Javascript must be enabled to continue!
Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Agrowisata Kebun Teh Jamus Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Tahun 2020
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui: (1) potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik tambahan Agrowisata Kebun Teh Jamus (2) usaha dalam mengelola kawasan Agrowisata Kebun Teh Jamus (3) strategi pengembangan Agrowisata Kebun Teh Jamus yang dilakukan pemerintah setempat maupun pengelola. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan proses keruangan/<em>spatial process</em>. Penelitian ini memaparkan keseluruhan objek Agrowisata Kebun Teh Jamus dengan atraksi berupa 11 situs unggulan sebagai daya tarik yang dimilikinya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan untuk menganalisis potensi yang dimiliki, wawancara untuk menggali informasi mengenai upaya pengelolaan, serta dokumentasi. Hasil penelitian terkait potensi Agrowisata Kebun Teh Jamus dijelaskan berdasarkan pertumbuhan <em>site</em>/objek wisata yang tersebar di kawasan Agrowisara Kebun Teh Jamus selama periode tahun 2010, 2015, dan 2020 serta dengan melakukan penilaian berdasarkan parameter 4A (<em>Atractions</em>, <em>Accessibilites</em>, <em>Amenities</em>, <em>Activities</em>) menunjukkan kelas potensial hingga sangat potensial. Agrowisata Kebun Teh Jamus telah mengupayakan pengoptimalan usaha dalam rangka pengelolaan objek wisata yang meliputi aspek Sumber Daya Manusia (SDM), keuangan, karakteristik tradisi petani, karakteristik agroindustri, fasilitas sarana dan prasarana, dan pemilihan lokasi wisata. Sedangkan strategi pengembangan yang cocok diterapkan yaitu strategi <em>Strengths-Threats </em>untuk 6 situs; <em>Strengths</em>-<em>Opportunities</em> untuk 3 situs; dan <em>Weaknesses</em>-<em>Opportunities </em>untuk 2 situs yang dimiliki Agrowisata Kebun Teh Jamus.<br /><strong>Kata Kunci</strong>: Agrowisata; Potensi Wisata; Pengelolaan Wisata; Strategi Pengembangan; Analisis SWOT.
Universitas Sebelas Maret
Title: Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Agrowisata Kebun Teh Jamus Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Tahun 2020
Description:
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui: (1) potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik tambahan Agrowisata Kebun Teh Jamus (2) usaha dalam mengelola kawasan Agrowisata Kebun Teh Jamus (3) strategi pengembangan Agrowisata Kebun Teh Jamus yang dilakukan pemerintah setempat maupun pengelola.
Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan proses keruangan/<em>spatial process</em>.
Penelitian ini memaparkan keseluruhan objek Agrowisata Kebun Teh Jamus dengan atraksi berupa 11 situs unggulan sebagai daya tarik yang dimilikinya.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan untuk menganalisis potensi yang dimiliki, wawancara untuk menggali informasi mengenai upaya pengelolaan, serta dokumentasi.
Hasil penelitian terkait potensi Agrowisata Kebun Teh Jamus dijelaskan berdasarkan pertumbuhan <em>site</em>/objek wisata yang tersebar di kawasan Agrowisara Kebun Teh Jamus selama periode tahun 2010, 2015, dan 2020 serta dengan melakukan penilaian berdasarkan parameter 4A (<em>Atractions</em>, <em>Accessibilites</em>, <em>Amenities</em>, <em>Activities</em>) menunjukkan kelas potensial hingga sangat potensial.
Agrowisata Kebun Teh Jamus telah mengupayakan pengoptimalan usaha dalam rangka pengelolaan objek wisata yang meliputi aspek Sumber Daya Manusia (SDM), keuangan, karakteristik tradisi petani, karakteristik agroindustri, fasilitas sarana dan prasarana, dan pemilihan lokasi wisata.
Sedangkan strategi pengembangan yang cocok diterapkan yaitu strategi <em>Strengths-Threats </em>untuk 6 situs; <em>Strengths</em>-<em>Opportunities</em> untuk 3 situs; dan <em>Weaknesses</em>-<em>Opportunities </em>untuk 2 situs yang dimiliki Agrowisata Kebun Teh Jamus.
<br /><strong>Kata Kunci</strong>: Agrowisata; Potensi Wisata; Pengelolaan Wisata; Strategi Pengembangan; Analisis SWOT.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
Teh merupakan minuman yang paling populer di masyarakat. Terdapat empat jenis teh : teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh putih. Keempatnya dibedakan berdasarkan proses pengolahan....
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat
Agrowisata Desa Loto di Kecamatan Ternate Barat terletak pada kemiringingan lereng yang cukup curam sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk...
Identifikasi Kelengkapan Sarana dan Prasarana Pariwisata di Kebun Teh Jamus Kabupaten Ngawi
Identifikasi Kelengkapan Sarana dan Prasarana Pariwisata di Kebun Teh Jamus Kabupaten Ngawi
Wisata Kebun Teh Jamus merupakan wisata pegunungan yang terletak di Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Kebun Teh Jamus merupakan wisata yang ramai pengunjung terutama di musim liburan...
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Teh hijau diproduksi dengan cara inaktivasi enzim polifenol oksidase pada daun teh pada suhu 90-110°C. Kualitas teh hijau dipengaruhi oleh kualitas pucuk yang digunakan untuk pengo...
PENGEMBANGAN AGROWISATA DESA MULYOSARI DI TENGAH KEHIDUPAN MASYARAKAT MENUJU DESA MANDIRI
PENGEMBANGAN AGROWISATA DESA MULYOSARI DI TENGAH KEHIDUPAN MASYARAKAT MENUJU DESA MANDIRI
ABSTRAK
Pengembangan Agrowisata Desa Mulyosari ini dilakukan di kawasan Desa Mulyosari yang berada pada lereng Gunung Wilis Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung yang m...

