Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTERMIA PADA An. K DENGAN DEMAM THYPOID DI RUANG PARIKESIT RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

View through CrossRef
Puskesmas Haurpanggung pada tahun 2022 cakupan penggunaan MKJP untuk kontrasepsi implan sebanyak 405 orang (6,61%). Ketakutan akan rasa nyeri saat penyisipan Implant merupakan sumber kecemasan utama banyak klien dan merupakan alasan rendahnya cakupan implan. Salah satu cara nonfarmakologi menurunkan tingkat kecemasan pada seseorang saat dilakukan pemasangan implant yaitu dengan aromaterapi lavender. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada akseptor KB Implan. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pretest posttest one group design. Populasi pada penelitian seluruh akseptor implan sebalnyalk 30 oralng. Sampel dalam penelitian menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi HRS-A dan petunjuk teknis pemberian aromaterapi lavender. Analisis data menggunakan uji paired sampel yaitu untuk menguji hipotesis dua sampel yang berpasangan. Kecemasan calon akseptor KB Implan sebelum diberikan aromaterapi lavender sebesar 14,40 dan sesudah diberikan aromaterapi lavender sebesar 9,57. Hasil bivariat menunjukkan p-value sebesar 0,000 artinya lebih kecil dari 0,05. Terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada akseptor KB Implan. Diharapkan dapat menjadi informasi dan menambah pengetahuan pada calon kaseptor KB implan untuk menggunakan penatalaksanaan non farmakologi dalam mengurangi kecemasan dengan menggunakan aromaterapi lavender serta menjadi masukan yang berguna bagi tenaga kesehatan khususnya bidan dalam meningkatkan pelayanan kebidanan pada pelayanan keluarga berencana
Title: ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTERMIA PADA An. K DENGAN DEMAM THYPOID DI RUANG PARIKESIT RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO
Description:
Puskesmas Haurpanggung pada tahun 2022 cakupan penggunaan MKJP untuk kontrasepsi implan sebanyak 405 orang (6,61%).
Ketakutan akan rasa nyeri saat penyisipan Implant merupakan sumber kecemasan utama banyak klien dan merupakan alasan rendahnya cakupan implan.
Salah satu cara nonfarmakologi menurunkan tingkat kecemasan pada seseorang saat dilakukan pemasangan implant yaitu dengan aromaterapi lavender.
Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada akseptor KB Implan.
Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pretest posttest one group design.
Populasi pada penelitian seluruh akseptor implan sebalnyalk 30 oralng.
Sampel dalam penelitian menggunakan total sampling.
Instrument yang digunakan berupa lembar observasi HRS-A dan petunjuk teknis pemberian aromaterapi lavender.
Analisis data menggunakan uji paired sampel yaitu untuk menguji hipotesis dua sampel yang berpasangan.
Kecemasan calon akseptor KB Implan sebelum diberikan aromaterapi lavender sebesar 14,40 dan sesudah diberikan aromaterapi lavender sebesar 9,57.
Hasil bivariat menunjukkan p-value sebesar 0,000 artinya lebih kecil dari 0,05.
Terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada akseptor KB Implan.
Diharapkan dapat menjadi informasi dan menambah pengetahuan pada calon kaseptor KB implan untuk menggunakan penatalaksanaan non farmakologi dalam mengurangi kecemasan dengan menggunakan aromaterapi lavender serta menjadi masukan yang berguna bagi tenaga kesehatan khususnya bidan dalam meningkatkan pelayanan kebidanan pada pelayanan keluarga berencana.

Related Results

Manajemen Hipertermia (Kompres Hangat) pada Anak Usia Sekolah dengan Demam Typhoid di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa
Manajemen Hipertermia (Kompres Hangat) pada Anak Usia Sekolah dengan Demam Typhoid di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa
School-age children are those aged over 6 years to just before 18 years. One of the social behaviors of school-age children is often eating snacks at school and in unclean places. ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Pengertian, Dasar, Manfaat, Karakteristik, Model, Prinsip dan Pentingnya Dokumentasi Dalam keperawatan
Pengertian, Dasar, Manfaat, Karakteristik, Model, Prinsip dan Pentingnya Dokumentasi Dalam keperawatan
Keperawatan adalah bentuk pelayanan profesional berupa pemenuhan kebutuhan dasar yang diberikan kepada individu yang sehat maupun sakit yang mengalami gangguan fisik, psikis, dan s...
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan merupakan sebuah tonggak atau dasar bagi perawat untukmelakukan suatu asuhan keperawatan. Pasien datang ke fasilitas kesehatan tentu memilikikeluhan masing-mas...
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Rumah sakit merupakan sebuah organisasi kesehatan yang sangat bermanfaat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana tertera dalam UU RI No 44 pasal 1. Setiap ...

Back to Top