Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance

View through CrossRef
Tujuan. Lingkungan kinerja yang ramah lingkungan memiliki kegiatan aktivitas yang tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kelestarian lingkungan dapat terlaksana jika perusahaan mampu menciptakan lingkungan kinerja ramah lingkungan. Untuk menciptakan lingkungan kinerja ramah lingkungan dilakukan analisis MSDM ramah lingkungan, SDM ramah lingkungan, inovasi ramah lingkungan, dan dukungan organisasi yang dirasakan. Yang mana analisis tersebut dapat mencapai lingkungan kinerja yang ramah lingkungan. Material dan Metode. Model yang dipakai dalam penelitian ini adalah model persamaan structural dengan menggunakan software SPSS 23. Kriteria responden dalam penelitian yaitu tenaga kerja dengan populasi yang diambil sebanyak 60 karyawan. Hasil. MSDM ramah lingkungan, SDM ramah lingkungan, inovasi ramah lingkungan, dan dukungan organisasi yang dirasakan oleh karyawan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja lingkungan. Sehingga dari hasil penelitian membuktikan bahwa penting suatu perusahaan memperhatikan lingkungan kinerja. Kesimpulan. Lingkungan kinerja yang baik didukung oleh MSDM ramah lingkungan dan SDM ramah lingkungan, selain MSDM dan SDM ramah lingkungan juga didukung oleh inovasi ramah lingkungan dan dukungan organisasi yang dirasakan. Yang mana mampu meningkatkan lingkungan kinerja yang ramah lingkungan.
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Title: Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance
Description:
Tujuan.
Lingkungan kinerja yang ramah lingkungan memiliki kegiatan aktivitas yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Kelestarian lingkungan dapat terlaksana jika perusahaan mampu menciptakan lingkungan kinerja ramah lingkungan.
Untuk menciptakan lingkungan kinerja ramah lingkungan dilakukan analisis MSDM ramah lingkungan, SDM ramah lingkungan, inovasi ramah lingkungan, dan dukungan organisasi yang dirasakan.
Yang mana analisis tersebut dapat mencapai lingkungan kinerja yang ramah lingkungan.
Material dan Metode.
Model yang dipakai dalam penelitian ini adalah model persamaan structural dengan menggunakan software SPSS 23.
Kriteria responden dalam penelitian yaitu tenaga kerja dengan populasi yang diambil sebanyak 60 karyawan.
Hasil.
MSDM ramah lingkungan, SDM ramah lingkungan, inovasi ramah lingkungan, dan dukungan organisasi yang dirasakan oleh karyawan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja lingkungan.
Sehingga dari hasil penelitian membuktikan bahwa penting suatu perusahaan memperhatikan lingkungan kinerja.
Kesimpulan.
Lingkungan kinerja yang baik didukung oleh MSDM ramah lingkungan dan SDM ramah lingkungan, selain MSDM dan SDM ramah lingkungan juga didukung oleh inovasi ramah lingkungan dan dukungan organisasi yang dirasakan.
Yang mana mampu meningkatkan lingkungan kinerja yang ramah lingkungan.

Related Results

Exploring Perceived Organizational Support to Improve Account Officer Performance
Exploring Perceived Organizational Support to Improve Account Officer Performance
The purpose of this study was to identify Perceived Supervisor Support, Quality of Work Life on the performance of Account Officers with Perceived Organizational Support mediation....
Change or paradox: the double-edged sword effect of organizational crisis on employee behavior
Change or paradox: the double-edged sword effect of organizational crisis on employee behavior
PurposeBased on cognitive appraisal theory of stress, this study develops an integrated model to examine the double-edged sword effect and boundary conditions of the impact of orga...
Materialism and Environmental Knowledge as a Mediator for Relationships between Religiosity and Ethical Consumption
Materialism and Environmental Knowledge as a Mediator for Relationships between Religiosity and Ethical Consumption
ABSTRACTOn a global and regional scale, Indonesia has one of the least environmentally sustainable economies in the Asia-Pacific region. Consumption is one of the key factors contr...
GREEN INTELLECTUAL CAPITAL DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA COFFEE SHOP DI KOTA DENPASAR
GREEN INTELLECTUAL CAPITAL DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA COFFEE SHOP DI KOTA DENPASAR
ABSTRACT Company must have a competitive advantage to dominate in increasingly tight business competition. Competitive advantage is the ability to compete through better comp...

Back to Top