Javascript must be enabled to continue!
tugas makalah tumpang sari kopi dan jagung manis
View through CrossRef
Dibandingkan dengan tanaman padi, tanaman jagung mempunyai kelebihan untuk dikembangkan di lahan kering dataran tinggi karena lebih tahan terhadap kekurangan air. Tanaman jagung berbiji putih selain banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pangan (nasi jagung), juga dimanfaatkan sebagai bahan baku industri rumah tangga seperti marning jagung, emping jagung dan lain-lain. Jagung putih lokal sudah biasa ditanam petani di lahan kering dataran tinggi kabupaten Temanggung karena kebanyakan petani di wilayah ini menggunakan jagung putih sebagai makanan pokok.Sebagai bahan makanan, jagung mengandung nutrisi (karbohidrat, protein, lemak dan mineral) yang tidak kalah dibandingkan dengan beras (Yasin, 2008).Produktivitas jagung putih di tingkat petani umumnya masih rendah, yaitu 1,6 - 2 ton/ha. Produktivitas yang rendah tersebut antara lain disebabkan (1) digunakannya benih yang kualitasnya rendah, (2) penerapan budidaya kurang intensif, dan (3) sulitnya didapati jagung putih unggul di lapangan (BPTP Jateng, 2005).Salah satu jagung putih unggul yang dihasilkan oleh Balai Penelitian Tanaman Serealia adalah varietas Srikandi putih. Varietas ini mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi dengan kandungan protein endosperm biji 10,44%, triptofan 0,087% dan lisin 0,41%. Di dataran rendah varietas ini mempunyai umur tanaman sekitar 110 hari dengan ketinggian tanaman sekitar 195 cm (ICERI, 2008).Salah satu komoditas tahunan yang mepunyai potensi dan keunggulan untuk dikembangkan di kawasan konservasi kabupaten Temanggung adalah tanaman kopi (Disbun Jateng, 2002).Komoditas kopi ini selain memberikan sumbangan yang penting dari aspek konservasi lingkungan pertanian yang ada di kawasan tersebut juga dapat memberikan nilai ekonomi yang cukup tinggi bagi petani. Produktivitas perkebunan kopi rakyat umumnya relatif masih rendah yaitu rata-rata hanya 458,1 kg/ha/tahun, sedangkan untuk perkebunan besar negara mencapai rata-rata 658,1 kg/ha/tahun. Rendahnya produktivitas kopi rakyat disebabkan oleh belum diterapkannya teknik budidaya yang dianjurkan (Wiryadiputra et al., 2002), seperti tidak pernah dilakukan pemupukan, tidak diterapkannya sistem pangkasan, tidak diperhatikan kondisi naungan, dan tidak pernah dilakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).
Title: tugas makalah tumpang sari kopi dan jagung manis
Description:
Dibandingkan dengan tanaman padi, tanaman jagung mempunyai kelebihan untuk dikembangkan di lahan kering dataran tinggi karena lebih tahan terhadap kekurangan air.
Tanaman jagung berbiji putih selain banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pangan (nasi jagung), juga dimanfaatkan sebagai bahan baku industri rumah tangga seperti marning jagung, emping jagung dan lain-lain.
Jagung putih lokal sudah biasa ditanam petani di lahan kering dataran tinggi kabupaten Temanggung karena kebanyakan petani di wilayah ini menggunakan jagung putih sebagai makanan pokok.
Sebagai bahan makanan, jagung mengandung nutrisi (karbohidrat, protein, lemak dan mineral) yang tidak kalah dibandingkan dengan beras (Yasin, 2008).
Produktivitas jagung putih di tingkat petani umumnya masih rendah, yaitu 1,6 - 2 ton/ha.
Produktivitas yang rendah tersebut antara lain disebabkan (1) digunakannya benih yang kualitasnya rendah, (2) penerapan budidaya kurang intensif, dan (3) sulitnya didapati jagung putih unggul di lapangan (BPTP Jateng, 2005).
Salah satu jagung putih unggul yang dihasilkan oleh Balai Penelitian Tanaman Serealia adalah varietas Srikandi putih.
Varietas ini mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi dengan kandungan protein endosperm biji 10,44%, triptofan 0,087% dan lisin 0,41%.
Di dataran rendah varietas ini mempunyai umur tanaman sekitar 110 hari dengan ketinggian tanaman sekitar 195 cm (ICERI, 2008).
Salah satu komoditas tahunan yang mepunyai potensi dan keunggulan untuk dikembangkan di kawasan konservasi kabupaten Temanggung adalah tanaman kopi (Disbun Jateng, 2002).
Komoditas kopi ini selain memberikan sumbangan yang penting dari aspek konservasi lingkungan pertanian yang ada di kawasan tersebut juga dapat memberikan nilai ekonomi yang cukup tinggi bagi petani.
Produktivitas perkebunan kopi rakyat umumnya relatif masih rendah yaitu rata-rata hanya 458,1 kg/ha/tahun, sedangkan untuk perkebunan besar negara mencapai rata-rata 658,1 kg/ha/tahun.
Rendahnya produktivitas kopi rakyat disebabkan oleh belum diterapkannya teknik budidaya yang dianjurkan (Wiryadiputra et al.
, 2002), seperti tidak pernah dilakukan pemupukan, tidak diterapkannya sistem pangkasan, tidak diperhatikan kondisi naungan, dan tidak pernah dilakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).
Related Results
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
Salah satu komoditas yang diusahakan oleh petani sejak lima tahun terakhir di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung dalam upaya mewujudkan ketahan panganĀ seperti tertu...
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. MaizeĀ harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
makalah tumpang sari
makalah tumpang sari
Produksi jagung manis Nasional dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Diakhir tahun 2000 yaitu 9.344.926 ton sedang diakhir tahun 2002 yaitu 9.277.258 ton ( Marzuki, 2002). Dem...
Pertumbuhan dan Produktivitas Lahan Tumpang Sari Tanaman Pinang (Areca catechu L.) dan Kopi (Coffea sp.)
Pertumbuhan dan Produktivitas Lahan Tumpang Sari Tanaman Pinang (Areca catechu L.) dan Kopi (Coffea sp.)
ABSTRAKTumpang sari tanaman pinang dengan tanaman kopi merupakan sebuah kombinasi efektif untuk pemanfaatan lahan. Penanaman kopi dapat dilakukan di antara barisan pinang, sehingga...
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
Semakin banyak kedai kopi yang berkembang di Bandar Lampung membuat bisnis kopi menjadi lebih baik. Hal ini menyebabkan pasar kopi menjadi semakin bersaing, dan produsen kopi membu...

