Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN GRIT PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS

View through CrossRef
Siswa berkebutuhan khusus tidak bisa hanya dipandang sebelah mata, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan grit pada siswa berkebutuhan khusus. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 34 siswa berkebutuhan khusus di SLBN 2 Martapura, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, alat ukur yang digunakan adalah skala kuesioner motivasi belajar dan grit. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi 0.000 (<0.05) dan nilai korelasi sebesar 0,720 analisis ini menunjukan ada hubungan antara motivasi belajar dengan grit pada siswa berkebutuhan khusus. Semakin tinggi motivasi belajar maka akan semakin tinggi pula grit. Bentuk sikap motivasi belajar yaitu tekun, ulet, minat pada berbagai masalah, senang bekerja mandiri, bosan dengan tugas rutin, dapat mempertahankan pendapat, tidak mudah melepaskan yang diyakini, senang memecahkan masalah belajar. Bentuk sikap grit diketahui seperti, konsistensi pada minat, kegigihan dalam pembelajaran, fokus pada satu hal yang diminati seperti mempertahankan satu kegiatan ekstrakulikuler, mampu menghadapi kesulitan, bisa bangkit dan menjalani proses pembelajaran tanpa terpaksa.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN GRIT PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS
Description:
Siswa berkebutuhan khusus tidak bisa hanya dipandang sebelah mata, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan grit pada siswa berkebutuhan khusus.
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 34 siswa berkebutuhan khusus di SLBN 2 Martapura, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, alat ukur yang digunakan adalah skala kuesioner motivasi belajar dan grit.
Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi 0.
000 (<0.
05) dan nilai korelasi sebesar 0,720 analisis ini menunjukan ada hubungan antara motivasi belajar dengan grit pada siswa berkebutuhan khusus.
Semakin tinggi motivasi belajar maka akan semakin tinggi pula grit.
Bentuk sikap motivasi belajar yaitu tekun, ulet, minat pada berbagai masalah, senang bekerja mandiri, bosan dengan tugas rutin, dapat mempertahankan pendapat, tidak mudah melepaskan yang diyakini, senang memecahkan masalah belajar.
Bentuk sikap grit diketahui seperti, konsistensi pada minat, kegigihan dalam pembelajaran, fokus pada satu hal yang diminati seperti mempertahankan satu kegiatan ekstrakulikuler, mampu menghadapi kesulitan, bisa bangkit dan menjalani proses pembelajaran tanpa terpaksa.

Related Results

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
PENGELOLAAN PROGRAM ULANGAN HARIAN BERSAMA (UHB) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
PENGELOLAAN PROGRAM ULANGAN HARIAN BERSAMA (UHB) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari program Ulangan Harian Bersama (UHB) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.Data yang digunakan dalam penelitian ini didapat...
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD
Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor, dua diantaranya adalah motivasi dan keaktifan belajar. Kurangnya motivasi dan keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran ...
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
Abstract, Motivasi belajar siswa sangat penting bagi keberhasilan belajar siswa dalam proses belajar mengajar di kelas, namun tidak semua siswa mempunyai motivasi belajar yang ting...
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA NEGERI 4 SINGARAJA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA NEGERI 4 SINGARAJA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar biologi siswa, meningkatkan hasil belajar biologi siswa, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model l...
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
 Latar belakang penelitian tentang pola komunikasi yang dilakukan antara orang tua dengan guru terhadap motivasi belajar siswa siswa kelas V SD Inpres Manggala Kota Makasar. Orang ...
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus di SLB BC Fadhilah
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus di SLB BC Fadhilah
Abstract Parenting styles play a crucial role in influencing the emotional development of children with special needs. The emotional responses of these children vary depending on t...

Back to Top