Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Asman Toga Melati: Pemanfaatan Tanaman Toga sebagai Model Agroeduwisata dalam Mencapai Pariwisata Lingkungan Berkelanjutan

View through CrossRef
Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) tidak hanya berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga memiliki potensi sebagai sarana edukasi dan pengembangan wisata berbasis lingkungan. Pengembangan agroeduwisata berbasis TOGA menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek pendidikan, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Asman Toga Melati sebagai model agroeduwisata dalam mencapai pariwisata lingkungan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Asman Toga Melati. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola dan pengunjung, dokumentasi, serta studi literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami peran agroeduwisata TOGA dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asman Toga Melati berhasil mengembangkan kawasan TOGA sebagai media pembelajaran mengenai keanekaragaman hayati, pemanfaatan tanaman obat, dan praktik konservasi lingkungan. Kegiatan edukatif yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pengunjung terhadap pentingnya pelestarian sumber daya alam. Selain itu, keberadaan agroeduwisata ini memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan produk olahan herbal dan kegiatan wisata berbasis komunitas. Kolaborasi antara masyarakat, pengelola, dan berbagai pemangku kepentingan turut memperkuat keberlanjutan program yang dijalankan. Dengan demikian, Asman Toga Melati menunjukkan bahwa pemanfaatan tanaman TOGA sebagai model agroeduwisata dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung terwujudnya pariwisata lingkungan yang berkelanjutan.
Title: Asman Toga Melati: Pemanfaatan Tanaman Toga sebagai Model Agroeduwisata dalam Mencapai Pariwisata Lingkungan Berkelanjutan
Description:
Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) tidak hanya berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga memiliki potensi sebagai sarana edukasi dan pengembangan wisata berbasis lingkungan.
Pengembangan agroeduwisata berbasis TOGA menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek pendidikan, ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Asman Toga Melati sebagai model agroeduwisata dalam mencapai pariwisata lingkungan berkelanjutan.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Asman Toga Melati.
Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola dan pengunjung, dokumentasi, serta studi literatur yang relevan.
Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami peran agroeduwisata TOGA dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asman Toga Melati berhasil mengembangkan kawasan TOGA sebagai media pembelajaran mengenai keanekaragaman hayati, pemanfaatan tanaman obat, dan praktik konservasi lingkungan.
Kegiatan edukatif yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pengunjung terhadap pentingnya pelestarian sumber daya alam.
Selain itu, keberadaan agroeduwisata ini memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan produk olahan herbal dan kegiatan wisata berbasis komunitas.
Kolaborasi antara masyarakat, pengelola, dan berbagai pemangku kepentingan turut memperkuat keberlanjutan program yang dijalankan.
Dengan demikian, Asman Toga Melati menunjukkan bahwa pemanfaatan tanaman TOGA sebagai model agroeduwisata dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung terwujudnya pariwisata lingkungan yang berkelanjutan.

Related Results

Pelatihan “NARTO” (Nanam Bareng Tanaman Obat Keluarga)
Pelatihan “NARTO” (Nanam Bareng Tanaman Obat Keluarga)
Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, perlu adanya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Tanaman TOGA merupakan tanaman hasil budidaya rumahan yang dapa...
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MANFAAT AGROWISATA (STUDI KASUS: AGROEDUWISATA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA)
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MANFAAT AGROWISATA (STUDI KASUS: AGROEDUWISATA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA)
Pengembangan kawasan agroeduwisata di Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura memunculkan persepsi mahasiswa baik dalam bentuk positif maupun negatif. Penulisan ini bertujuan un...
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENANAMAN TOGA MENGGUNAKAN TOGA CARD SEBAGAI MEDIA EDUKASI TOGA DI SEKOLAH
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENANAMAN TOGA MENGGUNAKAN TOGA CARD SEBAGAI MEDIA EDUKASI TOGA DI SEKOLAH
TOGA merupakan tanaman yang memiliki berbagai khasiat, salah satunya sebagai obat herbal yang ekonomis untuk mengatasi masalah kesehatan secara tradisional. Pemanfaatan TOGA tidak ...
Inovasi Pemberdayaan di Panti Asuhan Aisyiyah Bekonang: Menumbuhkan Kemandirian Melalui Budidaya dan Pengolahan TOGA
Inovasi Pemberdayaan di Panti Asuhan Aisyiyah Bekonang: Menumbuhkan Kemandirian Melalui Budidaya dan Pengolahan TOGA
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Bekonang Sukoharjo, memberikan keterampilan hidup yang bermanfaa...
EDUKASI RAGAM TANAMAN OBAT KELUARGA DI DUSUN MAHIA, MALUKU
EDUKASI RAGAM TANAMAN OBAT KELUARGA DI DUSUN MAHIA, MALUKU
Abstrak:Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat in...
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri Pada Masyarakat Desa Marindal-1
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri Pada Masyarakat Desa Marindal-1
Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman tanaman obat dan dapat dimanfaatkan sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). TOGA juga digunakan sebagai tanaman berestetika ya...
Pengembangan Agroeduwisata di Desa Pagarawan, Kabupaten Bangka Berdasarkan Partisipasi Masyarakat
Pengembangan Agroeduwisata di Desa Pagarawan, Kabupaten Bangka Berdasarkan Partisipasi Masyarakat
Pengembangan desa wisata dengan konsep agroeduwisata merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing daerah. Desa Pagarawan, Kabupaten Bangka, memiliki potensi besar untuk...

Back to Top