Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEK DIURETIK EKSTRAK ETANOL DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) DIBANDINGKAN DENGAN HIDROKLOROTIAZID PADA KELINCI (Lepus negricollis) JANTAN

View through CrossRef
Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang kaya akan flora yang berkhasiat obat, salah satunya putri malu (Mimosa pudica Linn). Masyarakat Indonesia menganggap bahwa tanaman putri malu ini memiliki banyak efek pengobatan, salah satunya sebagai peluruh air seni (diuretik) yang sangat bermanfaat bagi penderita hipertensi.Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efek diuretik ekstrak daun putri malu dengan hidroklorotiazid yang sering digunakan sebagai terapi hipertensi. Penelitian ini menggunakan 9 ekor kelinci (Lepus negricollis) jantan sebagai hewan coba. Hewan coba dikelompokkan menjadi 3, yaitu kontrol positif, kontrol negatif, dan perlakuan. Kelompok kontrol negatif diberi 14 mL akuades sedangkan kontrol positif diberi hidroklorotiazid (HCT) 25 mg sebanyak 3,4 cc/ekor. Kelinci pada kelompok perlakuan diberi ekstrak etanol daun putri malu 30% sebanyak 14 mL. Urine dikumpulkan dan diukur volumenya 8 kali 30 menit. Hasilnya dianalisis dengan uji Wilxocon dan One-way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%.Hasilnya, rata-rata volume urine kelinci setelah pemberian akuades adalah 4,32 mL; setelah pemberian HCT adalah 6,04 mL; dan setelah pemberian ekstrak etanol daun putri malu 30% adalah 8,05 mL. Ekstrak etanol daun putri malu 30% memiliki efek diuretik, dengan efektivitasnya yang lebih besar dibandingkan dengan HCT 25 mg dengan nilai p sebesar 0,018 sehingga dapat dikatakan bermakna secara statistika. Selain itu, mula kerja obat dari ekstrak etanol daun putri malu 30% sama dengan mula kerja HCT 25 mg, namun nilai p hitung yang diperoleh sebesar 0,477 sehingga padanya tidak bermakna secara statistika. Ekstrak etanol daun putri malu 30% memiliki efek diuretik yang lebih baik dibandingkan dengan HCT 25mg.
Title: EFEK DIURETIK EKSTRAK ETANOL DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) DIBANDINGKAN DENGAN HIDROKLOROTIAZID PADA KELINCI (Lepus negricollis) JANTAN
Description:
Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang kaya akan flora yang berkhasiat obat, salah satunya putri malu (Mimosa pudica Linn).
Masyarakat Indonesia menganggap bahwa tanaman putri malu ini memiliki banyak efek pengobatan, salah satunya sebagai peluruh air seni (diuretik) yang sangat bermanfaat bagi penderita hipertensi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efek diuretik ekstrak daun putri malu dengan hidroklorotiazid yang sering digunakan sebagai terapi hipertensi.
Penelitian ini menggunakan 9 ekor kelinci (Lepus negricollis) jantan sebagai hewan coba.
Hewan coba dikelompokkan menjadi 3, yaitu kontrol positif, kontrol negatif, dan perlakuan.
Kelompok kontrol negatif diberi 14 mL akuades sedangkan kontrol positif diberi hidroklorotiazid (HCT) 25 mg sebanyak 3,4 cc/ekor.
Kelinci pada kelompok perlakuan diberi ekstrak etanol daun putri malu 30% sebanyak 14 mL.
Urine dikumpulkan dan diukur volumenya 8 kali 30 menit.
Hasilnya dianalisis dengan uji Wilxocon dan One-way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasilnya, rata-rata volume urine kelinci setelah pemberian akuades adalah 4,32 mL; setelah pemberian HCT adalah 6,04 mL; dan setelah pemberian ekstrak etanol daun putri malu 30% adalah 8,05 mL.
Ekstrak etanol daun putri malu 30% memiliki efek diuretik, dengan efektivitasnya yang lebih besar dibandingkan dengan HCT 25 mg dengan nilai p sebesar 0,018 sehingga dapat dikatakan bermakna secara statistika.
Selain itu, mula kerja obat dari ekstrak etanol daun putri malu 30% sama dengan mula kerja HCT 25 mg, namun nilai p hitung yang diperoleh sebesar 0,477 sehingga padanya tidak bermakna secara statistika.
Ekstrak etanol daun putri malu 30% memiliki efek diuretik yang lebih baik dibandingkan dengan HCT 25mg.

Related Results

The Effect Of Giving Alpukat Leaves (Persea Americana Mill)Ethanol Extract On Current Wound Healing In Rabbit (Oryctolagus Cunicullus)
The Effect Of Giving Alpukat Leaves (Persea Americana Mill)Ethanol Extract On Current Wound Healing In Rabbit (Oryctolagus Cunicullus)
Luka bakar adalah cedera yang disebabkan oleh kontak langsung tubuh dengan benda – benda yang panas atau kena api. Luka bakar tidak hanya mengakibatkan kerusakan kulit, tetapi jug...
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Dan Seduhan Daun Putri Malu (Mimosa Pudica L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Atcc 25922
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Dan Seduhan Daun Putri Malu (Mimosa Pudica L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Atcc 25922
Escherichia coli merupakan bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan seperti diare. Daun putri malu (Mimosa pudica L.) mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan terpen...
UJI EFEK EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI KULIT KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
UJI EFEK EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI KULIT KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
Abstract: Aloe vera has been used for thousands years to treat burns, hair loss, skin infections, sinus inflamation and gastro-intestinal tract pain. Previous researches showed tha...
Uji Efek Ekstrak Daun Ungu Terhadap Kadar Kreatinin Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin
Uji Efek Ekstrak Daun Ungu Terhadap Kadar Kreatinin Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin
senyawa metabolitsekunderpada ekstrak etanol daun ungu, pengaruh ekstrak etanol daun ungu terhadap  kadar kreatinin dan ureum   dan pengaruh  efek dosis bertingkat ekstrak etanol d...
Presence of antioxidants and nitric-oxide precursors in Mimosa pudica extract
Presence of antioxidants and nitric-oxide precursors in Mimosa pudica extract
Blood pressure lowering effect of Mimosa pudica induced by dieresis was reported earlier. As a diuretic it enhances urine outflow, decreases plasma volume, venous return; and there...

Back to Top