Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TAULADAN EYANG DJOEGO (KYAI ZAKARIA II) DAN R.M. IMAN SOEDJONO SEBAGAI PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER

View through CrossRef
Eyang Djoego bernama asli Kanjeng Kyai Zakaria II atau Thay Lo Su artinya Kyai Guru Tua adalah seorang ulama keraton Mataram. Sedangkan R.M. Iman Soedjono atau Djie Lo Su artinya Guru yang kedua. Ketika wafat beliau dimakamkan di pasarean Gunung Kawi. Jasanya selalu terkenang oleh masyarakat Kesamben Blitar dan masyarakat Gunung Kawi. Meskipun sudah meninggal tetapi masih banyak dikenang akan kebaikan dan ajaran-ajaran budi pekerti luhurnya. Ajaran-ajaran itu masih diterapkan oleh masyarakat Kesamben Blitar maupun Gunung Kawi sampai dengan sekarang. Eyang Djoego dan R.M. Iman Soedjono telah mengajarkan berbagi hal yang bermanfaat kepada masyarakat sehingga membangun adanya pendidikan karakter yang dapat diterapkan. Untuk mengkaji tauladan yang diajarkan Eyang Djoego sebagai pendidikan karakter digunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya tauladan Eyang Djoego sebagai guru tua dapat digugu dan ditiru untuk dijadikan sebagai penanaman pendidikan karakter. Pendidikan karakter yang menjadi suri tauladan dari Eyang Djoego, antara lain mengajarkan sopan santun, berbagi sesama, tolong-menolong, kerukunan dan kebersamaan, dan kejujuran.
Brawijaya University
Title: TAULADAN EYANG DJOEGO (KYAI ZAKARIA II) DAN R.M. IMAN SOEDJONO SEBAGAI PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER
Description:
Eyang Djoego bernama asli Kanjeng Kyai Zakaria II atau Thay Lo Su artinya Kyai Guru Tua adalah seorang ulama keraton Mataram.
Sedangkan R.
M.
Iman Soedjono atau Djie Lo Su artinya Guru yang kedua.
Ketika wafat beliau dimakamkan di pasarean Gunung Kawi.
Jasanya selalu terkenang oleh masyarakat Kesamben Blitar dan masyarakat Gunung Kawi.
Meskipun sudah meninggal tetapi masih banyak dikenang akan kebaikan dan ajaran-ajaran budi pekerti luhurnya.
Ajaran-ajaran itu masih diterapkan oleh masyarakat Kesamben Blitar maupun Gunung Kawi sampai dengan sekarang.
Eyang Djoego dan R.
M.
Iman Soedjono telah mengajarkan berbagi hal yang bermanfaat kepada masyarakat sehingga membangun adanya pendidikan karakter yang dapat diterapkan.
Untuk mengkaji tauladan yang diajarkan Eyang Djoego sebagai pendidikan karakter digunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya tauladan Eyang Djoego sebagai guru tua dapat digugu dan ditiru untuk dijadikan sebagai penanaman pendidikan karakter.
Pendidikan karakter yang menjadi suri tauladan dari Eyang Djoego, antara lain mengajarkan sopan santun, berbagi sesama, tolong-menolong, kerukunan dan kebersamaan, dan kejujuran.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Bu araştırma Mâtürîdîlerin iman alanındaki temel görüş ve kabullerine dayanarak, bu anlayışın imanı örtülü, kapalı bir temelde ele almaya imkân verip vermediğini tartışmaktadır. İm...
SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Penelitian ini membahas tentang salah satu kegiatan kebudayaan turun temurun di Kabupaten Tulungagung, yang dikenal dengan Tradisi Jamasan Tombak Kyai Upas pada bulan Suro. Pada da...
Transmisi Pemaknaan Al-Qur’an Dalam Sekar Sari Kidung Rahayu Karya Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja
Transmisi Pemaknaan Al-Qur’an Dalam Sekar Sari Kidung Rahayu Karya Eyang Achmad Djuwahir Anomwidjaja
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Sekar Sari Kidung Rahayu dan mengetahui proses transmisi pengetahuan yang terjadi pada karya tersebut. Dalam penelitian ini penulis m...
KYAI SEBAGAI PEMIMPIN DI PONDOK PESANTREN
KYAI SEBAGAI PEMIMPIN DI PONDOK PESANTREN
The requirements for kyai leadership at Islamic boarding schools are as follows: (1) Kyai at Islamic boarding schools have a good personality, and it is hoped that the kyai in lead...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
Penanaman Karakter Moderat Santri Melalui Program Pendidikan Diniyah Formal Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin
Penanaman Karakter Moderat Santri Melalui Program Pendidikan Diniyah Formal Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin
Latar belakang dalam penelitian ini adalah pentingnya penanaman karakter moderat santri sebagai akibat dari upaya penangkalan radikalisme dan terorisme di Indonesia serta menanamka...
Pantun Sebagai Media Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Pantun Sebagai Media Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Karakter dipandang sebagai pondasi bagi setiap manusia, maka karakter harus sedini mungkin ditanamkan kuat kepada anak-anak diantaranya melalui pendidikan karakter. Pendidikan kara...

Back to Top