Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konsep Ihya`ul mawat Dalam Perspektif Hukum Islam dan Relevansinya Terhadap Hukum Pertanahan di Indonesia

View through CrossRef
Artikel ini membahas konsep Ihya`ul mawat dalam konteks hukum pertanahan di Indonesia, dengan focus pada penguasaan dan pengelolahan tanah yang tidak dimiliki oleh siapapun. Ihya`ul mawat merupakan konsep yang memiliki makna mendalam dalam tradisi Islam, yang merujuk pada usaha seseorang untuk menghidupkan tanah atau lahan yang tidak produktif dengan cara yang sah dan sesuai dengan prinsip-prinsip agama. Setelah ditetapkan undang agraria pada tahun 1960, system hukum pertanahan di Indonesia mengalami perubahan signifikan, menghilangkan dualisme dan mengintegrasikan berbagai hak atas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ihya`ul mawat pada kehidupan manusia sehingga tidak terjadi kesalahapahaman dalam memaknai Ihya`ul mawat serta cara penerapannya dan mengetahui perbedaan antara konsep ihya` ul-mawat dalam fikih dan pertanahan di Indonesia. Maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara konsep ihya` ul-mawat dalam fikih dan pertanahan di Indonesia, serta prinsip pengelolahan tanah yang baik dan adil dan juga agar dapat membantu memdistribusikan persepsi lebih serta pengetahuan tentang relevansi konsep ihya`ul mawat dalam kehidupan serta memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas kehidupan. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif yang berdasarkan pada library research terhadap dokumen dan literatur yang relevan. membahas berbagai aspek hukum Islam terkait dengan pemanfaatan tanah mati.
Title: Konsep Ihya`ul mawat Dalam Perspektif Hukum Islam dan Relevansinya Terhadap Hukum Pertanahan di Indonesia
Description:
Artikel ini membahas konsep Ihya`ul mawat dalam konteks hukum pertanahan di Indonesia, dengan focus pada penguasaan dan pengelolahan tanah yang tidak dimiliki oleh siapapun.
Ihya`ul mawat merupakan konsep yang memiliki makna mendalam dalam tradisi Islam, yang merujuk pada usaha seseorang untuk menghidupkan tanah atau lahan yang tidak produktif dengan cara yang sah dan sesuai dengan prinsip-prinsip agama.
Setelah ditetapkan undang agraria pada tahun 1960, system hukum pertanahan di Indonesia mengalami perubahan signifikan, menghilangkan dualisme dan mengintegrasikan berbagai hak atas tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ihya`ul mawat pada kehidupan manusia sehingga tidak terjadi kesalahapahaman dalam memaknai Ihya`ul mawat serta cara penerapannya dan mengetahui perbedaan antara konsep ihya` ul-mawat dalam fikih dan pertanahan di Indonesia.
Maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara konsep ihya` ul-mawat dalam fikih dan pertanahan di Indonesia, serta prinsip pengelolahan tanah yang baik dan adil dan juga agar dapat membantu memdistribusikan persepsi lebih serta pengetahuan tentang relevansi konsep ihya`ul mawat dalam kehidupan serta memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas kehidupan.
Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif yang berdasarkan pada library research terhadap dokumen dan literatur yang relevan.
membahas berbagai aspek hukum Islam terkait dengan pemanfaatan tanah mati.

Related Results

Analisis Kewenangan Badan Pertanahan Nasional Aceh Dan Dinas Pertanahan Aceh di Kota Banda Aceh
Analisis Kewenangan Badan Pertanahan Nasional Aceh Dan Dinas Pertanahan Aceh di Kota Banda Aceh
Berdasarkan Pasal 253 Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh menegaskan tentang peralihan status Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Aceh dan Kantor Pertanaha...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Ihya’ Al-Mawat Di Desa Tabaroge Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur
Ihya’ Al-Mawat Di Desa Tabaroge Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur
Penelitian yang akan diteliti penulis adalah Ihya’ Al-Mawat Di Desa Tabaroge Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur (Studi Mazhab Al-Syafi’i Dan Peraturan Dasar Undang-Undang Pokok Ag...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top