Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Kelas Edukasi Kader Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Risiko dan Deteksi Dini Penyakit Kardiovaskuler di Kelurahan Kolo Kota Bima
View through CrossRef
ABSTRAK Penyakit kardiovaskular (PKV) adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Penyakit kardiovaskuler yang sering ditemui pada desa kolo adalah penyakit hipertensi dan diabetes mellitus. Hal ini merupakan 2 faktor risisko utama PKV yang dapat dicegah melaui upaya promosi kesehatan yang dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak diantaranya kader kesehatan. Kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader dalam deteksi dini risiko penyakit kardiovaskuler di masyarakat khususnya penyakit Hipertensi dan diabetes mellitus. Kegiatan berupa kelas edukasi pelatihan kader yang dimulai dengan kegiatan penyampaian materi dengan metode ceramah dilanjutkan demonstrasi dan pendampingan pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah sewaktu yang dilakukan oleh kader dengan alat pemeriksaan sederhana dilanjutkan pendampingan praktek dimasyarakat dalam kegiatan posyandu. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 10 kader kesehatan kelurahan Kolo dalam 4 sesi. Kemampuan kader kesehatan dalam melakukan pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta pelatihan dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menggunakan tensimeter digital dan melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu dengan alat tes sederhana. Pemeriksaan yang dilakukan oleh kader pada masyarakat dalam kegiatan posyandu kelurahan menunjukkan 45% atau 9 orang dengan kategori risiko hipertensi Sedangkan hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu menunjukkan 30% atau 6 orang dengan kategori risiko Hiperglikemia. Ketrampilan kader masih perlu terus ditingkatkan dengan melibatkan secara aktif dalam kegiatan posyandu dan kemampuan dalam membaca hasil pemeriksaan dasar dengan tetap didampingi oleh petugas kesehatan dari puskesmas. Hasil pemeriksaan yang diperoleh perlu ditindak lanjuti dengan deteksi dini lanjutan dan rutin dipuskesmas. Kata Kunci: Pelatihan, Kelas Edukasi, Kader Kesehatan, Deteksi Dini ABSTRACT Cardiovascular disease (CVD) is a disease caused by impaired function of the heart and blood vessels. Cardiovascular diseases that are often found in Kolo village are hypertension and diabetes mellitus. These are the 2 main risk factors for CVD that can be prevented through health promotion efforts that can be carried out by involving various parties including health cadres. of this service activity is to increase the knowledge and skills of cadres in early detection of cardiovascular disease risk in the community, especially hypertension and diabetes mellitus. of activity is in the form of cadre training education classes starting with material delivery activities with the lecture method followed by demonstrations and assistance in checking blood pressure and blood glucose when carried out by cadres with simple examination tools followed by practical assistance in the community in posyandu activities. The training activities were attended by 10 health cadres from Kolo village in 4 sessions. The ability of health cadres to carry out examinations shows that all training participants can check their blood pressure using a digital sphygmomanometer and perform regular blood glucose checks with simple test equipment. The results of examinations carried out by cadres in the community in village posyandu activities showed 45% or 9 people in the hypertension risk category. The skills of cadres still need to be improved by being actively involved in posyandu activities and the ability to read the results of basic examinations while still being accompanied by health workers from the puskesmas. The results of the examination obtained need to be followed up with advanced and routine early detection at the primary health center. Keywords: Training, Education Classes, Health Cadres, Early Detection
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Pelatihan Kelas Edukasi Kader Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Risiko dan Deteksi Dini Penyakit Kardiovaskuler di Kelurahan Kolo Kota Bima
Description:
ABSTRAK Penyakit kardiovaskular (PKV) adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah.
Penyakit kardiovaskuler yang sering ditemui pada desa kolo adalah penyakit hipertensi dan diabetes mellitus.
Hal ini merupakan 2 faktor risisko utama PKV yang dapat dicegah melaui upaya promosi kesehatan yang dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak diantaranya kader kesehatan.
Kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader dalam deteksi dini risiko penyakit kardiovaskuler di masyarakat khususnya penyakit Hipertensi dan diabetes mellitus.
Kegiatan berupa kelas edukasi pelatihan kader yang dimulai dengan kegiatan penyampaian materi dengan metode ceramah dilanjutkan demonstrasi dan pendampingan pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah sewaktu yang dilakukan oleh kader dengan alat pemeriksaan sederhana dilanjutkan pendampingan praktek dimasyarakat dalam kegiatan posyandu.
Kegiatan pelatihan diikuti oleh 10 kader kesehatan kelurahan Kolo dalam 4 sesi.
