Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pengendalian Biaya Konstruksi Dengan Metode Life Cycle Cost (LCC) pada jembatan
View through CrossRef
Pembangunan infrastruktur transportasi berupa jalan dan jembatan merupakan salah satu elemen yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi suatu masyarakat atau suatu negara. Jembatan tidak hanya berfungsi untuk memfasilitasi barang dan orang, tetapi juga sebagai infrastruktur yang menghubungkan wilayah yang terpisah oleh hambatan alam, seperti sungai, lembah, jurang, rel kereta dan lain sebagainya. Sehingga pentingnya untuk mengintegrasikan metode yang dapat memberikan gambaran lengkap tentang total biaya yang dikeluarkan selama umur rencana jembatan termasuk juga biaya perawatan dan penggantian komponen yang sudah tidak berfungsi lagi atau rusak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui total biaya siklus hidup pada proyek jembatan Universitas Andalas. Menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC) dengan memperhitungkan nilai masa akan datang (Future present) selama umur rencana 100 tahun. Hasil penelitian ini berupa Diagram Cash Flow yang menjelaskan terkait biaya pengeluaran dan pemasukan yang terjadi selama 100 tahun umur rencana jembatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa total biaya siklus hidup jembatan Universitas Andalas Rp.11.948.862.990,36 yang meliputi dari biaya awal sebesar Rp. 8.999.998.475,33 atau 72,32%, biaya operasional selama umur rencana diperoleh sebesar Rp.2.088.775.264,28 ATAU 17,48%, biaya struktur jembatan sebesar Rp.125.210.632,80 atau 1,05%, biaya mekanikal jembatan sebesar Rp.734.878.617,96 atau 6,15%. Oleh karena itu dengan menerapkan metode life cycle cost (LCC) dapat memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap keuangan perencanaan jembatan serta meningkatkan efisiensi pengelolaan biaya dengan mempertimbangkan biaya pemeliharaan dan operasional secara berkala.
Universitas Andalas
Title: Analisis Pengendalian Biaya Konstruksi Dengan Metode Life Cycle Cost (LCC) pada jembatan
Description:
Pembangunan infrastruktur transportasi berupa jalan dan jembatan merupakan salah satu elemen yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi suatu masyarakat atau suatu negara.
Jembatan tidak hanya berfungsi untuk memfasilitasi barang dan orang, tetapi juga sebagai infrastruktur yang menghubungkan wilayah yang terpisah oleh hambatan alam, seperti sungai, lembah, jurang, rel kereta dan lain sebagainya.
Sehingga pentingnya untuk mengintegrasikan metode yang dapat memberikan gambaran lengkap tentang total biaya yang dikeluarkan selama umur rencana jembatan termasuk juga biaya perawatan dan penggantian komponen yang sudah tidak berfungsi lagi atau rusak.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui total biaya siklus hidup pada proyek jembatan Universitas Andalas.
Menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC) dengan memperhitungkan nilai masa akan datang (Future present) selama umur rencana 100 tahun.
Hasil penelitian ini berupa Diagram Cash Flow yang menjelaskan terkait biaya pengeluaran dan pemasukan yang terjadi selama 100 tahun umur rencana jembatan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa total biaya siklus hidup jembatan Universitas Andalas Rp.
11.
948.
862.
990,36 yang meliputi dari biaya awal sebesar Rp.
8.
999.
998.
475,33 atau 72,32%, biaya operasional selama umur rencana diperoleh sebesar Rp.
2.
088.
775.
264,28 ATAU 17,48%, biaya struktur jembatan sebesar Rp.
125.
210.
632,80 atau 1,05%, biaya mekanikal jembatan sebesar Rp.
734.
878.
617,96 atau 6,15%.
Oleh karena itu dengan menerapkan metode life cycle cost (LCC) dapat memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap keuangan perencanaan jembatan serta meningkatkan efisiensi pengelolaan biaya dengan mempertimbangkan biaya pemeliharaan dan operasional secara berkala.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
Jembatan baja adalah struktur penting dalam infrastruktur transportasi dan harus
dipelihara dan diperiksa secara teratur untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu
lint...
UAV-Based Remote Sensing for Soybean FVC, LCC, and Maturity Monitoring
UAV-Based Remote Sensing for Soybean FVC, LCC, and Maturity Monitoring
Timely and accurate monitoring of fractional vegetation cover (FVC), leaf chlorophyll content (LCC), and maturity of breeding material are essential for breeding companies. This st...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
Abstract
A long-span bridge is a bridge with a very wide distance between pillars. This type of bridge is very much needed in Indonesia, because it plays a vital role in connec...
ANALISIS PROGRAM LIBRARY CREATIVE CENTER PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT
ANALISIS PROGRAM LIBRARY CREATIVE CENTER PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT
<p>Program <em>library creative center </em>atau disingkat LCC merupakan program layanan yang dapat mengembangkan bakat dan minat masyarakat yang telah diselengga...
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api, ataupun jalan raya. Jembatan sering menjadi komponen kritis dari su...
Differences in outcome between right- and left-sided colon cancer: A population based study.
Differences in outcome between right- and left-sided colon cancer: A population based study.
493 Background: Colon cancer is the second most frequent cause of cancer death, with an increasing incidence during the last decade. Recently, there is an increased interest in po...

