Javascript must be enabled to continue!
Perubahan Lingkungan Holosen Akhir Berdasarkan Rekaman Polen dari Delta Berau-Kalimantan Timur
View through CrossRef
Biodiversitas atau keragaman hayati merupakan aspek penting dalam pengembangan geopark selain keragaman geologi dan keragaman budaya. Keragaman hayati modern dapat diketahui berdaasarkan survei flora dan fauna. Meskipun secara natural keragaman saat ini berasal dari keragaman di masa lalu, namun perbedaan keragaman hayati keduanya dapat berbeda karena terjadinya perubahan lingkungan. Keanekaraman hayati masa lalu dapat diketahui berdasarkan fosil yang terawetkan di dalam sedimen. Dalam konteks tumbuhan di masa lalu, keanekaragamannya dapat diketahui berdasarkan fosil serbuk sari yang terawetkan di dalam sedimen. Hasil identifikasi polen dari sebuah inti bor sepanjang 100 cm di Delta Berau, Kalimantan Timur menunjukkan 80 jenis polen dan 13 jenis spora. Jenis polen yang hadir didominasi oleh jenis-jenis polen tumbuhan hutan dataran rendah. Proporsi polen dari jenis dan kelompok tumbuhan tertentu memberi informasi tentang kelimpahan tumbuhannya di dalam hutan baik hutan dataran rendah, hutan mangrove, hutan pegunungan dan tumbuhan padang rumput. Data keanekaragaman dan kelimpahan tumbuhan berdasarkan fosil polen dan spora dalam sedimen ini dapat digunakan untuk menyokong tersedianya informasi saintifik tentang keanekaragaman hayati pada kala Holosen di Kawasan warisan geologi Sangkulirang-Mangkalihat.Katakunci: Biodiversitas, dinamika hutan, hutan dataran rendah, hutan padang rumput, hutan pegunungan, mangrove, polen, spora.
Title: Perubahan Lingkungan Holosen Akhir Berdasarkan Rekaman Polen dari Delta Berau-Kalimantan Timur
Description:
Biodiversitas atau keragaman hayati merupakan aspek penting dalam pengembangan geopark selain keragaman geologi dan keragaman budaya.
Keragaman hayati modern dapat diketahui berdaasarkan survei flora dan fauna.
Meskipun secara natural keragaman saat ini berasal dari keragaman di masa lalu, namun perbedaan keragaman hayati keduanya dapat berbeda karena terjadinya perubahan lingkungan.
Keanekaraman hayati masa lalu dapat diketahui berdasarkan fosil yang terawetkan di dalam sedimen.
Dalam konteks tumbuhan di masa lalu, keanekaragamannya dapat diketahui berdasarkan fosil serbuk sari yang terawetkan di dalam sedimen.
Hasil identifikasi polen dari sebuah inti bor sepanjang 100 cm di Delta Berau, Kalimantan Timur menunjukkan 80 jenis polen dan 13 jenis spora.
Jenis polen yang hadir didominasi oleh jenis-jenis polen tumbuhan hutan dataran rendah.
Proporsi polen dari jenis dan kelompok tumbuhan tertentu memberi informasi tentang kelimpahan tumbuhannya di dalam hutan baik hutan dataran rendah, hutan mangrove, hutan pegunungan dan tumbuhan padang rumput.
Data keanekaragaman dan kelimpahan tumbuhan berdasarkan fosil polen dan spora dalam sedimen ini dapat digunakan untuk menyokong tersedianya informasi saintifik tentang keanekaragaman hayati pada kala Holosen di Kawasan warisan geologi Sangkulirang-Mangkalihat.
Katakunci: Biodiversitas, dinamika hutan, hutan dataran rendah, hutan padang rumput, hutan pegunungan, mangrove, polen, spora.
Related Results
Analisis Bentuk dan Makna Kata Berafiks yang Berkategori Verbal pada Bahasa Berau
Analisis Bentuk dan Makna Kata Berafiks yang Berkategori Verbal pada Bahasa Berau
Penelitian ini difokuskan pada analisis bentuk dan makna kata berafiks yang berkategori verbal pada bahasa Berau, alasan pengambilan objek bahasa Berau karena bahasa Berau merupaka...
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Menganalisis pengaruh tenaga kerja subsektor Kehutanan secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor Kehutanan di Kabupaten Berau. ...
ANALISIS SEDIMEN DAN PERUBAHAN KONDISI LINGKUNGAN:DAERAH KASUS DELTA MAHAKAM KALIMANTAN TIMUR
ANALISIS SEDIMEN DAN PERUBAHAN KONDISI LINGKUNGAN:DAERAH KASUS DELTA MAHAKAM KALIMANTAN TIMUR
Delta Mahakam mempunyai sumberdaya minyak dan gas bumi serta sumberdaya laut lainnya. Hutan mangrove di kawasan Delta Mahakam merupakan salah satu parameter kelestarian lingkungan....
Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Abstract: As a tourist destination, Berau Regency has experienced a significant increase in tourist visits in recent years. Tourism development in Berau Regency still faces several...
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Abstract
This study aims to study the effect of the length of the time of final fermentation (final proofing) in making Japanese Milk Bread. This research was conducted at th...
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
<span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Times New Roman','serif'">ΠΗΛΙΝΑ ΙΓ&Delta...
Delta-8-THC: Delta-9-THC’s nicer younger sibling?
Delta-8-THC: Delta-9-THC’s nicer younger sibling?
Abstract
Background
Products containing delta-8-THC became widely available in most of the USA following the 2018 Farm Bill and by late 2020 were co...
DISTRIBUTION, MORPHOLOGICAL VARIATION AND NEW VARIETY OF BACCAUREA ANGULATA MERR. (PHYLLANTHACEAE)
DISTRIBUTION, MORPHOLOGICAL VARIATION AND NEW VARIETY OF BACCAUREA ANGULATA MERR. (PHYLLANTHACEAE)
Gunawan, Tatik Chikmawati, Sobir & Sulistijorini.2018. Distribusi, Variasi Morfologi dan Varietas Baru dari Baccaurea angulata Merr. (Phyllanthaceae). Floribunda 6(1): 1–11. — ...

