Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PLURALISME AGAMA DALAM PEMIKIRAN PESANTREN DENGAN PENDEKATAN TEORI INTERAKSIONISME SIMBOLIK

View through CrossRef
Penelitian ini mendiskripsikan pluralisme agama perspektif Kiai Sholeh Bahruddin dengan model pendekatan teori interaksionisme simbolik. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif. Metodologi ini dipilih bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.Pluralisme agama dalam pemikiran pesantren dengan pendekatan teori interaksionisme simbolik menghasilkan: 1) Makna pluralisme agama perspektif Kiai Sholeh Bahruddin yakni Allah menjadikan ciptaannya berbeda-beda agama yaitu: Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, dan Konghuchu dengan tujuan agar bisa saling belajar berbagai macam cara seperti toleransi agama, hidup bermasyarakat, saling membantu, dan mengakui perbedaan itu sebagai karunia yang diberikanNya sebagai realita kehidupan; 2) Pancasila merupakan landasan utama yang digunakan oleh Kiai Sholeh Bahruddin dalam mengimplementasikan nilai pluralisme agama. Selain itu konsep pluralisme agama Kiai Sholeh Bahruddin dilatar belakangi dari pola kepemimpinan Nabi Muhammad yang berdasarkan piagam madinah; 3) Interaksi antarumat beragama di pondok pesantren Ngalah diimplementasikan dengan “kerja sama sosial keagamaan” dengan konsep dialog antarumat beragama dan “kerja sama dalam bidang agama” dengan konsep doa bersama, hubungan antarumat beragama, live in agama.
Universitas Yudharta Pasuruan
Title: PLURALISME AGAMA DALAM PEMIKIRAN PESANTREN DENGAN PENDEKATAN TEORI INTERAKSIONISME SIMBOLIK
Description:
Penelitian ini mendiskripsikan pluralisme agama perspektif Kiai Sholeh Bahruddin dengan model pendekatan teori interaksionisme simbolik.
Metodologi yang digunakan adalah kualitatif.
Metodologi ini dipilih bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif.
Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Pengambilan sampel yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.
Pluralisme agama dalam pemikiran pesantren dengan pendekatan teori interaksionisme simbolik menghasilkan: 1) Makna pluralisme agama perspektif Kiai Sholeh Bahruddin yakni Allah menjadikan ciptaannya berbeda-beda agama yaitu: Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, dan Konghuchu dengan tujuan agar bisa saling belajar berbagai macam cara seperti toleransi agama, hidup bermasyarakat, saling membantu, dan mengakui perbedaan itu sebagai karunia yang diberikanNya sebagai realita kehidupan; 2) Pancasila merupakan landasan utama yang digunakan oleh Kiai Sholeh Bahruddin dalam mengimplementasikan nilai pluralisme agama.
Selain itu konsep pluralisme agama Kiai Sholeh Bahruddin dilatar belakangi dari pola kepemimpinan Nabi Muhammad yang berdasarkan piagam madinah; 3) Interaksi antarumat beragama di pondok pesantren Ngalah diimplementasikan dengan “kerja sama sosial keagamaan” dengan konsep dialog antarumat beragama dan “kerja sama dalam bidang agama” dengan konsep doa bersama, hubungan antarumat beragama, live in agama.

Related Results

Pandangan MUI terhadap Pluralisme Agama
Pandangan MUI terhadap Pluralisme Agama
Religious pluralisme among Muslims itself raises pros and cons, acceptance on the one hand and resistance on the other. Supporters of religious pluralisme argue that this idea is a...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
Pluralisme Agama daripada Pemikiran Muhammad Uthman El-Muhammady
Pluralisme Agama daripada Pemikiran Muhammad Uthman El-Muhammady
Abstrak: Pluralisme yang membawa maksud kepelbagaian agama diterima secara baik, namun apabila perkataan ini digabungkan dengan agama dan membawa maksud menyamaratakan semua agama ...
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
Abstract:The role of pesantren education, since several centuries ago has contributed greatly to social reality. This view is inseparable from the role of pesantren as the last mor...
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
ABSTRACTThis study aims to describe, analyze and interpret the phenomenon of the development of Islamic boarding schools that grow and develop in the midst of the dynamics of confl...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Komunikasi Interaksionisme Simbolik Antara Pekerja Tunarungu Dengan Tamu (Studi Komunikasi di Kafe Kopi Tuli Depok)
Komunikasi Interaksionisme Simbolik Antara Pekerja Tunarungu Dengan Tamu (Studi Komunikasi di Kafe Kopi Tuli Depok)
Komunikasi interaksionisme simbolik yang berupa bahasa isyarat merupakan bentuk komunikasi tunarungu atau penyandang disabilitas tuli untuk memudahkan dalam menyampaikan pesan kepa...
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
AbstrakPondok pesantren merupakan  lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam secara tradisional yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Seiring dengan perkemban...

Back to Top