Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemberdayaan Santri Melalui Pelatihan Basic Life Support

View through CrossRef
ABSTRAK Penyakit kardiovasuler merupakan penyakit yang menjadi ancaman dunia saat ini, di Indonesia menjadi penyakit ke-2 yang menyebabkan kematian. Di Dunia 17 juta lebih orang meninggal akibat penyakit jantung. Cardiac arrest merupakan kegawatdaruratan dari penyakit jantung  yang akan menyebabkan kematian apabila pertolongan secara dini oleh orang awam tidak segera dilakukan. Tujuan dari resusitasi jantung paru yang dilakukan oleh orang awam adalah untuk mempertahankan fungsi vital. Apabila resusitasi jantung paru segera di lakukan, maka kelangsungan hidup mencapai 75%. Tujuan pemberdayaan santri ini adalah agar santri menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pada orang yang berada disekitarnya ketika mengalami serangan jantung sehingga komplikasi dapat di minimalkan serta harapan hidup korban meningkat serta mampu melakukan tindakan resusitasi jantung paru secara tepat, cepat dan akurat. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah ceramah dan diskusi serta praktik resusitasi jantung paru pada manekin yang dilakukan pada hari ke-2. Hasil dari pelatihan ini adalah sebagian besar (85%) santri mengerti tentang konsep basic life support serta satu persatu santri mampu melakukan resusitasi jantung paru pada manekin. Kata Kunci : pemberdayaan, santri, basic life support  ABSTRACT Cardiovascular disease is a world threat today; in Indonesia, it is the second disease that causes death. In the world, more than 17 million people die from heart disease. Cardiac arrest is an emergency of heart disease that will cause death if ordinary people's early help is not immediately carried out. The goal of cardiac pulmonary resuscitation performed by the layman is to maintain vital functions. If cardiac pulmonary resuscitation is performed immediately, the survival rate is 75%. The aim of empowering these students is to make the students at the forefront of providing help to those around them when they experience a heart attack so that complications can be minimized and the life expectancy of the victim increases and is able to perform cardiac pulmonary resuscitation actions appropriately, quickly and accurately. The methods used in this training were lectures and discussions as well as the practice of cardiopulmonary resuscitation on the mannequin which was conducted on the 2nd day. The result of this training was that most of the students (85%) understand the basic concept of life support and one by one one student able to perform cardiopulmonary resuscitation on the mannequins.  Keyword : empowerment, student, basic life support
Title: Pemberdayaan Santri Melalui Pelatihan Basic Life Support
Description:
ABSTRAK Penyakit kardiovasuler merupakan penyakit yang menjadi ancaman dunia saat ini, di Indonesia menjadi penyakit ke-2 yang menyebabkan kematian.
Di Dunia 17 juta lebih orang meninggal akibat penyakit jantung.
Cardiac arrest merupakan kegawatdaruratan dari penyakit jantung  yang akan menyebabkan kematian apabila pertolongan secara dini oleh orang awam tidak segera dilakukan.
Tujuan dari resusitasi jantung paru yang dilakukan oleh orang awam adalah untuk mempertahankan fungsi vital.
Apabila resusitasi jantung paru segera di lakukan, maka kelangsungan hidup mencapai 75%.
Tujuan pemberdayaan santri ini adalah agar santri menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pada orang yang berada disekitarnya ketika mengalami serangan jantung sehingga komplikasi dapat di minimalkan serta harapan hidup korban meningkat serta mampu melakukan tindakan resusitasi jantung paru secara tepat, cepat dan akurat.
Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah ceramah dan diskusi serta praktik resusitasi jantung paru pada manekin yang dilakukan pada hari ke-2.
Hasil dari pelatihan ini adalah sebagian besar (85%) santri mengerti tentang konsep basic life support serta satu persatu santri mampu melakukan resusitasi jantung paru pada manekin.
 Kata Kunci : pemberdayaan, santri, basic life support  ABSTRACT Cardiovascular disease is a world threat today; in Indonesia, it is the second disease that causes death.
In the world, more than 17 million people die from heart disease.
Cardiac arrest is an emergency of heart disease that will cause death if ordinary people's early help is not immediately carried out.
The goal of cardiac pulmonary resuscitation performed by the layman is to maintain vital functions.
If cardiac pulmonary resuscitation is performed immediately, the survival rate is 75%.
The aim of empowering these students is to make the students at the forefront of providing help to those around them when they experience a heart attack so that complications can be minimized and the life expectancy of the victim increases and is able to perform cardiac pulmonary resuscitation actions appropriately, quickly and accurately.
The methods used in this training were lectures and discussions as well as the practice of cardiopulmonary resuscitation on the mannequin which was conducted on the 2nd day.
The result of this training was that most of the students (85%) understand the basic concept of life support and one by one one student able to perform cardiopulmonary resuscitation on the mannequins.
 Keyword : empowerment, student, basic life support.

Related Results

PELATIHAN DAN PENERAPAN ILMU SHOROF PADA SANTRI TINGKAT ALIYAH DI PONDOK BUMI DAMAI AL-MUHIBBIN
PELATIHAN DAN PENERAPAN ILMU SHOROF PADA SANTRI TINGKAT ALIYAH DI PONDOK BUMI DAMAI AL-MUHIBBIN
Abstrak Pelaksanaan kegiatan Masyarakat (PKM) pada tahun ini diharapkan dapat memberikan hasil yang baik bagi masyarakat, santri dan terutama sasaran yang dikenai program. Berkaita...
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN IIK RIAU
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN KEBAHAGIAAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN IIK RIAU
Introduction Santri who attend Islamic boarding schools, require them to live far apart from their parents and families. And this condition can be a barrier for these students to a...
Pemberdayaan Kewirausahaan Santri guna Meningkatkan Ekonomi di Pondok Pesantren Al- Qur’an Syifaul Furqon Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor
Pemberdayaan Kewirausahaan Santri guna Meningkatkan Ekonomi di Pondok Pesantren Al- Qur’an Syifaul Furqon Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor
Pemberdayaan kewirausahaan santri dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan ekonomi di Pondok Pesantren Al Qur’an Syifaul Furqon melalui peningkatan daya dan potensi yang ada dala...
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
Manajemen sangat menentukan sebuah organisasi dalam mencapai suatu keberhasilan organisasi, organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, namun untuk mencapai tujuan secara ef...
Motivasi Santri Pondok dalam Berwirausaha di Pondok Pesantren Hidayatur Rahman Gebang Bonang Demak
Motivasi Santri Pondok dalam Berwirausaha di Pondok Pesantren Hidayatur Rahman Gebang Bonang Demak
Pondok pesantren selama ini pembelajarannya hanya memprioritaskan ilmu agama namun minus keahlian yang lain sehingga banyak yang menganggur untuk menghadapi di era sekarang ini san...
Kombinasi Metode AHP dan VIKOR Untuk Pemilihan Santri Berprestasi
Kombinasi Metode AHP dan VIKOR Untuk Pemilihan Santri Berprestasi
Penelitian ini mencoba melakukan seleksi pemilihan santri berprestasi, yang nantinya akan direkomendasikan juga untuk mengikuti Program Beasiswa Santri Berprestasi, biasa disingkat...
Pengaruh Kegiatan Santri Kalong terhadap Pedidikan Karakter Anak Desa Winong Kabupaten Pekalongan
Pengaruh Kegiatan Santri Kalong terhadap Pedidikan Karakter Anak Desa Winong Kabupaten Pekalongan
Islamic boarding school is an educational institution that is in great demand to gain knowledge. Besides being able to add insight, Islamic boarding schools are also places of educ...

Back to Top