Javascript must be enabled to continue!
PENGOLAHAN LIMBAH KAIN PERCA MENJADI BARANG TEPAT GUNA ( BRIKET, KESET, DAN TATAKAN ANTI PANAS) DESA TEMBOK KIDUL, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL
View through CrossRef
ABSTRAK
Judul : Pengolahan Limbah Kain Perca Menjadi Barang Tepat Guna (Briket, Keset, dan Tatakan Anti Panas).
Nama : Fika Dwi Nopitasari, Tri Hikmatul Amelia, Tria Meriani Cahya Pratiwi, Ukma Naini Safitri Yani N, Umi Lailatul Fitri.
Kelompok 10
Industri konveksi yang menjadi kegiatan perekonomian mayoritas warga Desa Tembok Kidul menyebabkan melimpahnya sampah berupa kain perca yang tidak memiliki nilai guna dan hanya dibuang secara cuma – cuma bahkan tidak jarang banyak yang membakarnya untuk mengurangi jumlah sampah kain perca yang terus menumpuk dari hari ke hari. Kain perca sendiri merupakan sampah yang tergolong kedalam sampah anorganik yang mengalami proses penguraian sangat lama. Dengan fenomena tersebut upaya mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di daerah tersebut mencoba membuat suatu inovasi dengan membuat suatu produk dengan bahan dasar berupa kain perca sehingga kain sisa industri tersebut yang dikenal sebagai limbah bisa dimanfaatkan untuk dijadikan produk yang lebih memiliki nilai guna bahkan bisa menjadi peluang usaha bagi orang yang bisa memanfaatkan dengan baik dan mampu membaca suatu peluang usaha. Tujuan dari adanya kegiatan ini adalah untuk mengurangi sampah kain perca dengan dibuat suatu produk yang bisa berguna dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan suatu peluang usaha melalui proses pelatihan pembuatan produk yang dilakukan bersama dengan ibu-ibu PKK, dengan harapan dari kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik jiwa para wirausahan dalam bidang konveksi untuk lebih bisa memanfaatkan limbah kain perca agar lebih berguna sekaligus mengurangi limbah kain perca untuk kemudian diubah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Metode yang kami lakukan adalah dengan pemberdayaan masyarakat yang ditempuh melalui pelatihan dan pendampingan dengan melakukan sosialisasi dan praktek bersama pembuatan kesed, tatakan anti panas, dan briket dalam pertemuan rutin PKK. Kesimpulan dari kegiatan tersebut adalah pemberdayaan kelompok PKK melalui pelatihan pembuatan keset, tatakan anti panas, dan briket dari limbah kain perca di kelompok PKK Desa Tembok Kidul Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal yaitu peningkatan pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan peningkatan sikap warga belajar.
Kata Kunci: Kain Perca, Keset, Tatakan Anti Panas, Briket, Pelatihan.
Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi)
Title: PENGOLAHAN LIMBAH KAIN PERCA MENJADI BARANG TEPAT GUNA ( BRIKET, KESET, DAN TATAKAN ANTI PANAS) DESA TEMBOK KIDUL, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL
Description:
ABSTRAK
Judul : Pengolahan Limbah Kain Perca Menjadi Barang Tepat Guna (Briket, Keset, dan Tatakan Anti Panas).
Nama : Fika Dwi Nopitasari, Tri Hikmatul Amelia, Tria Meriani Cahya Pratiwi, Ukma Naini Safitri Yani N, Umi Lailatul Fitri.
Kelompok 10
Industri konveksi yang menjadi kegiatan perekonomian mayoritas warga Desa Tembok Kidul menyebabkan melimpahnya sampah berupa kain perca yang tidak memiliki nilai guna dan hanya dibuang secara cuma – cuma bahkan tidak jarang banyak yang membakarnya untuk mengurangi jumlah sampah kain perca yang terus menumpuk dari hari ke hari.
Kain perca sendiri merupakan sampah yang tergolong kedalam sampah anorganik yang mengalami proses penguraian sangat lama.
