Javascript must be enabled to continue!
Budaya Cina dan Dinamika Tradisi Jawa
View through CrossRef
Penulisan sejarah mengenai masuknya Islam di Indonsia masih diperdebatkan oleh para ahli sejarah. Sebagian ahli sejarah mengatakan bahwa Islam datang dibawa oleh para pedagang muslim yang singgah di pesisir. Komunitas Muslim Cina yang memiliki peranan cukup penting dalam islamisasi di Nusantara karena hubungan antara Nusantara dengan Cina sudah terjalin sejak masa pra-Islam dan Islam sudah masuk ke Cina lebih dulu daripada ke Indonesia. Selain itu adanya pengaruh Cina dalam kebudayaan masyarakat Islam di Indonesia menunjukan adanya kontribusi Muslim Cina dalam Islamisasi di Indonesia Seperti halnya di Salatiga, tepatnya di Desa Kalibening, Kecamatan Randuacir terdapat cerita lisan yang menuturkan bahwa dalam penyebaran Islam terdapat tokoh Cina muslim yang bernama Lie Beng Ing. Bahkan sebagian sumber lain mengatakan bahwa nama Kalibening berasal dari nama tokoh tersebut. Lie Beng Ing disebut-sebut salah satu rombongan Cheng Ho yang tidak mau pulang ke Cina Selatan saat melakukan ekspedisi ke Jawa. Pengaruh dari akulturasi budaya Islam Jawa-Cina bisa dilihat dari beberapa peninggalan kepurbakalaan Islam di Jawa yang mengisyaratkan adanya pengaruh Cina yang cukup kuat pada abad ke-15 dan ke-16
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: Budaya Cina dan Dinamika Tradisi Jawa
Description:
Penulisan sejarah mengenai masuknya Islam di Indonsia masih diperdebatkan oleh para ahli sejarah.
Sebagian ahli sejarah mengatakan bahwa Islam datang dibawa oleh para pedagang muslim yang singgah di pesisir.
Komunitas Muslim Cina yang memiliki peranan cukup penting dalam islamisasi di Nusantara karena hubungan antara Nusantara dengan Cina sudah terjalin sejak masa pra-Islam dan Islam sudah masuk ke Cina lebih dulu daripada ke Indonesia.
Selain itu adanya pengaruh Cina dalam kebudayaan masyarakat Islam di Indonesia menunjukan adanya kontribusi Muslim Cina dalam Islamisasi di Indonesia Seperti halnya di Salatiga, tepatnya di Desa Kalibening, Kecamatan Randuacir terdapat cerita lisan yang menuturkan bahwa dalam penyebaran Islam terdapat tokoh Cina muslim yang bernama Lie Beng Ing.
Bahkan sebagian sumber lain mengatakan bahwa nama Kalibening berasal dari nama tokoh tersebut.
Lie Beng Ing disebut-sebut salah satu rombongan Cheng Ho yang tidak mau pulang ke Cina Selatan saat melakukan ekspedisi ke Jawa.
Pengaruh dari akulturasi budaya Islam Jawa-Cina bisa dilihat dari beberapa peninggalan kepurbakalaan Islam di Jawa yang mengisyaratkan adanya pengaruh Cina yang cukup kuat pada abad ke-15 dan ke-16.
Related Results
NASIONALISME ETNIS TIONGHOA DI INDONESIA
NASIONALISME ETNIS TIONGHOA DI INDONESIA
PENDAHULUANNegara-negara Asia Tenggara adalah negara-negara multietnis, multiagama, dan negara baru. Sebagian besar negara-negara ini mendefinisikan bangsa ke dalam terminologi �bu...
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
Abstract: Dukuh Lumbu in the village is the village Lumansari (residential) sub ethnic Javanese which is known as the Kalang of Java, they were known as the Kalang people. Group Lo...
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Abstract. The plants used were leaves and sap of Jatropha (Jatropha multifida L.). Jatropha contains flavonoids, alkaloids, tannins, saponins and phenolic acids, the compound conte...
Penglibatan Orang Cina dalam Perniagaan Candu di Kedah (1907–1934): Satu Analisis Interim
Penglibatan Orang Cina dalam Perniagaan Candu di Kedah (1907–1934): Satu Analisis Interim
Opium became a commodity brought into Malaya on a large scale by the Chinese beginning in the early 18th century. The high demand for opium, especially in Kedah, allowed the opium ...
Tradisi Bulusan Hadipolo sebagai Wujud Kearifan Lokal dalam Mempertahankan Nilai Sosial-Religius dan Identitas Budaya Masyarakat Hadipolo
Tradisi Bulusan Hadipolo sebagai Wujud Kearifan Lokal dalam Mempertahankan Nilai Sosial-Religius dan Identitas Budaya Masyarakat Hadipolo
Tradisi Bulusan merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dijaga dengan baik di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol...
Upaya Pelestarian Budaya dalam Tradisi Bakar Batu Mahasiswa Kabupaten Nabire di Kota Malang
Upaya Pelestarian Budaya dalam Tradisi Bakar Batu Mahasiswa Kabupaten Nabire di Kota Malang
Setiap daerah memiliki tradisi budaya yang harus dilestarikan. Hal ini dilakukan untuk mencegah akulturasi budaya lain, karena warga negara memiliki tanggung jawab untuk melestarik...
Mistisisme Sastra Lisan: Kearifan Lingkungan dalam Tradisi Cepetan Alas
Mistisisme Sastra Lisan: Kearifan Lingkungan dalam Tradisi Cepetan Alas
Abstrak
Penelitian ini mengkaji tradisi kebudayaan sebagai aktivitas dan proses berpikir, bertindak dan bersikap secara arif dan bijaksana dalam mengamati, memanfaatkan dan m...
NILAI BUDAYA DAN IMPLEMENTASI PANCASILA PADA TRADISI MANTEN KUCING DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
NILAI BUDAYA DAN IMPLEMENTASI PANCASILA PADA TRADISI MANTEN KUCING DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
<p>Tradisi Manten Kucing adalah tradisi yang cukup terkenal di Kabupaten Tulungagung. Tradisi Manten Kucing masih rutin dilaksanakan di salah satu desa yang ada di Kabupaten ...

