Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Perendaman Sari Belimbing Wuluh dan Sari Daun Pepaya Konsentrasi Berbeda terhadap Kualitas Fisikokimia Daging Kambing

View through CrossRef
Daging kambing memiliki protein yang tinggi dan cukup untuk dikonsumsi, namun rentan pembusukan dan bau prengus. Alternatif yang digunakan untuk meningkatkan kualitas fisik dan kimia melalui perendaman larutan belimbing wuluh dan ekstrak daun pepaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji efektivitas dari perendaman sari belimbing wuluh dan daun pepaya sebagai bahan pengawet alami terhadap kualitas fisikokimia daging kambing. Bahan yang digunakan adalah buah belimbing wuluh, daun pepaya, aquades, larutan buffer pH solution, dan sampel daging kambing bagian paha. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap terdiri 4 perlakuan dan 5 ulangan, meliputi P0: 0% sari belimbing wuluh + 0% sari daun pepaya, P1: 15% sari belimbing wuluh + 5% sari daun pepaya, P2: 30% sari belimbing wuluh + 10% sari daun pepaya, dan P3: 45% sari belimbing wuluh + 15% sari daun pepaya dengan lama perendaman 45 menit. Data dianalisa yang digunakan yaitu sidik ragam dan diuji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan daya ikat air meningkat, susut masak menurun, pH normal pada perlakuan P3. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian sari buah belimbing wuluh 45% dan daun pepaya 15% selama 45 menit mampu mempertahankan kualitas daging kambing memberikan hasil daya ikat air (DIA) meningkat 31,42%, susut masak menurun 30,82%, dan pH tetap dalam kondisi normal  3,14-5,97.
Title: Efektivitas Perendaman Sari Belimbing Wuluh dan Sari Daun Pepaya Konsentrasi Berbeda terhadap Kualitas Fisikokimia Daging Kambing
Description:
Daging kambing memiliki protein yang tinggi dan cukup untuk dikonsumsi, namun rentan pembusukan dan bau prengus.
Alternatif yang digunakan untuk meningkatkan kualitas fisik dan kimia melalui perendaman larutan belimbing wuluh dan ekstrak daun pepaya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji efektivitas dari perendaman sari belimbing wuluh dan daun pepaya sebagai bahan pengawet alami terhadap kualitas fisikokimia daging kambing.
Bahan yang digunakan adalah buah belimbing wuluh, daun pepaya, aquades, larutan buffer pH solution, dan sampel daging kambing bagian paha.
Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap terdiri 4 perlakuan dan 5 ulangan, meliputi P0: 0% sari belimbing wuluh + 0% sari daun pepaya, P1: 15% sari belimbing wuluh + 5% sari daun pepaya, P2: 30% sari belimbing wuluh + 10% sari daun pepaya, dan P3: 45% sari belimbing wuluh + 15% sari daun pepaya dengan lama perendaman 45 menit.
Data dianalisa yang digunakan yaitu sidik ragam dan diuji lanjut Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan daya ikat air meningkat, susut masak menurun, pH normal pada perlakuan P3.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian sari buah belimbing wuluh 45% dan daun pepaya 15% selama 45 menit mampu mempertahankan kualitas daging kambing memberikan hasil daya ikat air (DIA) meningkat 31,42%, susut masak menurun 30,82%, dan pH tetap dalam kondisi normal  3,14-5,97.

Related Results

Paper Soap Daun Belimbing Wuluh Sebagai Skin Moisturizer
Paper Soap Daun Belimbing Wuluh Sebagai Skin Moisturizer
Star fruit leaves are compounds that have potential as antibacterial and moisturize the skin. Star fruit leaves can be formulated into various pharmaceutical dosage forms so that a...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN BASIS ASAM STEARAT
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN BASIS ASAM STEARAT
Abstrak Daun belimbing wuluh mengandung flavoniod, saponin, tanin, sulfur,peroksidase. Ekstrak etanol daun belimbing wuluhdiformulasikanmenjadi sediaan krim. Tujuan penelitia...
Pembuatan Bio-Baterai Berbahan Dasar Sari Belimbing Wuluh dan NaCl sebagai Sumber Ion serta Onggok Singkong Sebagai Matriks
Pembuatan Bio-Baterai Berbahan Dasar Sari Belimbing Wuluh dan NaCl sebagai Sumber Ion serta Onggok Singkong Sebagai Matriks
Penelitian ini berfokus pada solusi energi ramah lingkungan dan ekonomis melalui bio-baterai berbahan alami. Tujuannya adalah menemukan komposisi optimal dari sari belimbing wuluh ...
PAPAYA (Carica papaya L.) CANDY PRESERVATIVE STUDY
PAPAYA (Carica papaya L.) CANDY PRESERVATIVE STUDY
<p><em>Perendaman dalam larutan kapur dan larutan gula jenuh memengaruhi kualitas manisan pepaya sedangkan tingkat konsentrasi larutan kapur memengaruhi kandungan vitam...

Back to Top