Dengan fenomena tersebut upaya mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di daerah tersebut mencoba membuat suatu inovasi dengan membuat suatu produk dengan bahan dasar berupa kain perca sehingga kain sisa industri tersebut yang dikenal sebagai limbah bisa dimanfaatkan untuk dijadikan produk yang lebih memiliki nilai guna bahkan bisa menjadi peluang usaha bagi orang yang bisa memanfaatkan dengan baik dan mampu membaca suatu peluang usaha.
Tujuan dari adanya kegiatan ini adalah untuk mengurangi sampah kain perca dengan dibuat suatu produk yang bisa berguna dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan suatu peluang usaha melalui proses pelatihan pembuatan produk yang dilakukan bersama dengan ibu-ibu PKK, dengan harapan dari kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik jiwa para wirausahan dalam bidang konveksi untuk lebih bisa memanfaatkan limbah kain perca agar lebih berguna sekaligus mengurangi limbah kain perca untuk kemudian diubah menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Metode yang kami lakukan adalah dengan pemberdayaan masyarakat yang ditempuh melalui pelatihan dan pendampingan dengan melakukan sosialisasi dan praktek bersama pembuatan kesed, tatakan anti panas, dan briket dalam pertemuan rutin PKK.
Kesimpulan dari kegiatan tersebut adalah pemberdayaan kelompok PKK melalui pelatihan pembuatan keset, tatakan anti panas, dan briket dari limbah kain perca di kelompok PKK Desa Tembok Kidul Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal yaitu peningkatan pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan peningkatan sikap warga belajar.
Kata Kunci: Kain Perca, Keset, Tatakan Anti Panas, Briket, Pelatihan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemanfaatan Kain Perca menjadi Kerajinan Keset Yang Bernilai Jual
Pemanfaatan Kain Perca menjadi Kerajinan Keset Yang Bernilai Jual
Pemanfaatan kain perca menjadi kerajinan keset yang bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwir...
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Tatakan Gelas Dari Kain Perca
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Tatakan Gelas Dari Kain Perca
Abstrak
Abstrak - PKM Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Tatakan Gelas Dari Kain Perca pada Yayasan Pendidikan Adhiputeri Kota Makassar perlu dilakukan untuk memb...
PELATIHAN PEMBUATAN BROSS DENGAN BAHAN DASAR KAIN PERCA DUSUN CIWELUTAN DESA SUGARAN KECAMATAN SIDAREJA
PELATIHAN PEMBUATAN BROSS DENGAN BAHAN DASAR KAIN PERCA DUSUN CIWELUTAN DESA SUGARAN KECAMATAN SIDAREJA
Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui apa itu kain perca, kain sisa potongan yang sudah tidak terpakai tersebut ternyata masih bisa dimanfaatkan. Bahkan di tangan - tangan kre...
FOOD SECURITY DESA TEMBOK KIDUL, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH
FOOD SECURITY DESA TEMBOK KIDUL, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH
ABSTRAK
Judul : Ketahanan Pangan
DPL : Ahmad Faqih Udin, S.Sos., M.M NIDN. 2117068101
Mahasiswa : Ad...
Pemanfaatan Perca Kain Brokat Pada Pembuatan Tas Wanita Dengan Konsep Upcycling
Pemanfaatan Perca Kain Brokat Pada Pembuatan Tas Wanita Dengan Konsep Upcycling
ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian rekayasa yang bertujuan (1) untuk mengetahui desain tas wanita dari perca kain brokat, (2) untuk mengetahui teknik penempelan perca kain ...
Analisis Potensi Kawasan Wisata Kuliner Dalam Mendukung Pariwisata Di Kota Tegal Jawa Tengah
Analisis Potensi Kawasan Wisata Kuliner Dalam Mendukung Pariwisata Di Kota Tegal Jawa Tengah
Abstract - Culinary diversity in the city of Central Java is storing great potential to be developed as a support service in developing the potential of culinary tourism. Culinary ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...

