Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Produksi Ramah Lingkungan Granul Instan Antioksidan dari Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima) Menggunakan Ekstraksi Berbantuan Enzim

View through CrossRef
Kulit jeruk bali (Citrus maxima) adalah limbah pertanian yang kaya akan senyawa bioaktif, terutama flavonoid dan fenolik, yang berpotensi sebagai antioksidan dan anti-penuaan. Namun, kandungan pektin yang tinggi pada kulit jeruk dapat mencegah pelepasan senyawa aktif.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi ekstraksi senyawa bioaktif kulit jeruk bali menggunakan metode ekstraksi berbantu enzim (Enzyme-Assisted Extraction/EAE) yang ramah lingkungan menggunakan enzim pektinase dan memformulasikannya menjadi granul effervescent instan. Evaluasi dilakukan terhadap granul ekstraksi dengan enzim, granul yang dibuat tanpa enzim dan granul kontrol yang meliputi evaluasi sensorik, mutu fisik, kandungan fenol total, aktivitas antioksidan (metode DPPH) dan kadar serat kasar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa granul berbantuan enzim (EEG) memiliki hambatan radikal bebas yang lebih tinggi (49,57 ± 6,10%) signifikan dibandingkan dengan granul non-enzimatik (NEG) (28,48 ± 8,67%). EEG juga memiliki kandungan fenol total yang lebih tinggi (0,027 g/100 g) dibandingkan dengan NEG (0,017 g/100 g).  Selain itu, EEG menunjukkan penerimaan sensorik dan mutu fisik yang lebih baik, termasuk rasa yang lebih seimbang dan aroma jeruk yang lebih kuat serta kandungan serat yang lebih tinggi.  Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan metode EAE dapat meningkatkan kandungan fenol serat, mutu fisik serta aktivitas antioksidan dari granul instan kulit jeruk bali sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk antioksidan alami yang ramah lingkungan.
Title: Produksi Ramah Lingkungan Granul Instan Antioksidan dari Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima) Menggunakan Ekstraksi Berbantuan Enzim
Description:
Kulit jeruk bali (Citrus maxima) adalah limbah pertanian yang kaya akan senyawa bioaktif, terutama flavonoid dan fenolik, yang berpotensi sebagai antioksidan dan anti-penuaan.
Namun, kandungan pektin yang tinggi pada kulit jeruk dapat mencegah pelepasan senyawa aktif.
  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi ekstraksi senyawa bioaktif kulit jeruk bali menggunakan metode ekstraksi berbantu enzim (Enzyme-Assisted Extraction/EAE) yang ramah lingkungan menggunakan enzim pektinase dan memformulasikannya menjadi granul effervescent instan.
Evaluasi dilakukan terhadap granul ekstraksi dengan enzim, granul yang dibuat tanpa enzim dan granul kontrol yang meliputi evaluasi sensorik, mutu fisik, kandungan fenol total, aktivitas antioksidan (metode DPPH) dan kadar serat kasar.
  Hasil penelitian menunjukkan bahwa granul berbantuan enzim (EEG) memiliki hambatan radikal bebas yang lebih tinggi (49,57 ± 6,10%) signifikan dibandingkan dengan granul non-enzimatik (NEG) (28,48 ± 8,67%).
EEG juga memiliki kandungan fenol total yang lebih tinggi (0,027 g/100 g) dibandingkan dengan NEG (0,017 g/100 g).
  Selain itu, EEG menunjukkan penerimaan sensorik dan mutu fisik yang lebih baik, termasuk rasa yang lebih seimbang dan aroma jeruk yang lebih kuat serta kandungan serat yang lebih tinggi.
 Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan metode EAE dapat meningkatkan kandungan fenol serat, mutu fisik serta aktivitas antioksidan dari granul instan kulit jeruk bali sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk antioksidan alami yang ramah lingkungan.

Related Results

FORMULASI GRANUL INSTAN EKSTRAK BUAH BUNI (Antidesma bunius L.) SEBAGAI MINUMAN ANTIOKSIDAN
FORMULASI GRANUL INSTAN EKSTRAK BUAH BUNI (Antidesma bunius L.) SEBAGAI MINUMAN ANTIOKSIDAN
Buni merupakan tumbuhan yang banyak tersebar luas kawasan Asia khususnya Indonesia. Buah buni telah dilaporkan memiliki aktivitas sebagai agen antioksidan yang kuat karena memiliki...
Formulasi Dan Evaluasi Granul Effervescent Sari Buah Jeruk Keprok (Citrus Reticulata Blanco)
Formulasi Dan Evaluasi Granul Effervescent Sari Buah Jeruk Keprok (Citrus Reticulata Blanco)
Indonesia merupakan negara agraris yang mampu menghasilkan buah-buahan dan sayuran sendiri. Manfaat buah sangat beragam, berbagai jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh ada pada berba...
Pengaruh Tri-n-Oktil Posfin Oksida dan Tingkat Ekstraksi pada Pemurnian Konsentrat Thorium
Pengaruh Tri-n-Oktil Posfin Oksida dan Tingkat Ekstraksi pada Pemurnian Konsentrat Thorium
Telah dilakukan ekstraksi konsentrat thorium oksalat hasil olah monasit memakai ekstraktan Tri – n - Oktil Posfin Oksida (TOPO).  Pengotor  yang paling banyak  terkandung dalam kon...
OPTIMASI LOTION EKSTRAK WORTEL DAN KULIT JERUK NIPIS
OPTIMASI LOTION EKSTRAK WORTEL DAN KULIT JERUK NIPIS
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini dan kanker kulit. Wortel dan kulit jeruk nipis merupakan tanaman yang mempunyai aktivitas perl...
ANALISIS AGRIBISNIS JERUK MANIS (Citrus sp) DI DESA MEREK, KECAMATAN MEREK, KABUPATEN KARO
ANALISIS AGRIBISNIS JERUK MANIS (Citrus sp) DI DESA MEREK, KECAMATAN MEREK, KABUPATEN KARO
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui (1) ketersedian input usahatani Jeruk Manis, (2) besarnya pendapatan yang di peroleh petani dari usahatani Jeruk Manis, (3) pengaruh biaya ...
Pengambilan Pektin dari Kulit Jeruk Bali (Citrus Maxima) dengan Cara Ekstraksi
Pengambilan Pektin dari Kulit Jeruk Bali (Citrus Maxima) dengan Cara Ekstraksi
<p align="center"><strong><em>Abstrak</em></strong></p><p align="center"><strong><em> </em></strong></p><...
Isolasi Minyak Atsiri(Aetheric oil) Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Isolasi Minyak Atsiri(Aetheric oil) Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Kulit jeruk mengandung minyak atsiri, atau dikenal juga sebagai minyak eteris (citrus oil) banyak dimanfaatkan oleh industri kimia parfum, menambah aroma jeruk pada minuman dan mak...

Back to Top