Javascript must be enabled to continue!
Rancangan Alat Bantu Latihan Footwork Bulutangkis Berbasis Teknologi Microcontroller
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang alat bantu latihan footwork pada permainan bulutangkis berbasis teknologi microcontrolle. Desain penelitian dan pengembangan (research and development) ini terdiri dari tahapan-tahapan rancangan desain produk, validasi desain, perbaikan desain, pembuatan produk, uji coba produk, revisi produk, serta ujicoba pemakaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai alat bantu pelatih untuk memandu atlit dalam melaksanakan latihan footwork. Alat ini akan menampilkan lokasi target yang harus dicapai oleh atlit pada satu saat melalui lampu display. Alat ini dapat dioperasikan baik dalam model manual maupun model otomatis, serta dapat berfungsi sebagai alat ukur tingkat keberhasilan seorang atlit dalam memenuhi target latihan. Keunggulan alat bantu ini adalah mampu mengukur tingkat keberhasilan atlit dalam menjalani setiap set latihan dan dapat disesuaikan tingkat kesulitan sesuai kebutuhan. Tingkat kesulitah latihan menguunakann alat ini dapat divariasikan berdasarkan parameter waktu latihan, berdasar jumlah langkah pada setiap set latihan, atau parameter jarak langkah melalui penempatan lokasi sensor target di lapangan. Setelah melalui uji validitas oleh para pakar (expert judment) dapat disimpulkan bahwa rancangan alat bantu ini dapat digunakan untuk membantu latihan footwork bulutangkis dengan baik.
Universitas Jenderal Soedirman
Title: Rancangan Alat Bantu Latihan Footwork Bulutangkis Berbasis Teknologi Microcontroller
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang alat bantu latihan footwork pada permainan bulutangkis berbasis teknologi microcontrolle.
Desain penelitian dan pengembangan (research and development) ini terdiri dari tahapan-tahapan rancangan desain produk, validasi desain, perbaikan desain, pembuatan produk, uji coba produk, revisi produk, serta ujicoba pemakaian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai alat bantu pelatih untuk memandu atlit dalam melaksanakan latihan footwork.
Alat ini akan menampilkan lokasi target yang harus dicapai oleh atlit pada satu saat melalui lampu display.
Alat ini dapat dioperasikan baik dalam model manual maupun model otomatis, serta dapat berfungsi sebagai alat ukur tingkat keberhasilan seorang atlit dalam memenuhi target latihan.
Keunggulan alat bantu ini adalah mampu mengukur tingkat keberhasilan atlit dalam menjalani setiap set latihan dan dapat disesuaikan tingkat kesulitan sesuai kebutuhan.
Tingkat kesulitah latihan menguunakann alat ini dapat divariasikan berdasarkan parameter waktu latihan, berdasar jumlah langkah pada setiap set latihan, atau parameter jarak langkah melalui penempatan lokasi sensor target di lapangan.
Setelah melalui uji validitas oleh para pakar (expert judment) dapat disimpulkan bahwa rancangan alat bantu ini dapat digunakan untuk membantu latihan footwork bulutangkis dengan baik.
.
Related Results
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN POLA PUKULAN TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULU TANGKIS PADA SISWA EXTRAKURIKULER BULU TANGKIS
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN POLA PUKULAN TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULU TANGKIS PADA SISWA EXTRAKURIKULER BULU TANGKIS
ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk mengetahui (1). Untuk mengetahui Perbedaan pengaruh pendekatan sistem latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bul...
PERBANDINGAN LATIHAN FOOTWORK DAN SHADOW TERHADAP KELINCAHAN ATLET TIM BULUTANGKIS PB. SETIA PUTRA
PERBANDINGAN LATIHAN FOOTWORK DAN SHADOW TERHADAP KELINCAHAN ATLET TIM BULUTANGKIS PB. SETIA PUTRA
Kelincahan merupakan komponen fisik yang sangat penting dalam olahraga bulutangkis, hal ini dikarenkan agar para pemain dapat bergerak ke segala arah dengan cepat dan tepat untuk ...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Footwork Atlet Bulutangkis
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Footwork Atlet Bulutangkis
Bulutanngkis merupakan salah satu permainan populer yang ada di Indonesia. Komponen latihan pada atlet bulutangkis terdiri dari kondisi fisik, teknik, taktik dan mental, ke empat k...
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SMASH BULUTANGKIS UNTUK USIA REMAJA
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SMASH BULUTANGKIS UNTUK USIA REMAJA
Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan smash pada bulutangkis untuk usia remaja. Penelitian ini menggunakan metode research and develop...
PENERAPAN LATIHAN SHADOW FOOTWORK UNTUK MENINGKATKAN KELINCAHAN (AGILITY) PADA ATLET BULUTANGKIS PUTRA PB BUANA SAKTI PADA USIA ANAK- ANAK
PENERAPAN LATIHAN SHADOW FOOTWORK UNTUK MENINGKATKAN KELINCAHAN (AGILITY) PADA ATLET BULUTANGKIS PUTRA PB BUANA SAKTI PADA USIA ANAK- ANAK
Bulutangkis merupakan salah satu olahraga yang memerlukan kelincahan dan ketangkasan kaki agar dapat bergerak ke berbagai arah, maka dilakukan latihan Shadow Footwork untuk meningk...
Feasibility of Smartphone-Based Badminton Footwork Performance Assessment System
Feasibility of Smartphone-Based Badminton Footwork Performance Assessment System
Footwork is the most fundamental skill in badminton, involving the ability of acceleration or deceleration and changing directions on the court, which is related to accurate shots ...
Pengaruh Latihan Leader Drill Terhadap Footwork Atlet Bulutangkis Anak Usia 8-12 Tahun di Club Djejama Akbar
Pengaruh Latihan Leader Drill Terhadap Footwork Atlet Bulutangkis Anak Usia 8-12 Tahun di Club Djejama Akbar
Bulutangkis adalah olahraga yang memerlukan kelincahan, kecepatan, dan koordinasi gerakan yang optimal. Pengembangan kemampuan footwork menjadi kunci utama bagi atlet usia dini unt...
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk stigma dan diskriminasi sehingga belum dapat berkontribusi aktif secara optimal dalam pembangunan....

