Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Penambahan Ekstrak Lidah buaya (Aloe vera) Pada Tumpatan Glass Ionomer Cement Konvensional Terhadap Kekuatan Tekan

View through CrossRef
Background: Conventional glass ionomer cement (GIC) is widely used due to its advantages such as biocompatibility and long-term fluoride release. However, the main weakness of conventional GIC lies in its mechanical properties, namely inadequate compressive strength and weak antibacterial properties, which limit its use to areas where high pressure is not required. To overcome these limitations, various efforts have been made to improve the physical and mechanical properties of GIC, one of which is the addition of aloe vera extract. It has been found that the antibacterial properties of conventional GIC can be enhanced by the addition of aloe vera extract, but its mechanical properties may also be affected. Therefore, this study aims to determine whether the compressive strength of conventional glass ionomer cement is influenced by the addition of aloe vera extract at concentrations of 5%, 10%, and 20%. Methods: This type of research is an experimental laboratory study with a Pretest-Posttest Control Group design. Observations were made before and after treatment. A total of 36 samples were used, consisting of 9 samples per group with criteria of 5 mm diameter, 3 mm thickness, and non-porous, non-cracked surfaces. The samples were stored at 37°C for 24 hours. Afterward, the samples were removed from the molds and soaked in distilled water at the same temperature for 24 hours, followed by compressive strength testing. Results: The Kruskal-Wallis test and Post Hoc Games-Howell analysis showed that there was a significant difference in compressive strength (p<0.05) between the control group and the treatment group, with a significance value of 0.000. Conclusion: There is an effect of adding aloe vera extract at concentrations of 5%, 10%, and 20% on the compressive strength of conventional glass ionomer cement.   Latar Belakang: Glass ionomer cement (GIC) konvensional banyak digunakan karena keunggulan seperti biokompatibilitas dan kemampuan melepaskan fluorida jangka panjang, akan tetapi GIC konvensional memiliki kelemahan utama pada sifat mekanis yaitu kekuatan tekan yang tidak memadai dan sifat antibakteri yang lemah, sehingga penggunaannya terbatas pada daerah yang tidak memerlukan tekanan besar. Untuk mengatasi keterbatasan ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanik GIC, salah satunya melalui penambahan ekstrak lidah buaya. Penambahan ekstrak lidah buaya diketahui dapat meningkatkan sifat antibakteri GIC konvensional, namun juga berpotensi memengaruhi sifat mekaniknya. Maka dari itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh penambahan ekstrak lidah buaya (aloe vera) konsentrasi 5%, 10%, dan 20% terhadap kekuatan tekan glass ionomer cement konvensional. Metode: jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratories dengan Pretest-Posttest Control Group.  Pengamatan dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Sampel yang digunakan berjumlah 36 buah yang terdiri dari 9 sampel per kelompok dengan kriteria diameter 5 mm, tebal 3 mm dengan permukaan tidak porus dan retak. Sampel disimpan pada suhu 37°C selama 24 jam. Setelah itu, sampel dikeluarkan dari cetakan dan direndam dalam aquades pada suhu yang sama selama 24 jam, kemudian dilakukan pengujian kekuatan tekan. Hasil: Uji Kruskal-Wallis dan Post Hoc Games-Howell menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kekuatan tekan yang signifikan (p<0.05) antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, dengan nilai signifikansi sebesar 0.000. Kesimpulan: Terdapat pengaruh penambahan ekstrak lidah buaya (aloe vera) konsentrasi 5%, 10%, dan 20% terhadap kekuatan tekan glass ionomer cement konvensional.  
Title: Pengaruh Penambahan Ekstrak Lidah buaya (Aloe vera) Pada Tumpatan Glass Ionomer Cement Konvensional Terhadap Kekuatan Tekan
Description:
Background: Conventional glass ionomer cement (GIC) is widely used due to its advantages such as biocompatibility and long-term fluoride release.
However, the main weakness of conventional GIC lies in its mechanical properties, namely inadequate compressive strength and weak antibacterial properties, which limit its use to areas where high pressure is not required.
To overcome these limitations, various efforts have been made to improve the physical and mechanical properties of GIC, one of which is the addition of aloe vera extract.
It has been found that the antibacterial properties of conventional GIC can be enhanced by the addition of aloe vera extract, but its mechanical properties may also be affected.
Therefore, this study aims to determine whether the compressive strength of conventional glass ionomer cement is influenced by the addition of aloe vera extract at concentrations of 5%, 10%, and 20%.
Methods: This type of research is an experimental laboratory study with a Pretest-Posttest Control Group design.
Observations were made before and after treatment.
A total of 36 samples were used, consisting of 9 samples per group with criteria of 5 mm diameter, 3 mm thickness, and non-porous, non-cracked surfaces.
The samples were stored at 37°C for 24 hours.
Afterward, the samples were removed from the molds and soaked in distilled water at the same temperature for 24 hours, followed by compressive strength testing.
Results: The Kruskal-Wallis test and Post Hoc Games-Howell analysis showed that there was a significant difference in compressive strength (p<0.
05) between the control group and the treatment group, with a significance value of 0.
000.
Conclusion: There is an effect of adding aloe vera extract at concentrations of 5%, 10%, and 20% on the compressive strength of conventional glass ionomer cement.
  Latar Belakang: Glass ionomer cement (GIC) konvensional banyak digunakan karena keunggulan seperti biokompatibilitas dan kemampuan melepaskan fluorida jangka panjang, akan tetapi GIC konvensional memiliki kelemahan utama pada sifat mekanis yaitu kekuatan tekan yang tidak memadai dan sifat antibakteri yang lemah, sehingga penggunaannya terbatas pada daerah yang tidak memerlukan tekanan besar.
Untuk mengatasi keterbatasan ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanik GIC, salah satunya melalui penambahan ekstrak lidah buaya.
Penambahan ekstrak lidah buaya diketahui dapat meningkatkan sifat antibakteri GIC konvensional, namun juga berpotensi memengaruhi sifat mekaniknya.
Maka dari itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh penambahan ekstrak lidah buaya (aloe vera) konsentrasi 5%, 10%, dan 20% terhadap kekuatan tekan glass ionomer cement konvensional.
Metode: jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratories dengan Pretest-Posttest Control Group.
 Pengamatan dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan.
Sampel yang digunakan berjumlah 36 buah yang terdiri dari 9 sampel per kelompok dengan kriteria diameter 5 mm, tebal 3 mm dengan permukaan tidak porus dan retak.
Sampel disimpan pada suhu 37°C selama 24 jam.
Setelah itu, sampel dikeluarkan dari cetakan dan direndam dalam aquades pada suhu yang sama selama 24 jam, kemudian dilakukan pengujian kekuatan tekan.
Hasil: Uji Kruskal-Wallis dan Post Hoc Games-Howell menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kekuatan tekan yang signifikan (p<0.
05) antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, dengan nilai signifikansi sebesar 0.
000.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh penambahan ekstrak lidah buaya (aloe vera) konsentrasi 5%, 10%, dan 20% terhadap kekuatan tekan glass ionomer cement konvensional.
 .

