMAH BERBASIS SUMBER ENERGI BIOMASSA
PENGERINGAN KARET REMAH BERBASIS SUMBER ENERGI BIOMASSA
Produksi karet alam Indonesia terbesar berupa karet remah yang mencapai 93,4%. Pengeringan merupakan kritikal proses yang menentukan mutu akhir produk dan salah satu tahapan yang m...

