Javascript must be enabled to continue!
Implementasi sistem ERP untuk meningkatkan pasar hasil budidaya kelompok tani kampung kopi luwak
View through CrossRef
Kampung Kopi Luwak, yang berlokasi di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, merupakan salah satu produsen kopi khas Indonesia dengan nilai ekonomi tinggi karena proses produksinya yang unik. Kampung Kopi Luwak mampu menghasilkan sekitar 300 kg kopi siap jual per bulan dari total produksi rata-rata 500 kg kopi luwak mentah. Harga jual kopi luwak di pasaran berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp2.500.000 per kg, tergantung pada kualitas dan metode pengolahan yang digunakan. Target pasar utama Kampung Kopi Luwak meliputi konsumen lokal serta ekspor ke beberapa negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Pemasaran Kopi Luwak masih bergantung pada media sosial dan promosi dari mulut ke mulut tanpa strategi digital yang terintegrasi, yang menyebabkan kesulitan dalam menganalisis tren pasar dan mengoptimalkan strategi pemasaran. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dalam digitalisasi penjualan dan pemasaran. Implementasi ERP dalam digitalisasi pemasaran Kampung Kopi Luwak bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas pasar. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan Kampung Kopi Luwak meningkatkan efisiensi pengelolaan data, memperluas pasar global, dan mendorong keterlibatan akademisi dalam riset serta pengembangan bisnis berbasis teknologi. Digitalisasi pengelolaan usaha pasca panen juga berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG’s 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).
LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi
Title: Implementasi sistem ERP untuk meningkatkan pasar hasil budidaya kelompok tani kampung kopi luwak
Description:
Kampung Kopi Luwak, yang berlokasi di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, merupakan salah satu produsen kopi khas Indonesia dengan nilai ekonomi tinggi karena proses produksinya yang unik.
Kampung Kopi Luwak mampu menghasilkan sekitar 300 kg kopi siap jual per bulan dari total produksi rata-rata 500 kg kopi luwak mentah.
Harga jual kopi luwak di pasaran berkisar antara Rp1.
000.
000 hingga Rp2.
500.
000 per kg, tergantung pada kualitas dan metode pengolahan yang digunakan.
Target pasar utama Kampung Kopi Luwak meliputi konsumen lokal serta ekspor ke beberapa negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.
Pemasaran Kopi Luwak masih bergantung pada media sosial dan promosi dari mulut ke mulut tanpa strategi digital yang terintegrasi, yang menyebabkan kesulitan dalam menganalisis tren pasar dan mengoptimalkan strategi pemasaran.
Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dalam digitalisasi penjualan dan pemasaran.
Implementasi ERP dalam digitalisasi pemasaran Kampung Kopi Luwak bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas pasar.
Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan Kampung Kopi Luwak meningkatkan efisiensi pengelolaan data, memperluas pasar global, dan mendorong keterlibatan akademisi dalam riset serta pengembangan bisnis berbasis teknologi.
Digitalisasi pengelolaan usaha pasca panen juga berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG’s 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).
Related Results
Deteksi Bubuk Kopi Luwak Murni dan Bubuk Kopi Luwak Campuran Dengan Teknologi Hidung Elektronik
Deteksi Bubuk Kopi Luwak Murni dan Bubuk Kopi Luwak Campuran Dengan Teknologi Hidung Elektronik
Abstrak. Kopi luwak merupakan kopi yang berasal dari hasil konsumsi hewan luwak (musang) yang telah mengalami fermentasi di dalam pencernaan luwak selam 12 jam. Kopi luwak merupak...
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
<p>Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan men...
Aspek Bioteknologi dan Kehalalan Kopi Luwak serta Korelasi Manfaatnya untuk Kesehatan
Aspek Bioteknologi dan Kehalalan Kopi Luwak serta Korelasi Manfaatnya untuk Kesehatan
Abstract. Luwak coffee is produced from the digestive process of coffee beans by microbes that take place intensively in the organs of the intestines tenue (small intestine) and ca...
FERMENTASI ENZIMATIS KOPI ROBUSTA (Coffea robusta) UNTUK PRODUKSI KOPI LUWAK KOPI SEHAT BERKELANJUTAN MELALUI PEMBELAJARAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS)
FERMENTASI ENZIMATIS KOPI ROBUSTA (Coffea robusta) UNTUK PRODUKSI KOPI LUWAK KOPI SEHAT BERKELANJUTAN MELALUI PEMBELAJARAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS)
Abstrak: Pendekatan pembelajaran JAS adalah salah satu inovasi pendekatan pembelajaran Biologi dan merupakan kajian ilmu lain yang bercirikan memanfaatkan lingkungan sekitar dan si...
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
Pembinaan kelompok tani oleh para petugas penyuluh telah banyak dilakukan namun tidak semuanya merata secara optimal, kebanyakan petani masih belum merasa manfaat yang dia dapatkan...
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOPI LUWAK DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOPI LUWAK DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
Kopi luwak merupakan salah satu produk olahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang memanfaatkan kopi kotoran luwak sebagai bahan baku. Nilai tambah yang cukup t...

