Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Faktor Resiko Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja Puskemas Gadang Hanyar Kota Banjarmasin

View through CrossRef
Latar Belakang: Ibu postpartum perlu penyesuaian dalam menghadapi peran dan  tanggung jawab barunya sebagai ibu setelah melahirkan, baik dari perubahan secara fisik maupun psikologis. Menurut World Health Organization (WHO) angka kejadian postpartum blues didunia yang dialami ibu setelah melahirkan berkisar 70-80%, dimana 13% ibu mengalami Postpartum Blues yang berlanjut menjadi depresi postpartum. Secara global diperkirakan terdapat 20% wanita postpartum mengalami Postpartum Blues. Indonesia menduduki peringkat keempat tertinggi di ASEAN untuk kejadian Postpartum Blues. Angka kejadian di Indonesia pada ibu yang mengalami Postpartum Blues sebesar 50 sampai 70%. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Postpartum Blues. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik bersamaan dengan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sempel pada penelitian ini adalah purposive sampling, secara non- probability sampling yaitu dengan sempel sebanyak 35 ibu postpartum. Instrument ini menggunakan EPDS (Edinburgh Postnatal Depression Scale), pengolahan data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasilnya menunjukan bahwa dari 35 orang responden, sebagian besar ibu mengalami postpartum blues sebanyak 15 orang (42,9%) dan ibu yang tidak mengalami Postpartum Blues sebanyak 20 orang (57,1%). Hasil penelitian ini  menunjukan terdapat 4 variabel yang berhubungan signifikan (p-<0,05) yaitu umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, status kehamilan dan 3 variabel menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan (p->0,05) yaitu paritas, sosial ekonomi, dukungan suami dengan kejadian Postpartum Blues. Simpulan: Adanya pengaruh faktor resiko kejadian Postpartum Blues terhadap umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan status kehamilan.
Title: Analisis Faktor Resiko Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja Puskemas Gadang Hanyar Kota Banjarmasin
Description:
Latar Belakang: Ibu postpartum perlu penyesuaian dalam menghadapi peran dan  tanggung jawab barunya sebagai ibu setelah melahirkan, baik dari perubahan secara fisik maupun psikologis.
Menurut World Health Organization (WHO) angka kejadian postpartum blues didunia yang dialami ibu setelah melahirkan berkisar 70-80%, dimana 13% ibu mengalami Postpartum Blues yang berlanjut menjadi depresi postpartum.
Secara global diperkirakan terdapat 20% wanita postpartum mengalami Postpartum Blues.
Indonesia menduduki peringkat keempat tertinggi di ASEAN untuk kejadian Postpartum Blues.
Angka kejadian di Indonesia pada ibu yang mengalami Postpartum Blues sebesar 50 sampai 70%.
 Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Postpartum Blues.
 Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik bersamaan dengan rancangan cross-sectional.
Teknik pengambilan sempel pada penelitian ini adalah purposive sampling, secara non- probability sampling yaitu dengan sempel sebanyak 35 ibu postpartum.
Instrument ini menggunakan EPDS (Edinburgh Postnatal Depression Scale), pengolahan data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square.
 Hasil: Hasilnya menunjukan bahwa dari 35 orang responden, sebagian besar ibu mengalami postpartum blues sebanyak 15 orang (42,9%) dan ibu yang tidak mengalami Postpartum Blues sebanyak 20 orang (57,1%).
Hasil penelitian ini  menunjukan terdapat 4 variabel yang berhubungan signifikan (p-<0,05) yaitu umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, status kehamilan dan 3 variabel menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan (p->0,05) yaitu paritas, sosial ekonomi, dukungan suami dengan kejadian Postpartum Blues.
 Simpulan: Adanya pengaruh faktor resiko kejadian Postpartum Blues terhadap umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan status kehamilan.

Related Results

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU POSTPARTUM DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KLINIK YUNA MEDAN
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU POSTPARTUM DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KLINIK YUNA MEDAN
asa postpartum adalah salah satu periode terjadinya berbagai perubahan psikologis pada wanita melahirkan. Angka kejadian postpartum blues di Asia cukup tinggi dan bervariasi antara...
If I Had Possession over Judgment Day: Augmenting Robert Johnson
If I Had Possession over Judgment Day: Augmenting Robert Johnson
augmentvb [ɔːgˈmɛnt]1. to make or become greater in number, amount, strength, etc.; increase2. Music: to increase (a major or perfect interval) by a semitone (Collins English Dicti...
HUBUNGAN IBU NIFAS USIA REMAJA TERHADAP KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI WILAYAH KECAMATAN NALUMASARI JEPARA
HUBUNGAN IBU NIFAS USIA REMAJA TERHADAP KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI WILAYAH KECAMATAN NALUMASARI JEPARA
The postpartum period is a crisis for mothers due to various changes that occur physically, psychologically, and in family structures that require an adaptation or adjustment proce...
POSTPARTUM BLUES INCIDENCE ANALYSIS USING NAIVE BAYES ALGORITHM
POSTPARTUM BLUES INCIDENCE ANALYSIS USING NAIVE BAYES ALGORITHM
Background: Pregnancy, childbirth, and the postpartum period are physiological processes that can affect a woman’s psychological well-being. During the postpartum period, mothers a...
SYSTEMATIC REVIEW: FACTORS AFFECTING POSTPARTUM BLUES
SYSTEMATIC REVIEW: FACTORS AFFECTING POSTPARTUM BLUES
Women who experience postpartum or childbirth will experience various changes, both physiological, psychological and sociocultural changes. In the postpartum period, 85% of postpar...
faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian postpartum blues di BPM Elizabet wilayah kerja puskesmas payung sekaki
faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian postpartum blues di BPM Elizabet wilayah kerja puskesmas payung sekaki
Postpartum blues yang juga disebut sebagai kemurungan masa nifas merupakan suatu fenomena perubahan psikologis yang dialami oleh ibu nifas. Postpartum blues terjadi pada hari ketig...
HUBUNGAN IBU NIFAS USIA REMAJA TERHADAP KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI WILAYAH KECAMATAN NALUMASARI JEPARA
HUBUNGAN IBU NIFAS USIA REMAJA TERHADAP KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI WILAYAH KECAMATAN NALUMASARI JEPARA
The postpartum period is a crisis situation for mothers due to various changes that occur physically, psychologically, and family structures that require an adaptation or adjustmen...
Correlation between postpartum depression and the number of births
Correlation between postpartum depression and the number of births
IntroductionPostpartum depression is a disorder that usually occurs six weeks after birth and can last for up to a year. If postpartum depression is not diagnosed and treated, ther...

Back to Top