Related Results

UJI EFEK EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI KULIT KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
UJI EFEK EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI KULIT KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
Abstract: Aloe vera has been used for thousands years to treat burns, hair loss, skin infections, sinus inflamation and gastro-intestinal tract pain. Previous researches showed tha...
PENGENALAN BERTANAM LIDAH BUAYA UNTUK ANAK-ANAK DI JEMBER
PENGENALAN BERTANAM LIDAH BUAYA UNTUK ANAK-ANAK DI JEMBER
ABSTRAKLidah buaya atau aloe vera adalah tumbuhan yang mudah dan cepat tumbuh di daerah tropis dengan lahan berpasir dan memiliki sedikit air. Lidah buaya bermanfaat untuk digunaka...
Pengaruh Penambahan Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera L.) Terhadap Sifat Fisik Gelling Agent Carbopol 940
Pengaruh Penambahan Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera L.) Terhadap Sifat Fisik Gelling Agent Carbopol 940
Lidah buaya memiliki beberapa kandungan senyawa antara lain antrakuinon, lignin, saponin dan tannin. Kandungan tersebut memiliki berbagai macam khasiat. Penelitian ini bertujuan un...
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Jerawat adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tersumbat sehingga timbul bintik merah dan abses yang meradang  pada kulit.  Pengobatan jerawat dapat dilakukan dengan pemberian...
FORMULASI SEDIAAN MINUMAN SERBUK JELI LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm.f.)
FORMULASI SEDIAAN MINUMAN SERBUK JELI LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm.f.)
Lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) salah satu jenis tumbuhan yang mudah sekali kita temukan dan banyak manfaatnya. Sejumlah penelitian diseluruh dunia, lidah buaya  membantu menc...
Potensi Antidiabetik Ekstrak Kulit Lidah Buaya Pada Tikus Hiperglikemik yang Diinduksi Aloksan
Potensi Antidiabetik Ekstrak Kulit Lidah Buaya Pada Tikus Hiperglikemik yang Diinduksi Aloksan
Hiperglikemia menyebabkan tingginya radikal bebas sehingga terjadi stres oksidatif. Pada kondisi tersebut, perlu antioksidan eksogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pe...
Giving Aloe Vera Pudding Against Blood Sugar Level In Menopause Women
Giving Aloe Vera Pudding Against Blood Sugar Level In Menopause Women
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan gangguan kronis metabolisme gula darah. Puskesmas Baktijaya Kota Tangerang Selatan, data menunjukkan bahwa Diabetes Mellitus menempati ur...
PENGARUH KOMPRES LIDAH BUAYA (ALOE VERA ) TERHADAP BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS
PENGARUH KOMPRES LIDAH BUAYA (ALOE VERA ) TERHADAP BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS
Menurut laporan terbaru dari data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI ) tahun 2022,  5,8%  ibu nifas yang berhenti menyusui sebelum masa nifas mengalami bendungan ASI. P...

Back to Top