Javascript must be enabled to continue!
IMPLEMENTASI COMMUNITY-BASED PARSIPATORY DAN PEMERIKSAAN ANTI-TB UNTUK DETEKSI DINI TUBERKULOSIS
View through CrossRef
Abstrak: Kasus tuberkulosis masih banyak ditemukan tetapi pemahaman masyarakat tentang tuberkulosis masih rendah, sehingga diperlukan upaya preventif untuk mencegah peningkatan kasus tuberkulosis. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tuberkulosis dan deteksi dini tuberkulosis melalui pendekatan Community-Based Parsipatory dengan melibatkan kader dan peran aktif masyarakat. Metode yang digunakan terdiri dari sosialisasi, penyuluhan, edukasi, diskusi dan tanya jawab, pembentukan kelompok (Community-Based Parsipatory) peduli tuberkulosis dan pelatihan, deteksi dini anti-TB serta monitoring evaluasi. Sasaran pengabdian kepada masyarakat sebanyak 50 orang terdiri dari 25 orang warga masyarakat dan 25 orang kader kesehatan desa, sedangkan sebagai mitra ialah petugas laboratorium Puskesmas dan staf desa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dapat meningkatkan pemahaman sasaran tentang tuberkulosis, sebelum penyuluhan pemahaman sasaran sebesar 20% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 95%. Hasil monitoring yang dilakukan setiap bulan, ditemukannya satu orang anggota penderita tuberkulosis positif antibodi IgG yang menunjukkan bahwa anggota kelompok masyarakat (Comunity-Based Parsipatory) peduli tuberkulosis berperan aktif melakukan edukasi untuk mencegah penularan tuberkulosis.Abstract: Tuberculosis cases are still widely found but public understanding of tuberculosis is still low, therefore preventive efforts are needed to prevent an increase of tuberculosis cases. This community service aims to improve public understanding about tuberculosis and early detection of tuberculosis through a Community-Based Participatory approach involving village health preceptor and active community participation. The methods used consist of socialization, counseling, education, discussion, interview, formation group of Community-based participatory concerned with tuberculosis, training, early detection of anti-TB, monitoring and evaluation. The target of community service is 50 people consisting of 25 community members and 25 village health Preceptor, while as a Partners of this pragram are laboratory officers of community health centers and village staff. The evaluation results show that counseling can improve understanding of participant about tuberculosis effectively, the understanding of participant before counseling was 20% and increased to 95% after being given counseling. The results of monitoring carried out every month, found one member of the tuberculosis patient who tested positive for IgG antibodies, which shows that members of the community-based participation group who care about tuberculosis play an active role in providing education to prevent the transmission of tuberculosis.
Universitas Muhammadiyah Mataram
Title: IMPLEMENTASI COMMUNITY-BASED PARSIPATORY DAN PEMERIKSAAN ANTI-TB UNTUK DETEKSI DINI TUBERKULOSIS
Description:
Abstrak: Kasus tuberkulosis masih banyak ditemukan tetapi pemahaman masyarakat tentang tuberkulosis masih rendah, sehingga diperlukan upaya preventif untuk mencegah peningkatan kasus tuberkulosis.
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tuberkulosis dan deteksi dini tuberkulosis melalui pendekatan Community-Based Parsipatory dengan melibatkan kader dan peran aktif masyarakat.
Metode yang digunakan terdiri dari sosialisasi, penyuluhan, edukasi, diskusi dan tanya jawab, pembentukan kelompok (Community-Based Parsipatory) peduli tuberkulosis dan pelatihan, deteksi dini anti-TB serta monitoring evaluasi.
Sasaran pengabdian kepada masyarakat sebanyak 50 orang terdiri dari 25 orang warga masyarakat dan 25 orang kader kesehatan desa, sedangkan sebagai mitra ialah petugas laboratorium Puskesmas dan staf desa.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dapat meningkatkan pemahaman sasaran tentang tuberkulosis, sebelum penyuluhan pemahaman sasaran sebesar 20% dan sesudah penyuluhan meningkat menjadi 95%.
Hasil monitoring yang dilakukan setiap bulan, ditemukannya satu orang anggota penderita tuberkulosis positif antibodi IgG yang menunjukkan bahwa anggota kelompok masyarakat (Comunity-Based Parsipatory) peduli tuberkulosis berperan aktif melakukan edukasi untuk mencegah penularan tuberkulosis.
Abstract: Tuberculosis cases are still widely found but public understanding of tuberculosis is still low, therefore preventive efforts are needed to prevent an increase of tuberculosis cases.
This community service aims to improve public understanding about tuberculosis and early detection of tuberculosis through a Community-Based Participatory approach involving village health preceptor and active community participation.
The methods used consist of socialization, counseling, education, discussion, interview, formation group of Community-based participatory concerned with tuberculosis, training, early detection of anti-TB, monitoring and evaluation.
The target of community service is 50 people consisting of 25 community members and 25 village health Preceptor, while as a Partners of this pragram are laboratory officers of community health centers and village staff.
The evaluation results show that counseling can improve understanding of participant about tuberculosis effectively, the understanding of participant before counseling was 20% and increased to 95% after being given counseling.
The results of monitoring carried out every month, found one member of the tuberculosis patient who tested positive for IgG antibodies, which shows that members of the community-based participation group who care about tuberculosis play an active role in providing education to prevent the transmission of tuberculosis.
.
Related Results
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penatalaksanaan Tuberkulosis Laring
Penatalaksanaan Tuberkulosis Laring
AbstrakTuberkulosis laring merupakan salah satu tuberkulosis ekstrapulmonal yang disebabkan oleh kuman mikobakterium tuberkulosis. Tuberkulosis masih menjadi masalah nasional di ne...
Si Peduli TBC Komunitas sebagai Upaya Meningkatkan Deteksi Dini Tuberculosis Paru
Si Peduli TBC Komunitas sebagai Upaya Meningkatkan Deteksi Dini Tuberculosis Paru
ABSTRAK Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Upaya pengendalian TBC masih menjadi perhatian nasional yang serius melalui str...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK
Cancer is the second leading cause of death globally and 70% of cancers occur in low- and middle-income countries. incidence rate of 17 per 100,000 women, new cases found 13.0% wit...
Perbedaan Hasil Pemeriksaan BTA dan GeneXpert Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Di RSUD Wangaya Kota Denpasar
Perbedaan Hasil Pemeriksaan BTA dan GeneXpert Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Di RSUD Wangaya Kota Denpasar
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan global. Metode pemeriksaan tuberkulosis umumnya mengguna...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...

