Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN PEMBELIAN DALAM SISTEM PEMBAYARAN BERBASIS FINTECH  DITINJAU BERDASARKAN PROSPECT THEORY

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian dalam sistem pembayaran berbasis financial technology bagi pengguna Shopee  Paylater pada Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Mandala. Ditinjau dari prospect theory individu cenderung lebih enggan mempertaruhkan keuntungan (gain) daripada kerugian (loss) artinya jika sesuatu gagal, mereka cenderung lebih berani mengambil risiko daripada saat situasi berjalan baik. Populasi penelitian ini mahasiswa penerima beasiswa Institut Teknologi dan Sains Mandala angkatan 2021-2024 pengguna Shopee PayLater yang berjumlah 93 orang. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan Partial Least Squares Path Modeling (SEM PLS). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perilaku konsumtif, persepsi risiko, literasi keuangan, promosi, dan ekuitas merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada sistem pembayaran berbasis FinTech bagi pengguna Shopee PayLater. Sedangkan persepsi risiko, literasi keuangan, promosi dan ekuitas merek tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada sistem pembayaran berbasis FinTech bagi pengguna Shopee PayLater. Prospect Theory mencerminkan perilaku inrasional pada keputusan pembelian Shopee PayLater, hal ini karena diperkuat oleh indikator bahwa individu lebih memilih produk untuk menjaga penampilan dan cenderung berperilaku konsumtif jika Shopee menawarkan harga sesuai dengan kualitas. Dalam kasus ini, prospect theory menunjukkan bahwa individu cenderung mengambil risiko saat mereka kekurangan uang sehingga penggunaan kredit digital dapat menjadi keputusan irasional jika tidak direncanakan dengan baik.
Title: FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN PEMBELIAN DALAM SISTEM PEMBAYARAN BERBASIS FINTECH  DITINJAU BERDASARKAN PROSPECT THEORY
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian dalam sistem pembayaran berbasis financial technology bagi pengguna Shopee  Paylater pada Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Mandala.
Ditinjau dari prospect theory individu cenderung lebih enggan mempertaruhkan keuntungan (gain) daripada kerugian (loss) artinya jika sesuatu gagal, mereka cenderung lebih berani mengambil risiko daripada saat situasi berjalan baik.
Populasi penelitian ini mahasiswa penerima beasiswa Institut Teknologi dan Sains Mandala angkatan 2021-2024 pengguna Shopee PayLater yang berjumlah 93 orang.
Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner.
Metode analisis data yang digunakan Partial Least Squares Path Modeling (SEM PLS).
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perilaku konsumtif, persepsi risiko, literasi keuangan, promosi, dan ekuitas merek.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada sistem pembayaran berbasis FinTech bagi pengguna Shopee PayLater.
Sedangkan persepsi risiko, literasi keuangan, promosi dan ekuitas merek tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada sistem pembayaran berbasis FinTech bagi pengguna Shopee PayLater.
Prospect Theory mencerminkan perilaku inrasional pada keputusan pembelian Shopee PayLater, hal ini karena diperkuat oleh indikator bahwa individu lebih memilih produk untuk menjaga penampilan dan cenderung berperilaku konsumtif jika Shopee menawarkan harga sesuai dengan kualitas.
Dalam kasus ini, prospect theory menunjukkan bahwa individu cenderung mengambil risiko saat mereka kekurangan uang sehingga penggunaan kredit digital dapat menjadi keputusan irasional jika tidak direncanakan dengan baik.

Related Results

Pengaruh Perkembangan Fintech Syariah terhadap Pangsa Pasar Bank Syariah di Indonesia
Pengaruh Perkembangan Fintech Syariah terhadap Pangsa Pasar Bank Syariah di Indonesia
Abstract. The rapid development of Islamic fintech in Indonesia since 2016 has created new dynamics in the Islamic financial industry. This study aims to analyze the impact of Isla...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEMEN PT. SEMEN BATURAJA DI LAMPUNG-INDONESIA
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEMEN PT. SEMEN BATURAJA DI LAMPUNG-INDONESIA
Bauran pemasaran merupakan hal yang utama dalam suatu bisnis. Karena dalam suatu pemasaran, peusahaan harus mampu mengetahui siapa calon pembeli produk tersebut. Sehingga tujuan da...
Sistem Informasi Pembelian Bahan Baku Sockliner pada PT Sinar Utama Jaya Abadi
Sistem Informasi Pembelian Bahan Baku Sockliner pada PT Sinar Utama Jaya Abadi
Intisari— Proses pembelian bahan baku memiliki peranan penting dalam proses produksi. Karena pembelian bahan baku merupakan sebuah awal kegiatan perusahaan dalam menghasilkan penda...
Intersection of Gender and Technology in Bangladesh: Dhaka Phase
Intersection of Gender and Technology in Bangladesh: Dhaka Phase
Bangladesh is a developing country in South Asia, where the majority of women face a lack of technology exposure because of cultural barriers, norms, and technology literacy. Such ...

Back to Top