Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Formulasi Gel Hand Sanitizer Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) Dan Pemanfaatan Limbah Ekstrak Etanol Kulit Nanas (Ananas comosus L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

View through CrossRef
Pendahuluan: Hand sanitizer suatu cairan yang difungsikan untuk membunuh mikroorganisme sperti kuman, bakteri, dan virus yang dapat merugikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah sediaan gel hand sanitizer ekstrak daun sirih (Piper betle L.) dan ekstrak kulit nanas (Ananas comosus L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Metode: ini dilakukan secara eksperimental laboratorium. Penelitian meliputi pembuatan gel hand sanitizer ekstrak daun sirih (Piper betle L.) dengan konsentrasi 1,5%, 1%, 0,5% dan ekstrak kulit nanas (Ananas comosus L.) dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5% dan percobaan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Evaluasi sediaan meliputi uji homogenitas, organoleptis, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, stabilitas dan iritasi. Analisis data menggunakan analisis deskriktif dengan mengamati zona hambat dan analisis statistik dengan melakukan uji anova. Hasil penelitian diperoleh sediaan berbentuk kental, homogen, tidak berbau, berwarna bening, memiliki pH sekitar 5,4-5,6. Hasil pengujian viskositas stabil terhadap seluruh sediaan dan uji daya sebar berkisar antara 5,9 – 6,1 cm, dengan daya lekat sekitar 4 detik dan tidak menimbulkan iritasi. Hasil analisis uji anova menunjukkan bahwa adanya perbedaan daya hambat pada semua konsentrasi. Kesimpulan dalam penelitian ini gel hand sanitizer konsentrasi ekstrak daun sirih dan ekstrak kulit nanas (0,5 % : 1,5%) memiliki zona hambat terbesar dengan daya hambat 17,5mm (kuat) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococus aureus.
Title: Formulasi Gel Hand Sanitizer Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) Dan Pemanfaatan Limbah Ekstrak Etanol Kulit Nanas (Ananas comosus L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
Description:
Pendahuluan: Hand sanitizer suatu cairan yang difungsikan untuk membunuh mikroorganisme sperti kuman, bakteri, dan virus yang dapat merugikan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah sediaan gel hand sanitizer ekstrak daun sirih (Piper betle L.
) dan ekstrak kulit nanas (Ananas comosus L.
) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.
Metode: ini dilakukan secara eksperimental laboratorium.
Penelitian meliputi pembuatan gel hand sanitizer ekstrak daun sirih (Piper betle L.
) dengan konsentrasi 1,5%, 1%, 0,5% dan ekstrak kulit nanas (Ananas comosus L.
) dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5% dan percobaan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.
Evaluasi sediaan meliputi uji homogenitas, organoleptis, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, stabilitas dan iritasi.
Analisis data menggunakan analisis deskriktif dengan mengamati zona hambat dan analisis statistik dengan melakukan uji anova.
Hasil penelitian diperoleh sediaan berbentuk kental, homogen, tidak berbau, berwarna bening, memiliki pH sekitar 5,4-5,6.
Hasil pengujian viskositas stabil terhadap seluruh sediaan dan uji daya sebar berkisar antara 5,9 – 6,1 cm, dengan daya lekat sekitar 4 detik dan tidak menimbulkan iritasi.
Hasil analisis uji anova menunjukkan bahwa adanya perbedaan daya hambat pada semua konsentrasi.
Kesimpulan dalam penelitian ini gel hand sanitizer konsentrasi ekstrak daun sirih dan ekstrak kulit nanas (0,5 % : 1,5%) memiliki zona hambat terbesar dengan daya hambat 17,5mm (kuat) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococus aureus.

Related Results

Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr)
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Kulit Nanas (Ananas Comosus L. Merr)
Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi besar terhadap berbagai jenis tanaman dan buah-buahan, salah satunya adalah Nanas (Ananas comosus L. Merr). Kandungan flavon...
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
ABSTRAK Ekstrak etanol anggur laut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus yang merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Oleh karena itu, untuk me...
AKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Pseudomonas aeruginosa
AKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Pseudomonas aeruginosa
Tanaman Nanas merupakan salah satu tanaman yang banyak diminati oleh masyarakat. Namun, kebanyakan orang hanya mengambil daging buahnya saja sedangkan kulit buahnya dibuang sebagai...
UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ASETON DAUN SIRIH (Piper betle L.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)
UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ASETON DAUN SIRIH (Piper betle L.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)
Daun sirih (Piper betle L.) merupakan tumbuhan yang tersebar luas diseluruh Indonesia. Daun sirih (Piper betle L.) telah digunakan secara empiris dan telah terbukti memiliki berbag...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Air Rebusan Daun Sirih sebagai Antibakteri Alami untuk Mencegah Mastitis
Air Rebusan Daun Sirih sebagai Antibakteri Alami untuk Mencegah Mastitis
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui diameter daya hambat air rebusan daun sirih terhadap bakteri penyebab mastitis. Bakteri yang digunakan dalam penelitian in...

Back to Top