Javascript must be enabled to continue!
PRINSIP SENI RUPA DALAM MENGGAMBAR ORNAMEN MELAYU
View through CrossRef
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menerapkan prinsip-prinsip seni rupa, yang meliputi prinsip kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, dan kontras, dalam menggambar ornamen Melayu dengan teknik patron atau mal oleh Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Talawi. Hasil penelitian ini menunjukan penerapan prinsip-prinsip seni rupa masih kurang benar dalam pembuatan ornamen melayu, keseimbangan yang terdapat dalam pembuatan ornamen belum menunjukan hasil yang maksimal, juga dalam prinsip proporsi belum menunjukan struktur bagian yang akurat antara bagian- bagian ornamen dan hasil teknik patron dalam pembuatan ornamen Melayu dengan menggunakan prinsip-prinsip seni rupa cenderung masih kurang rapi dan masih terlihat kasar dalam pewarnaan dan kerapian pada ornamen Melayu terlihat dari sisi garis tepi ornamen masih berantakan. Objek dari penelitian ini adalah hasil ornamen Melayu dengan menggunakan prinsip-prinsip seni rupa yang dihasilkan oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Talawi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ornamen Melayu dengan teknik patron, yaitu dengan metode menggunakan cetakan, dengan memakai prinsip-prinsip seni rupa, dengan hasil tidak begitu baik. Kata Kunci: prinsip, seni rupa, menggambar, ornamen.AbstractThis research aims to know the ability of students to apply the principles of fine arts, which include the principles of unity, balance, rhythm, proportion, and contrast, in drawing Malay ornaments with patron or mall techniques by Grade XI Students of Sma Negeri 1 Talawi. The results of this study show the application of the principles of fine art is still not correct in the manufacture of Malay ornaments, the balance contained in the making of ornaments has not shown maximum results, also in the principle of proportion has not shown the accurate structure of the parts between the ornaments and the results of patron techniques in the making of Malay ornaments using the principles of fine art tend to still be less neat and still look rough in coloring and neatness on malay ornaments seen from the side of the outline ornaments are still messy. The object of this research is the result of Malay ornaments using the principles of fine art produced by grade XI students of Sma Negeri 1 Talawi. The results explained that Malay ornaments with patron techniques, namely by using molds, using the principles of fine art, with not so good results.Keywords: principles, fine art, drawing ornaments.
Title: PRINSIP SENI RUPA DALAM MENGGAMBAR ORNAMEN MELAYU
Description:
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menerapkan prinsip-prinsip seni rupa, yang meliputi prinsip kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, dan kontras, dalam menggambar ornamen Melayu dengan teknik patron atau mal oleh Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Talawi.
Hasil penelitian ini menunjukan penerapan prinsip-prinsip seni rupa masih kurang benar dalam pembuatan ornamen melayu, keseimbangan yang terdapat dalam pembuatan ornamen belum menunjukan hasil yang maksimal, juga dalam prinsip proporsi belum menunjukan struktur bagian yang akurat antara bagian- bagian ornamen dan hasil teknik patron dalam pembuatan ornamen Melayu dengan menggunakan prinsip-prinsip seni rupa cenderung masih kurang rapi dan masih terlihat kasar dalam pewarnaan dan kerapian pada ornamen Melayu terlihat dari sisi garis tepi ornamen masih berantakan.
Objek dari penelitian ini adalah hasil ornamen Melayu dengan menggunakan prinsip-prinsip seni rupa yang dihasilkan oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Talawi.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa ornamen Melayu dengan teknik patron, yaitu dengan metode menggunakan cetakan, dengan memakai prinsip-prinsip seni rupa, dengan hasil tidak begitu baik.
Kata Kunci: prinsip, seni rupa, menggambar, ornamen.
AbstractThis research aims to know the ability of students to apply the principles of fine arts, which include the principles of unity, balance, rhythm, proportion, and contrast, in drawing Malay ornaments with patron or mall techniques by Grade XI Students of Sma Negeri 1 Talawi.
The results of this study show the application of the principles of fine art is still not correct in the manufacture of Malay ornaments, the balance contained in the making of ornaments has not shown maximum results, also in the principle of proportion has not shown the accurate structure of the parts between the ornaments and the results of patron techniques in the making of Malay ornaments using the principles of fine art tend to still be less neat and still look rough in coloring and neatness on malay ornaments seen from the side of the outline ornaments are still messy.
The object of this research is the result of Malay ornaments using the principles of fine art produced by grade XI students of Sma Negeri 1 Talawi.
The results explained that Malay ornaments with patron techniques, namely by using molds, using the principles of fine art, with not so good results.
Keywords: principles, fine art, drawing ornaments.
Related Results
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR RAGAM HIAS DENGAN KEMAMPUAN MEMBATIK SISWA SMA SWASTA SANTA LUSIA
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR RAGAM HIAS DENGAN KEMAMPUAN MEMBATIK SISWA SMA SWASTA SANTA LUSIA
Learning the art and culture of batik material at the Santa Lucia Sei Rotan Private High School has not led to the development of the ability to draw ornaments. This is because the...
ORNAMEN KAPAL LAMPUNG TYPEFACE
ORNAMEN KAPAL LAMPUNG TYPEFACE
Sumatra's cultural heritage is very diverse and unique, one of the oldest cultures is the Lampung culture. The traditional Lampung tribe is not only famous for its decorative ornam...
IDENTIFIKASI RAGAM HIAS MELAYU PADA PAMERAN HASIL KERAJINAN CENDERAMATA DI ARENA PEKAN RAYA SUMATERA UTARA YANG KE- 41
IDENTIFIKASI RAGAM HIAS MELAYU PADA PAMERAN HASIL KERAJINAN CENDERAMATA DI ARENA PEKAN RAYA SUMATERA UTARA YANG KE- 41
ABSTRAK Secara visual tampilan dari hasil kerajinan cenderamata tradisional Melayu dihiasi dengan ornamen-ornamen yang berbeda-beda, baik tentang motif, penempatan yang berbeda dan...
IDENTIFIKASI RAGAM HIAS MELAYU PADA PAMERAN HASIL KERAJINAN CENDERAMATA DI ARENA PEKAN RAYA SUMATERA UTARA YANG KE- 41
IDENTIFIKASI RAGAM HIAS MELAYU PADA PAMERAN HASIL KERAJINAN CENDERAMATA DI ARENA PEKAN RAYA SUMATERA UTARA YANG KE- 41
ABSTRAK Secara visual tampilan dari hasil kerajinan cenderamata tradisional Melayu dihiasi dengan ornamen-ornamen yang berbeda-beda, baik tentang motif, penempatan yang berbeda dan...
PENERAPAN ORNAMEN KHAS BETAWI DALAM INTERIOR MASJID RAYA KH. HASYIM ASYARI JAKARTA BARAT
PENERAPAN ORNAMEN KHAS BETAWI DALAM INTERIOR MASJID RAYA KH. HASYIM ASYARI JAKARTA BARAT
Abstract The Mosque is the buildings of worship for Muslims who can accommodate the worshipers. In the Mosque’s interior design is identical to the use of typical Middle Eastern or...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
ORNAMEN PADA BANGUNAN TRADISIONAL ARSITEKTUR MELAYU DESA RANTAU BAIS, KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU
ORNAMEN PADA BANGUNAN TRADISIONAL ARSITEKTUR MELAYU DESA RANTAU BAIS, KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU
Ornamen pada bangunan tradisional Melayu dalam bentuk seni ukir, dari sejarah Melayu seni ukir yang melekat pada bangunan dianggap sebagai identitas dari pemiliknya. Penggunaan sen...

