Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PERBEDAAN BAHAN PENYAMAK TERHADAP KUALITAS KULIT IKAN PARI MONDOL (Himantura gerrardi) TERSAMAK The Effect of Different Tanning Materials towards Leather Quality of Tanned Mondol Stingray (Himantura gerrardi)

View through CrossRef
ABSTRAK   Usaha penyamakan kulit ikan Pari umumnya dilakukan oleh usaha kecil menengah dan hanya menggunakan metode aldehid dengan bahan samak formalin, Selain itu juga belum diketahui kualitas kulit ikan Pari Mondol tersamak yang menggunakan bahan samak krom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan penggunaan jenis bahan penyamak terhadap kualitas fisik dan kimiawi kulit ikan Pari Mondol tersamak. Materi penelitian berupa kulit ikan Pari Mondol (Himantura gerrardi) dan bahan samak. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratoris. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan bahan samak yang berbeda, yaitu formalin, krom, dan kombinasi. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Variabel mutu yang diamati adalah kekuatan tarik, kemuluran, kekuatan sobek, ketebalan, suhu kerut, ketahanan bengkuk (bengkok), pH dan kadar air. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan perbedaan diantara perlakuan diuji dengan Uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan bahan penyamak menyebabkan pengaruh nyata terhadap nilai kekuatan tarik, kekuatan sobek dan ketebalan tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap nilai pH, kadar air dan ketahanan bengkuk. Produk yang terbaik yaitu kulit ikan Pari Mondol yang disamak dengan bahan samak kombinasi antara krom dan mimosa, yang sebagian persyaratan mutunya sudah memenuhi persyaratan mutu kulit ikan Pari tersamak menurut SNI 06-6121-1999.   Kata kunci: Kualitas, kulit Ikan Pari, penyamak     ABSTRACT  Meanwhile the quality of Stingray tanned leather which using chrome tannin materials was not yet known. This research aims to determine the effect of different types used tannin materials towards physical and chemical quality of Stingray leather quality. The materials used in this research isStingray (Himantura gerrardi) skin and tannin materials. The study was conducted with laboratory experimental method. The experiments was designed according to the Randomized Block Design with different tanning materials (formalin, chrome, and chrome-combination). Each treatment was done with in triplicate. The quality variables that measured were tensile strength, elongation, tear strength, thickness, shrinkage temperature, bent resistance, pH and moisture content. Data were analyzed using Analysis of Variance. To find the difference between treatments, the data were tested with Honestly Significant Difference Test . The results showed that various of tannin materials gave significant effects to the values of tensile strength, tear strength and thickness however there was not any significant effect on bent resistance, moisture content and pH value. The best product were Stingray tanned leather with chrome-combination tannin material, which partially quality requirements has been comply with Stingray tanned leather quality requirements according to SNI. Keywords: Quality, stingray skin, tanning
Title: PENGARUH PERBEDAAN BAHAN PENYAMAK TERHADAP KUALITAS KULIT IKAN PARI MONDOL (Himantura gerrardi) TERSAMAK The Effect of Different Tanning Materials towards Leather Quality of Tanned Mondol Stingray (Himantura gerrardi)
Description:
ABSTRAK   Usaha penyamakan kulit ikan Pari umumnya dilakukan oleh usaha kecil menengah dan hanya menggunakan metode aldehid dengan bahan samak formalin, Selain itu juga belum diketahui kualitas kulit ikan Pari Mondol tersamak yang menggunakan bahan samak krom.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan penggunaan jenis bahan penyamak terhadap kualitas fisik dan kimiawi kulit ikan Pari Mondol tersamak.
Materi penelitian berupa kulit ikan Pari Mondol (Himantura gerrardi) dan bahan samak.
Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratoris.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan bahan samak yang berbeda, yaitu formalin, krom, dan kombinasi.
Masing-masing perlakuan diulang tiga kali.
Variabel mutu yang diamati adalah kekuatan tarik, kemuluran, kekuatan sobek, ketebalan, suhu kerut, ketahanan bengkuk (bengkok), pH dan kadar air.
Data dianalisis menggunakan ANOVA dan perbedaan diantara perlakuan diuji dengan Uji Tukey.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan bahan penyamak menyebabkan pengaruh nyata terhadap nilai kekuatan tarik, kekuatan sobek dan ketebalan tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap nilai pH, kadar air dan ketahanan bengkuk.
Produk yang terbaik yaitu kulit ikan Pari Mondol yang disamak dengan bahan samak kombinasi antara krom dan mimosa, yang sebagian persyaratan mutunya sudah memenuhi persyaratan mutu kulit ikan Pari tersamak menurut SNI 06-6121-1999.
  Kata kunci: Kualitas, kulit Ikan Pari, penyamak     ABSTRACT  Meanwhile the quality of Stingray tanned leather which using chrome tannin materials was not yet known.
This research aims to determine the effect of different types used tannin materials towards physical and chemical quality of Stingray leather quality.
The materials used in this research isStingray (Himantura gerrardi) skin and tannin materials.
The study was conducted with laboratory experimental method.
The experiments was designed according to the Randomized Block Design with different tanning materials (formalin, chrome, and chrome-combination).
Each treatment was done with in triplicate.
The quality variables that measured were tensile strength, elongation, tear strength, thickness, shrinkage temperature, bent resistance, pH and moisture content.
Data were analyzed using Analysis of Variance.
To find the difference between treatments, the data were tested with Honestly Significant Difference Test .
The results showed that various of tannin materials gave significant effects to the values of tensile strength, tear strength and thickness however there was not any significant effect on bent resistance, moisture content and pH value.
The best product were Stingray tanned leather with chrome-combination tannin material, which partially quality requirements has been comply with Stingray tanned leather quality requirements according to SNI.
 Keywords: Quality, stingray skin, tanning.

Related Results

DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstrak (Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan yang memiliki genus ikan yang dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang memiliki toleransi tinggi terhad...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
Panelist's Level of Favor for Natural Non-MSG Flavor from Different Fish Meat
Panelist's Level of Favor for Natural Non-MSG Flavor from Different Fish Meat
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap penyedap rasa alami non MSG yang dibuat dari daging ikan yang berbeda. Prosedur pada penelitian...
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Effect of Gamma Irradiation on the Stability of Tanned Leather
Effect of Gamma Irradiation on the Stability of Tanned Leather
Leather tanning involves several processes of converting putrescible hide to stable leather resistant to harsh environmental conditions. Severe conditions such as high temperature...
EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA
EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA
Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakuk...

Back to Top