Javascript must be enabled to continue!
POTENSI PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) SEBAGAI ANTIKANKER SECARA IN VITRO
View through CrossRef
Kanker merupakan penyakit yang disebabkan karena sel-sel di dalam tubuh membelah secara tidak terkendali. Kemoterapi dengan menggunakan obat konvensional merupakan salah satu cara yang biasa digunakan untuk mengobati kanker. Akan tetapi, kemoterapi dapat menimbulkan efek negatif dan penggunaan yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi obat. Oleh karena itu, perlu dikembangkan agen antikanker baru yang berasal dari alam dengan efek yang lebih efektif dan efek toksik yang minimal. Centella asiatica merupakan salah satu tumbuhan yang telah terbukti memiliki aktivitas sebagai antikanker dengan kandungan metabolit sekundernya, seperti asam asiatik, asam medacasside, turunan glikosida ester triterpen berupa asiaticoside, sceffloleoside, dan madecassoid. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis potensi Centella asiatica sebagai antikanker secara in vitro yang diharapkan dapat berguna dalam pengembangan obat herbal. Metode yang digunakan untuk menyusun artikel ini adalah dengan melakukan literatur review terkait dengan pemanfaatan pegagan sebagai antikanker. Review dilakukan dengan cara mengumpulkan data penelitian yang tersedia dalam Google Scholar, PubMed, dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci yang sesuai. Artikel kemudian dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Hasilnya menunjukkan bahwa Centella asiatica dapat berperan sebagai antikanker usus besar, mulut, payudara, ovarium, nasofaring, lambung, paru-paru, dan tulang (osteosarkoma) karena kemampuannya yang dapat menghambat viabilitas atau kemampuan sel kanker untuk hidup, tumbuh, dan berkembang melalui modulasi enzim, faktor pertumbuhan, faktor transkripsi, protein apoptosis, dan jalur pensinyalan yang pada akhirnya memicu apoptosis dan penghambatan proliferasi sel-sel kanker. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Centella asiatica telah terbukti mampu menjadi bahan baku yang potensial dalam pengembangan obat herbal untuk mengatasi kanker.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: POTENSI PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) SEBAGAI ANTIKANKER SECARA IN VITRO
Description:
Kanker merupakan penyakit yang disebabkan karena sel-sel di dalam tubuh membelah secara tidak terkendali.
Kemoterapi dengan menggunakan obat konvensional merupakan salah satu cara yang biasa digunakan untuk mengobati kanker.
Akan tetapi, kemoterapi dapat menimbulkan efek negatif dan penggunaan yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi obat.
Oleh karena itu, perlu dikembangkan agen antikanker baru yang berasal dari alam dengan efek yang lebih efektif dan efek toksik yang minimal.
Centella asiatica merupakan salah satu tumbuhan yang telah terbukti memiliki aktivitas sebagai antikanker dengan kandungan metabolit sekundernya, seperti asam asiatik, asam medacasside, turunan glikosida ester triterpen berupa asiaticoside, sceffloleoside, dan madecassoid.
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis potensi Centella asiatica sebagai antikanker secara in vitro yang diharapkan dapat berguna dalam pengembangan obat herbal.
Metode yang digunakan untuk menyusun artikel ini adalah dengan melakukan literatur review terkait dengan pemanfaatan pegagan sebagai antikanker.
Review dilakukan dengan cara mengumpulkan data penelitian yang tersedia dalam Google Scholar, PubMed, dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci yang sesuai.
Artikel kemudian dipilih berdasarkan kriteria inklusi.
Hasilnya menunjukkan bahwa Centella asiatica dapat berperan sebagai antikanker usus besar, mulut, payudara, ovarium, nasofaring, lambung, paru-paru, dan tulang (osteosarkoma) karena kemampuannya yang dapat menghambat viabilitas atau kemampuan sel kanker untuk hidup, tumbuh, dan berkembang melalui modulasi enzim, faktor pertumbuhan, faktor transkripsi, protein apoptosis, dan jalur pensinyalan yang pada akhirnya memicu apoptosis dan penghambatan proliferasi sel-sel kanker.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Centella asiatica telah terbukti mampu menjadi bahan baku yang potensial dalam pengembangan obat herbal untuk mengatasi kanker.
Related Results
Scoping Review Efektivitas Centella Asiatica (L.) Urban dan Zat Aktifnya terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Hewan Coba
Scoping Review Efektivitas Centella Asiatica (L.) Urban dan Zat Aktifnya terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Hewan Coba
Abstract. Wound occur due to tissue damage of the skin structure. When a wound occurs, the body will go through a wound healing process. The Centella asiatica (L.) Urban plant is a...
Kelayakan Masker Daun Pegagan (Centella Asiatica) Sebagai Perawatan Kulit Wajah Menua (Anti Aging)
Kelayakan Masker Daun Pegagan (Centella Asiatica) Sebagai Perawatan Kulit Wajah Menua (Anti Aging)
Penelitian ini dilatar belakangi dari masalah yang terjadi pada kulit wajah salah satunya terjadi penuan, yang disebabkan oleh factor ekstrinsik dan instrinsik. Penelitian ini bert...
Potensi Pegagan (Centella asiatica) Sebagai Pengobatan Alzheimer
Potensi Pegagan (Centella asiatica) Sebagai Pengobatan Alzheimer
Pegagan (Centella asiatica L.) adalah tumbuhan herba yang sering dijumpai tumbuh secara alami di berbagai lokasi. Pegagan tumbuh merayap tanpa batang dan memiliki daun tunggal yang...
ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY OF PEGAGAN LEAVES (Centella asiatica (L.) Urban) EXTRACT CREAM
ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY OF PEGAGAN LEAVES (Centella asiatica (L.) Urban) EXTRACT CREAM
Background: Pegagan leaves (Centella asiatica (L.) Urban) is an herbal plant family of Apiaceae containing the active ingredients of the triterpenoid group glycosides (asiaticoside...
SOSIALISASI PEMANFAATAN PEGAGAN SEBAGAI INOVASI BAHAN PANGAN FUNGSIONAL DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA BENGKAUNG
SOSIALISASI PEMANFAATAN PEGAGAN SEBAGAI INOVASI BAHAN PANGAN FUNGSIONAL DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA BENGKAUNG
Pegagan merupakan salah satu tanaman liar yang memiliki potensi cukup baik sebagai tanaman obat herbal karena memiliki khasiat yang tinggi bagi kesehatan. Manfaat kesehatan dari pe...
AKTIVITAS ANTIMIKROBA PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) SECARA IN VITRO : LITERATURE REVIEW
AKTIVITAS ANTIMIKROBA PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) SECARA IN VITRO : LITERATURE REVIEW
Infeksi mikroba telah menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat karena dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Infeksi mikroba adalah gangguan yang disebabkan oleh bakteri y...
Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)
Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)
Abstract. Gotu kola leaves (Centella asiatica (L.) Urban) are known contain chemical compounds that are beneficial to health. The purpose of this research was to knowing the charac...
Kajian penambahan serbuk pegagan (Centella asiatica) terhadap mutu cookies tepung mocaf (modified cassava flour)
Kajian penambahan serbuk pegagan (Centella asiatica) terhadap mutu cookies tepung mocaf (modified cassava flour)
Cookies are a type of biscuit made from wheat flour with a soft dough, high fat content, relatively crunchy, and dense texture. To increase the nutritional value and functional pro...

