Javascript must be enabled to continue!
RATU ZALEHA
View through CrossRef
Mengisahkan kehidupan Ratu Zaleha, seorang tokoh pejuang wanita dari Kesultanan Banjar yang berperan penting dalam perlawanan melawan kolonialisme Belanda di Kalimantan pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Ratu Zaleha, keturunan dari Pangeran Antasari, lahir di tengah pergolakan dan konflik yang dihadapi Kesultanan Banjar, terutama saat terjadinya Perang Banjar yang berlangsung dari 1859 hingga 1905. Sebagai sosok yang lahir dalam keluarga ningrat dan memiliki ikatan darah dengan pemimpin-pemimpin perang lainnya, Zaleha tumbuh di lingkungan yang sarat dengan semangat perlawanan.Berlatar belakang sejarah Kesultanan Banjar, konflik internal kerajaan yang diperparah oleh campur tangan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), dan dampak dari intervensi kolonial terhadap masyarakat lokal, Ratu Zaleha dan keluarganya beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi penindasan kolonial, bahkan hingga harus mengalami pengasingan ke Bogor setelah ditangkap oleh pasukan Belandaenting dalam buku ini menggambarkan kolaborasi strategis antara Ratu Zaleha, suaminya Gusti Muhammad Arsyad, dan ayahnya, Gusti Muhammad Seman, yang merupakan salah satu pemimpin perang di wilayah Hulu Barito. Peran Zaleha dalam perang gerilya memperlihatkan ketangguhan seorang perempuan yang tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai pemimpin pasukan dalam upaya mempertahankan tanah Banjar dari kekuasaan kolonial. Melalui kisah perjuangan Ratu Zaleha, generasi sekarang di ajak untuk memahami pentingnya sejarah lokal sebagai bagian dari identitas nasional, serta belajar dari keberanian seorang tokoh perempuan yang melampaui perannya dalam struktur sosial pada masa itu.
Title: RATU ZALEHA
Description:
Mengisahkan kehidupan Ratu Zaleha, seorang tokoh pejuang wanita dari Kesultanan Banjar yang berperan penting dalam perlawanan melawan kolonialisme Belanda di Kalimantan pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20.
Ratu Zaleha, keturunan dari Pangeran Antasari, lahir di tengah pergolakan dan konflik yang dihadapi Kesultanan Banjar, terutama saat terjadinya Perang Banjar yang berlangsung dari 1859 hingga 1905.
Sebagai sosok yang lahir dalam keluarga ningrat dan memiliki ikatan darah dengan pemimpin-pemimpin perang lainnya, Zaleha tumbuh di lingkungan yang sarat dengan semangat perlawanan.
Berlatar belakang sejarah Kesultanan Banjar, konflik internal kerajaan yang diperparah oleh campur tangan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), dan dampak dari intervensi kolonial terhadap masyarakat lokal, Ratu Zaleha dan keluarganya beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi penindasan kolonial, bahkan hingga harus mengalami pengasingan ke Bogor setelah ditangkap oleh pasukan Belandaenting dalam buku ini menggambarkan kolaborasi strategis antara Ratu Zaleha, suaminya Gusti Muhammad Arsyad, dan ayahnya, Gusti Muhammad Seman, yang merupakan salah satu pemimpin perang di wilayah Hulu Barito.
Peran Zaleha dalam perang gerilya memperlihatkan ketangguhan seorang perempuan yang tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai pemimpin pasukan dalam upaya mempertahankan tanah Banjar dari kekuasaan kolonial.
Melalui kisah perjuangan Ratu Zaleha, generasi sekarang di ajak untuk memahami pentingnya sejarah lokal sebagai bagian dari identitas nasional, serta belajar dari keberanian seorang tokoh perempuan yang melampaui perannya dalam struktur sosial pada masa itu.
Related Results
Ratu Zaleha 1905-1906: Peran Gender dan Perlawanan Terhadap Penjajah
Ratu Zaleha 1905-1906: Peran Gender dan Perlawanan Terhadap Penjajah
Abstrak: Penulisan sejarah Banjar selalu saja didominasi oleh tema dan tokoh laki-laki. Oleh karena itu, perlu diimbangi dengan penulisan sejarah dengan tema dan tokoh perempuan ag...
PERJUANGAN WANITA: RATU ZALEHA DAN WARISAN SEJARAH KALIMANTAN
PERJUANGAN WANITA: RATU ZALEHA DAN WARISAN SEJARAH KALIMANTAN
Abstrak: Ratu Zaleha merupakan salah satu tokoh perempuan yang berperanpenting dalam sejarah perjuangan di Kalimantan, khususnya dalam melawanpenjajahan Belanda pada abad ke-19. Se...
Biografi Ratu Zaleha
Biografi Ratu Zaleha
Biografi ini juga diperlukan dalam pembelajaran peserta didik agar dapat dijadikan nilai dalam kehidupan sehari-hari atas perjuangan dan nilai dari tokoh tersebut. Nilai perjuangan...
Gama Tirtha Ideology in Ancient Myth of Ratu Gede Tengahing Sagara
Gama Tirtha Ideology in Ancient Myth of Ratu Gede Tengahing Sagara
The Balinese can not be separated from their ancestral beliefs. The ancestral or idiological beliefs in Balinese society are conveyed through myths. One of the most well-known myth...
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA PEMBUATAN FILM SEJARAH PERJUANGAN RATU ZALEHA SANG SRIKANDI BANJAR
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA PEMBUATAN FILM SEJARAH PERJUANGAN RATU ZALEHA SANG SRIKANDI BANJAR
Media pembelajaran merupakan gabungan dari dua kata yang saling berhubungan, media berarti alat bantu guru di sekolah dan pembelajaran berarti proses berinteraksinya guru dan peser...
MENEPIS RATU ADIL SEBAGAI RAMALAN DAN MENGHADIRKAN RATU ADIL SEBAGAI WACANA KEPEMIMPINAN
MENEPIS RATU ADIL SEBAGAI RAMALAN DAN MENGHADIRKAN RATU ADIL SEBAGAI WACANA KEPEMIMPINAN
Ratu Adil means a just leader who leads the just and at the same time spreading the justice. According to Ronggowarsita there will be seven Ratu Adil. It turns out that the first R...
Pengaruh umur larva terhadap kualitas ratu yang dihasilkan pada penangkaran lebah ratu Apis cerana L. (Hymenoptera: Apidae) dengan teknik pencangkokan
Pengaruh umur larva terhadap kualitas ratu yang dihasilkan pada penangkaran lebah ratu Apis cerana L. (Hymenoptera: Apidae) dengan teknik pencangkokan
Percobaan teknik cangkok berbagai umur larva lebah madu Apis cerana L. ditujukan untuk mengetahui potensi kualitas ratu yang akan dihasilkan. Empat perlakuan larva umur 1, 2, 3, da...
THE ROLE OF PASIMPANGAN IDA RATU GEDE MAS MACALING IN BALINESE RITUAL CULTURE AT BANJAR TINGAS BADUNG REGENCY
THE ROLE OF PASIMPANGAN IDA RATU GEDE MAS MACALING IN BALINESE RITUAL CULTURE AT BANJAR TINGAS BADUNG REGENCY
The Pasimpangan Ida Ratu Gede Mas Macaling temple, located at Banjar Tingas, Mekar Bhuwana Village, Abiansemal District, Badung Regency, is one of the temples that has a rich meani...

