Javascript must be enabled to continue!
PERAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK
View through CrossRef
Tahap tahap perkembangan manusia memiliki fase yang cukup panjang. Fase perkembangan manusia secara umum dibagi kedalam lima tahapan, yaitu: pertama bayi, kedua peserta didik-peserta didik, ketiga remaja, keempat dewasa dan kelima lansia. Setiap fase atau tahapan perkembangan kehidupan manusia senantiasa berlangsung seiring dengan kegiatan belajar. Tugas fase yang muncul dalam setiap perkembangan, merupakan keharusan universal dan idealnya berlaku secara otomatis, seperti kegiatan belajar terampil melakukan sesuatu pada fase perkembangan tertentu yang lazim terjadi pada manusia normal. Untuk tujuan pengorganisasian dan pemahaman, pada umumnya menggambarkan perkembangan dalam pengertian periode atau fase perkembangan. Perkembangan adalah perubahan individu menjadi lebih baik ke arah rohaniah memiliki keunikan pada setiap individu, karena perkembangan individu berbeda, perkembangan juga memiliki pola-pola tersendiri yang khas dan hanya bisa diamati tanpa bisa diukur. Kreativitas merupakan kemampuan seseorang berfikir dan bertingkah laku. Seseorang yang memiliki kreativitas atau kemampuan berfikir divergensi yang tinggi tidak banyak kesulitan dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Oleh karena itu, kreativitas yang didefinisikan para ahli selalu berkaitan dengan kemampuan berfikir dan bertingkah laku. Keluarga, sekolah, dan masyarakat mempunyai peran sesuai dengan porsinya masing-masing terhadap perkembangan kreativitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara lebih dalam terhadap peranan ketiga aspek tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui metode studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap pekembangan kreativitas peserta didik
Title: PERAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK
Description:
Tahap tahap perkembangan manusia memiliki fase yang cukup panjang.
Fase perkembangan manusia secara umum dibagi kedalam lima tahapan, yaitu: pertama bayi, kedua peserta didik-peserta didik, ketiga remaja, keempat dewasa dan kelima lansia.
Setiap fase atau tahapan perkembangan kehidupan manusia senantiasa berlangsung seiring dengan kegiatan belajar.
Tugas fase yang muncul dalam setiap perkembangan, merupakan keharusan universal dan idealnya berlaku secara otomatis, seperti kegiatan belajar terampil melakukan sesuatu pada fase perkembangan tertentu yang lazim terjadi pada manusia normal.
Untuk tujuan pengorganisasian dan pemahaman, pada umumnya menggambarkan perkembangan dalam pengertian periode atau fase perkembangan.
Perkembangan adalah perubahan individu menjadi lebih baik ke arah rohaniah memiliki keunikan pada setiap individu, karena perkembangan individu berbeda, perkembangan juga memiliki pola-pola tersendiri yang khas dan hanya bisa diamati tanpa bisa diukur.
Kreativitas merupakan kemampuan seseorang berfikir dan bertingkah laku.
Seseorang yang memiliki kreativitas atau kemampuan berfikir divergensi yang tinggi tidak banyak kesulitan dalam memecahkan masalah yang dihadapinya.
Oleh karena itu, kreativitas yang didefinisikan para ahli selalu berkaitan dengan kemampuan berfikir dan bertingkah laku.
Keluarga, sekolah, dan masyarakat mempunyai peran sesuai dengan porsinya masing-masing terhadap perkembangan kreativitas peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara lebih dalam terhadap peranan ketiga aspek tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui metode studi literatur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap pekembangan kreativitas peserta didik.
Related Results
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
Abstract: The purpose of this study was to determine the role of PAI teachers in improving the discipline of students in the classroom VII SMP Preparation Tomi-Tomi District Waesa...
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen peserta didik di MAS Salafiyah untuk mewujudkan visi dan misi sekolah. Penelitian ini m...
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LETTERING ART TOPIK SUHU DAN KALOR
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LETTERING ART TOPIK SUHU DAN KALOR
Penelitian yang bertujuan untuk: (1) menghasilkan media yang layak untuk meningkatkan hasil belajar ditinjau dari kemampuan awal dan kreativitas peserta didik, (2) mengetahui penin...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengembangan Kreatifitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran Aktif Tipe Sort Card pada Materi Geografi
Pengembangan Kreatifitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran Aktif Tipe Sort Card pada Materi Geografi
This study aims to determine whether learning Geography through active learning type card sort can develop students' creativity in solving Geography problems reaching 75%. The asse...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR UNTUK PESERTA DIDIK
PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR UNTUK PESERTA DIDIK
Guru merupakan faktor terpenting bagi peserta didik ketika proses pembelajaran berlangsung,karena hasil belajar siswa akan lebih optimal apabila motivasi ditunjukkan langsung kepad...

