Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI HUMAS DALAM MENINGKATKAN CITRA LEMBAGA MELALUI PELATIHAN VOKASIONAL (STUDI KASUS INSTITUT KEMANDIRIAN)
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi humas Institut Kemandirian dalam membangun citra lembaga melalui program pelatihan vokasional serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam prosesnya. Pokok masalah utama penelitian ini adalah keberlangsungan lembaga pelatihan yang semakin ditentukan oleh citra yang melekat di benak publik, sementara citra positif tidak terbentuk secara otomatis melainkan dirancang melalui upaya komunikasi yang terencana dan berkelanjutan. Pokok masalah kedua adalah pembentukan citra tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program yang dijalankan, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut dikomunikasikan dan dipahami oleh masyarakat, sehingga peran humas menjadi penting untuk dikaji.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi humas Institut Kemandirian dalam membangun citra lembaga melalui program pelatihan vokasional, serta mengetahui hambatan yang dihadapi humas lembaga tersebut dalam proses pembentukan citra.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dalam paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur terhadap enam informan yang terdiri atas manajer, staf public relations dan public engagement, supervisor program development, perwakilan kemitraan strategis, warga masyarakat, dan seorang alumni, serta studi dokumentasi terhadap profil lembaga, laporan kegiatan, dan konten publikasi resmi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas lembaga menerapkan bauran PENCILS melalui Publication, Events, News, Inform or Image, serta Lobbying and Negotiation. Publikasi dijalankan melalui Instagram, Facebook, TikTok, YouTube, situs web resmi, dan media daring dengan menampilkan bukan hanya program, melainkan juga dokumentasi kegiatan, testimoni peserta, dan kisah sukses alumni. Events diwujudkan melalui kegiatan Goes To Public berupa layanan vokasi gratis bagi masyarakat. Pengelolaan konten dilakukan secara terencana dengan standar copywriting yang menonjolkan nilai kemandirian dan pemberdayaan ekonomi. Kemitraan dengan perusahaan, pemerintah, media, dan komunitas mendukung pelaksanaan program serta penyaluran kerja alumni. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan jangkauan publikasi digital terhadap kelompok sasaran, faktor eksternal dalam pelaksanaan kegiatan, serta tantangan menyelaraskan kompetensi peserta dengan ekspektasi mitra
Title: STRATEGI HUMAS DALAM MENINGKATKAN CITRA LEMBAGA MELALUI PELATIHAN VOKASIONAL (STUDI KASUS INSTITUT KEMANDIRIAN)
Description:
Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi humas Institut Kemandirian dalam membangun citra lembaga melalui program pelatihan vokasional serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam prosesnya.
Pokok masalah utama penelitian ini adalah keberlangsungan lembaga pelatihan yang semakin ditentukan oleh citra yang melekat di benak publik, sementara citra positif tidak terbentuk secara otomatis melainkan dirancang melalui upaya komunikasi yang terencana dan berkelanjutan.
Pokok masalah kedua adalah pembentukan citra tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program yang dijalankan, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut dikomunikasikan dan dipahami oleh masyarakat, sehingga peran humas menjadi penting untuk dikaji.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi humas Institut Kemandirian dalam membangun citra lembaga melalui program pelatihan vokasional, serta mengetahui hambatan yang dihadapi humas lembaga tersebut dalam proses pembentukan citra.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dalam paradigma konstruktivisme.
Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur terhadap enam informan yang terdiri atas manajer, staf public relations dan public engagement, supervisor program development, perwakilan kemitraan strategis, warga masyarakat, dan seorang alumni, serta studi dokumentasi terhadap profil lembaga, laporan kegiatan, dan konten publikasi resmi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas lembaga menerapkan bauran PENCILS melalui Publication, Events, News, Inform or Image, serta Lobbying and Negotiation.
Publikasi dijalankan melalui Instagram, Facebook, TikTok, YouTube, situs web resmi, dan media daring dengan menampilkan bukan hanya program, melainkan juga dokumentasi kegiatan, testimoni peserta, dan kisah sukses alumni.
Events diwujudkan melalui kegiatan Goes To Public berupa layanan vokasi gratis bagi masyarakat.
Pengelolaan konten dilakukan secara terencana dengan standar copywriting yang menonjolkan nilai kemandirian dan pemberdayaan ekonomi.
Kemitraan dengan perusahaan, pemerintah, media, dan komunitas mendukung pelaksanaan program serta penyaluran kerja alumni.
Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan jangkauan publikasi digital terhadap kelompok sasaran, faktor eksternal dalam pelaksanaan kegiatan, serta tantangan menyelaraskan kompetensi peserta dengan ekspektasi mitra.
Related Results
Strategi Manajemen Humas dalam Membangun Citra Sekolah Unggul di SMP Negeri 4 Ponorogo
Strategi Manajemen Humas dalam Membangun Citra Sekolah Unggul di SMP Negeri 4 Ponorogo
Manajemen humas dalam membangun citra sekolah unggulan merupakan suatu proses yang sistematis dan terstruktur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keunggulan sekolah. Da...
Strategi Media Relations Humas MPR RI dalam Membangun Citra Institusi tahun 2024
Strategi Media Relations Humas MPR RI dalam Membangun Citra Institusi tahun 2024
Penelitian ini membahas strategi media relations Humas MPR RI dalam membangun citra institusi tahun 2024. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengevaluasi strategi medi...
Strategi Humas Jawa Barat dalam Membangun Citra Melalui Konten Instagram
Strategi Humas Jawa Barat dalam Membangun Citra Melalui Konten Instagram
Abstract. In the current contemporary era, people use information to understand allaspects of knowledge and other important things that happen. Instagram social media is currently ...
Pengaruh Pelatihan Vokasional Terhadap Sikap Kemandirian Peserta Di Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas
Pengaruh Pelatihan Vokasional Terhadap Sikap Kemandirian Peserta Di Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas
Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh pelaihan vokasional terhadap sikap kemandirian peserta di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas. Pelatihan sebagai salah satu kegi...
IMPLEMENTASI ETIKA KOMUNIKASI MANAJEMEN HUMAS DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
IMPLEMENTASI ETIKA KOMUNIKASI MANAJEMEN HUMAS DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika komunikasi humas dalam lembaga pendidikan islam. Etika komunikasi humas memegang peranan penting dalam membangun dan ...
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS POLDA JATIM DALAM MENINGKATKAN CITRA LEMBAGA KEPOLISIAN
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS POLDA JATIM DALAM MENINGKATKAN CITRA LEMBAGA KEPOLISIAN
Humas sangat berperan penting di dalam lembaga organisasi ataupun perusahaan. Khususnya pada lembaga pemerintahan yang memiliki tugas yaitu melayani masyarakat dengan pelayanan yan...
Manajemen Humas Dalam Membangun Citra (Image Building) di SD IT Al Manar Pangkalan Bun
Manajemen Humas Dalam Membangun Citra (Image Building) di SD IT Al Manar Pangkalan Bun
SD IT Al Manar Pangkalan Bun berkomitmen kuat mengembangkan lembaga pendidikan terbaik. Dengan latar belakang konsep yang diniatkan melahirkan generasi teladan yang cerdas, beriman...
Strategi Komunikasi Humas dalam Meningkatkan Citra Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 3 Karawang
Strategi Komunikasi Humas dalam Meningkatkan Citra Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 3 Karawang
Abstract. Asshiddiqiyah 3 Islamic Boarding School Karawang is an Islamic educational institution that aims to educate students in religious and general knowledge. Communication pla...