Kemampuan kader kesehatan dalam melakukan pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta pelatihan dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menggunakan tensimeter digital dan melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu dengan alat tes sederhana.
Pemeriksaan yang dilakukan oleh kader pada masyarakat dalam kegiatan posyandu kelurahan menunjukkan 45% atau 9 orang dengan kategori risiko hipertensi Sedangkan hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu menunjukkan 30% atau 6 orang dengan kategori risiko Hiperglikemia.
Ketrampilan kader masih perlu terus ditingkatkan dengan melibatkan secara aktif dalam kegiatan posyandu dan kemampuan dalam membaca hasil pemeriksaan dasar dengan tetap didampingi oleh petugas kesehatan dari puskesmas.
Hasil pemeriksaan yang diperoleh perlu ditindak lanjuti dengan deteksi dini lanjutan dan rutin dipuskesmas.
Kata Kunci: Pelatihan, Kelas Edukasi, Kader Kesehatan, Deteksi Dini ABSTRACT Cardiovascular disease (CVD) is a disease caused by impaired function of the heart and blood vessels.
Cardiovascular diseases that are often found in Kolo village are hypertension and diabetes mellitus.
These are the 2 main risk factors for CVD that can be prevented through health promotion efforts that can be carried out by involving various parties including health cadres.
of this service activity is to increase the knowledge and skills of cadres in early detection of cardiovascular disease risk in the community, especially hypertension and diabetes mellitus.
of activity is in the form of cadre training education classes starting with material delivery activities with the lecture method followed by demonstrations and assistance in checking blood pressure and blood glucose when carried out by cadres with simple examination tools followed by practical assistance in the community in posyandu activities.
The training activities were attended by 10 health cadres from Kolo village in 4 sessions.
The ability of health cadres to carry out examinations shows that all training participants can check their blood pressure using a digital sphygmomanometer and perform regular blood glucose checks with simple test equipment.
The results of examinations carried out by cadres in the community in village posyandu activities showed 45% or 9 people in the hypertension risk category.
The skills of cadres still need to be improved by being actively involved in posyandu activities and the ability to read the results of basic examinations while still being accompanied by health workers from the puskesmas.
The results of the examination obtained need to be followed up with advanced and routine early detection at the primary health center.
Keywords: Training, Education Classes, Health Cadres, Early Detection.
Related Results
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
Refreshing Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Risiko Tinggi Kehamilan Dan Persalinan di Kecamatan Nogosari Boyolali
Refreshing Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Risiko Tinggi Kehamilan Dan Persalinan di Kecamatan Nogosari Boyolali
Berdasarkan data PWS KIA di 3 desa wilayah Kecamatan Nogosari (Keyongan, Potronayan dan Kenteng), pada bulan Januari 2025, terdapat 21 ibu hamil dengan resiko tinggi, dan hanya 3 k...
Pemberdayaan kader posyandu dalam deteksi dini stres dan depresi pasca persalinan
Pemberdayaan kader posyandu dalam deteksi dini stres dan depresi pasca persalinan
Background: Postpartum maternal mental health is a crucial aspect of maternal and child well-being. Postpartum depression (PPD) can occur in women after childbirth. Comprehensive m...
Pembentukan Kader Deteksi Dini Risiko Tinggi Kia Dengan Menggunakan KSPR di Nagori Moho Kecamatan Jawa Maraja Kabupaten Simalungun
Pembentukan Kader Deteksi Dini Risiko Tinggi Kia Dengan Menggunakan KSPR di Nagori Moho Kecamatan Jawa Maraja Kabupaten Simalungun
ABSTRAK Kematian ibu dan bayi baru lahir masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Deteksi dini kehamilan dengan faktor risiko adalah kegiatan yang dilakukan untuk m...
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
Abstrak
Dalam pelaksanaan Posyandu fokus utama dalam pelaksanaan transformasi layanan primer salah satunya melalui edukasi penduduk melalui penguatan peran kader. Kader posyandu IL...
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
Posyandu bertugas membantu kepala desa dalam peningkatan pelayanan Kesehatan Masyarakat desa. Kader sebagai tangan panjang tenaga kesehatan di masyarakat memiliki peran yang pentin...
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DI DESA AMAHUSU DALAM MENDETEKSI RISIKO KANKER SERVIKS
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DI DESA AMAHUSU DALAM MENDETEKSI RISIKO KANKER SERVIKS
Kejadian kanker serviks masih tinggi, ironisnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini masih rendah. Padahal, salah satu metode deteksi dini kanker serviks yaitu inspeksi visual me...

