Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi di Salah Satu Puskesmas Semarang Barat Jawa Tengah

View through CrossRef
Pendahuluan: Hipertensi merupakan keadaan medis yang ditandai oleh tekanan darah yang lebih tinggi dari normal dan berlangsung secara terus-menerus. Berdasarkan studi sebelumnya, ditemukan bahwa rendahnya tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi obat berkaitan dengan penurunan kualitas hidup bagi pasien hipertensi Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di salah satu Puskesmas Semarang Barat Jawa Tengah. Metode: penelitian dekstriptif analitik dan Jenis penelitian ini adalah observasional dengan teknik cross sectional dengan respondennya adalah pasien hipertensi pada salah satu Puskesmas Di Semarang Barat Jawa Tengah pada tahun 2023. Analisa data dilakukan dengan melihat ada atau tidak pengaruh dari kepatuhan minum obat dengan karakteristik pasien dengan menggunakan uji chi square., pasien diberikan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale 8 (MMAS-8). Hasil: jenis kelamin perempuan lebih tinggi daripada laki-lali, usia 36tahun hingga 45 tahun dan 56 tahun hingga 65 tahun mempunyai kepatuhan yang tinggi, pendidikan diploma dan sarjana mempunyai nilai patuh yang tinggi, pekerjaan ibu rumah tangga dan PNS/TNI/POLRI mempunyai kepatuhan minum obat yang tinggi dan lama menderita diatas 2tahun kepatuhan minum obat sedang, terapi hipertensi dengan 2 hingga 3 obat patuh sedang daripada 1 obat, karakteristik penyakit lain sama tinggi dalam kepatuhan.Kesimpulan: Kepatuhan penggunaan obat antihipertensi di satu Puskesmas Di Semarang Barat Jawa Tengah berada pada kategori tinggi dan sedang. Laki – laki memiliki kategori kepatuhan yang sedang dan perempuan pada kategori kepatuhan yang tinggi. Kualitas hidup pasien hipertensi dengan persentase tertinggi pada domain energi sebanyak 39 pasien (74%). Terdapat hubungan karakteristik pasien dengan kepatuhan pada karakterteristik usia dengan  p value < 0,05. Kualitas hidup pada domain energi memiliki hubungan pada karakteristik pendidikan terakhir dengan nilai p value < 0,05, terapi hipertensi pada domain energi, dan menderita penyakit lain pada domain fungsi fisik.
Title: Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi di Salah Satu Puskesmas Semarang Barat Jawa Tengah
Description:
Pendahuluan: Hipertensi merupakan keadaan medis yang ditandai oleh tekanan darah yang lebih tinggi dari normal dan berlangsung secara terus-menerus.
Berdasarkan studi sebelumnya, ditemukan bahwa rendahnya tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi obat berkaitan dengan penurunan kualitas hidup bagi pasien hipertensi Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di salah satu Puskesmas Semarang Barat Jawa Tengah.
Metode: penelitian dekstriptif analitik dan Jenis penelitian ini adalah observasional dengan teknik cross sectional dengan respondennya adalah pasien hipertensi pada salah satu Puskesmas Di Semarang Barat Jawa Tengah pada tahun 2023.
Analisa data dilakukan dengan melihat ada atau tidak pengaruh dari kepatuhan minum obat dengan karakteristik pasien dengan menggunakan uji chi square.
, pasien diberikan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale 8 (MMAS-8).
Hasil: jenis kelamin perempuan lebih tinggi daripada laki-lali, usia 36tahun hingga 45 tahun dan 56 tahun hingga 65 tahun mempunyai kepatuhan yang tinggi, pendidikan diploma dan sarjana mempunyai nilai patuh yang tinggi, pekerjaan ibu rumah tangga dan PNS/TNI/POLRI mempunyai kepatuhan minum obat yang tinggi dan lama menderita diatas 2tahun kepatuhan minum obat sedang, terapi hipertensi dengan 2 hingga 3 obat patuh sedang daripada 1 obat, karakteristik penyakit lain sama tinggi dalam kepatuhan.
Kesimpulan: Kepatuhan penggunaan obat antihipertensi di satu Puskesmas Di Semarang Barat Jawa Tengah berada pada kategori tinggi dan sedang.
Laki – laki memiliki kategori kepatuhan yang sedang dan perempuan pada kategori kepatuhan yang tinggi.
Kualitas hidup pasien hipertensi dengan persentase tertinggi pada domain energi sebanyak 39 pasien (74%).
Terdapat hubungan karakteristik pasien dengan kepatuhan pada karakterteristik usia dengan  p value < 0,05.
Kualitas hidup pada domain energi memiliki hubungan pada karakteristik pendidikan terakhir dengan nilai p value < 0,05, terapi hipertensi pada domain energi, dan menderita penyakit lain pada domain fungsi fisik.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Edukasi Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Kualitas Hidup Pasien Prolanis Di Puskesmas Sirampog Tahun 2024
Pengaruh Edukasi Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Kualitas Hidup Pasien Prolanis Di Puskesmas Sirampog Tahun 2024
Hipertensi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah di pembuluh darah bertambah secara akut atau tidak normal. Kriteria diagnosis hipertensi yakni berdasarkan pengukuran tekanan ...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis
Hipertensi adalah penyakit dengan etiologi multifaktorial, dan bukti telah menunjukkan pentingnya penigkatan transportasi vaskuler, stres oksidatif, dan disbiosis usus dalam perkem...

Back to Top