Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
View through CrossRef
Salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan petani karet adalah adanya komoditas pendukung yang diusahakan secara mix-cropping dengan tanaman karet. Pola usahatani berbasis karet telah diusahakan petani di Sumatera Selatan selama bertahun-tahun. Salah satu lokasi di Provinsi Sumatera Selatan yang mengusahakan tanaman sela sebagai sumber pendapatan tambahan adalah Desa Pangkul di Kota Prabumulih. Penelitian ini bertujuan menampilkan gambaran mengenai usahatani karet dengan tanaman sela dan pendapatan yang diperoleh dari pengusahaan pola usahatani ini. Metode yang digunakan dalam pengambilan data melalui diskusi langsung dengan kelompok tani yang beranggotakan 23 orang dengan didampingi oleh perangkat desa dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di Desa Pangkul pada umumnya telah mempunyai minat dan motivasi yang kuat untuk menerapkan teknologi anjuran. Hal ini terlihat dari produksi tanaman karet yang cukup tinggi serta input yang diberikan pada tanaman karet dan tanaman sela sudah sesuai dengan anjuran. Tanaman sela yang umum diusahakan petani meliputi tanaman sayur-sayuran dan bibit karet. Tanaman sayur-sayuran dapat dipanen dalam waktu singkat sehingga pengusahaannya dapat dilakukan secara intensif. Pada umumnya tanaman sela diusahakan selama tiga tahun masa tanaman belum menghasilkan (TBM). Rata-rata pendapatan usahatani dari tanaman sela adalah Rp 7 juta per bulan. Pendapatan yang diperoleh dari tanaman sela cukup tinggi terutama dari tanaman tomat kecil yaitu sekitar 67% dari total pendapatan usahatani. Diterima : 9 Februari 2015; Direvisi : 20 Mei 2015; Disetujui : 15 Juli 2015 How to Cite : Agustina, D. S., Syarifa, L. F, Nancy, C., & Rosyid, How to Cite : M. (2015). Analisis usahatani tanaman sela diantara karet di wilayah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Karet, 33(2), 157-166. Retrieved from http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/180
Riset Perkebunan Nusantara
Title: ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
Description:
Salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan petani karet adalah adanya komoditas pendukung yang diusahakan secara mix-cropping dengan tanaman karet.
Pola usahatani berbasis karet telah diusahakan petani di Sumatera Selatan selama bertahun-tahun.
Salah satu lokasi di Provinsi Sumatera Selatan yang mengusahakan tanaman sela sebagai sumber pendapatan tambahan adalah Desa Pangkul di Kota Prabumulih.
Penelitian ini bertujuan menampilkan gambaran mengenai usahatani karet dengan tanaman sela dan pendapatan yang diperoleh dari pengusahaan pola usahatani ini.
Metode yang digunakan dalam pengambilan data melalui diskusi langsung dengan kelompok tani yang beranggotakan 23 orang dengan didampingi oleh perangkat desa dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di Desa Pangkul pada umumnya telah mempunyai minat dan motivasi yang kuat untuk menerapkan teknologi anjuran.
Hal ini terlihat dari produksi tanaman karet yang cukup tinggi serta input yang diberikan pada tanaman karet dan tanaman sela sudah sesuai dengan anjuran.
Tanaman sela yang umum diusahakan petani meliputi tanaman sayur-sayuran dan bibit karet.
Tanaman sayur-sayuran dapat dipanen dalam waktu singkat sehingga pengusahaannya dapat dilakukan secara intensif.
Pada umumnya tanaman sela diusahakan selama tiga tahun masa tanaman belum menghasilkan (TBM).
Rata-rata pendapatan usahatani dari tanaman sela adalah Rp 7 juta per bulan.
Pendapatan yang diperoleh dari tanaman sela cukup tinggi terutama dari tanaman tomat kecil yaitu sekitar 67% dari total pendapatan usahatani.
Diterima : 9 Februari 2015; Direvisi : 20 Mei 2015; Disetujui : 15 Juli 2015 How to Cite : Agustina, D.
S.
, Syarifa, L.
F, Nancy, C.
, & Rosyid, How to Cite : M.
(2015).
Analisis usahatani tanaman sela diantara karet di wilayah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Jurnal Penelitian Karet, 33(2), 157-166.
Retrieved from http://ejournal.
puslitkaret.
co.
id/index.
php/jpk/article/view/180.
Related Results
ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
Salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan petani karet adalah adanya komoditas pendukung yang diusahakan secara mix-cropping dengan tanaman karet. Pola usahatani berbasis...
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
Rendahnya harga karet telah memberikan berbagai dampak terhadap kondisi sosial ekonomi petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel) dikarenakan lebih dari 40% penduduk Sumsel menggant...
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
Rendahnya harga karet telah memberikan berbagai dampak terhadap kondisi sosial ekonomi petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel) dikarenakan lebih dari 40% penduduk Sumsel menggant...
FAKTOR-FAKTOR PENENTU YANG MEMPENGARUHI PETANI MENANAM TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI SUMATERA SELATAN
FAKTOR-FAKTOR PENENTU YANG MEMPENGARUHI PETANI MENANAM TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI SUMATERA SELATAN
<p>Kebiasaan menanam tanaman sela telah lama dilakukan oleh petani. Namun, pada saat pendapatan petani meningkat karena harga karet tergolong tinggi petani karet masih membud...
POTENSI KAYU HASIL PEREMAJAAN KARET RAKYAT UNTUK MEMASOK INDUSTRI KAYU KARET (STUDI KASUS DI PROVINSI SUMATERA SELATAN)
POTENSI KAYU HASIL PEREMAJAAN KARET RAKYAT UNTUK MEMASOK INDUSTRI KAYU KARET (STUDI KASUS DI PROVINSI SUMATERA SELATAN)
Kayu karet yang bersifat terbarukan (renewable) dapat dimanfaatkan untuk mensubstitusi kayu hutan alam. Sebagai negara produsen karet terbesar kedua setelah Thailand, Indonesia bel...
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis, L) KLON UNGGUL DI KECAMATAN BIREM BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis, L) KLON UNGGUL DI KECAMATAN BIREM BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR
Analisis Strategi Pengembangan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis, L) Klon Unggul di Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Birem Baye...
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Dominasi perkebunan karet rakyat memberikan kontribusi besar dalam perekonomian di Indonesia. Karet merupakan komoditas perkebunan unggulan kedua setelah kelapa sawit di Provinsi K...
POTENSI MODEL USAHA PEREMAJAAN KARET RAKYAT DI SUMATERA SELATAN
POTENSI MODEL USAHA PEREMAJAAN KARET RAKYAT DI SUMATERA SELATAN
Strategi peremajaan karet rakyat ini dipandang perlu mengingat luasnya areal karet rakyat yang sudah tua/rusak, serta banyaknya areal tanaman menghasilkan (TM) yang kondisinya juga...

