Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi K3 dengan Metode Analytic Hierarchy Process pada PT. Silva Andia Utama

View through CrossRef
Abstrak. Untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) di PT Silva Andia Utama, evaluasi dilakukan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas dan mengetahui efektivitas implementasi sistem. Berlokasi di Desa Giriasih, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, evaluasi ini melibatkan dokumentasi, kuesioner, audit SMKP, pembobotan AHP, serta analisis terhadap SOP dan Job Safety Analysis. Hasil evaluasi mengungkapkan adanya 2 risiko menengah dan 6 risiko sangat berbahaya yang memerlukan pengendalian lebih lanjut. Dari survei kepada 45 pekerja melalui 13 pertanyaan, sebagian besar responden menyatakan "setuju" bahwa SMKP diterapkan. Namun, audit SMKP hanya mencapai skor 4%, sementara pembobotan AHP menghasilkan nilai 194,64, dengan kategori predikat "Kurang" (D). Faktor utama kendala penerapan adalah rendahnya kesadaran pekerja terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan ketidaksesuaian dengan SOP. Untuk perbaikan, direkomendasikan audit berkala untuk memantau dan membandingkan hasil implementasi SMKP dengan standar dalam Kepdirjen Minerba No. 185 Tahun 2019, serta evaluasi ketidaksesuaian dalam kegiatan kerja. Langkah ini penting untuk meningkatkan efektivitas sistem keselamatan kerja dan kesehatan di lingkungan pertambangan. Abstract. The implementation of the Mining Safety Management System (SMKP) at PT Silva Andia Utama in Giriasih Village, Batujajar District, West Bandung, was evaluated using the Analytic Hierarchy Process (AHP). The evaluation aimed to assess the system's effectiveness and identify shortcomings in occupational safety and health practices. Data sources included documentation, questionnaires, SMKP audits, and analyses of Standard Operating Procedures (SOPs) and Job Safety Analysis. The findings revealed 2 medium risks and 6 high risks, necessitating immediate risk control measures. A survey of 45 workers showed that most agreed SMKP was implemented; however, the SMKP audit scored only 4%, and the AHP assessment produced a score of 194.64, categorized as "Less" (D). These results indicated that SMKP implementation was not optimal. Key issues included low worker awareness of Personal Protective Equipment (PPE) usage and non-compliance with SOPs. These gaps underscore the importance of improving training and safety culture within the company. To enhance SMKP implementation, periodic audits should be conducted to monitor progress and compare results over time. Aligning practices with the Directorate General of Mineral and Mineral Resources Regulation No. 185 of 2019 is essential to ensure a safer and more compliant mining operation.
Title: Evaluasi K3 dengan Metode Analytic Hierarchy Process pada PT. Silva Andia Utama
Description:
Abstrak.
Untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) di PT Silva Andia Utama, evaluasi dilakukan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas dan mengetahui efektivitas implementasi sistem.
Berlokasi di Desa Giriasih, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, evaluasi ini melibatkan dokumentasi, kuesioner, audit SMKP, pembobotan AHP, serta analisis terhadap SOP dan Job Safety Analysis.
Hasil evaluasi mengungkapkan adanya 2 risiko menengah dan 6 risiko sangat berbahaya yang memerlukan pengendalian lebih lanjut.
Dari survei kepada 45 pekerja melalui 13 pertanyaan, sebagian besar responden menyatakan "setuju" bahwa SMKP diterapkan.
Namun, audit SMKP hanya mencapai skor 4%, sementara pembobotan AHP menghasilkan nilai 194,64, dengan kategori predikat "Kurang" (D).
Faktor utama kendala penerapan adalah rendahnya kesadaran pekerja terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan ketidaksesuaian dengan SOP.
Untuk perbaikan, direkomendasikan audit berkala untuk memantau dan membandingkan hasil implementasi SMKP dengan standar dalam Kepdirjen Minerba No.
185 Tahun 2019, serta evaluasi ketidaksesuaian dalam kegiatan kerja.
Langkah ini penting untuk meningkatkan efektivitas sistem keselamatan kerja dan kesehatan di lingkungan pertambangan.
Abstract.
The implementation of the Mining Safety Management System (SMKP) at PT Silva Andia Utama in Giriasih Village, Batujajar District, West Bandung, was evaluated using the Analytic Hierarchy Process (AHP).
The evaluation aimed to assess the system's effectiveness and identify shortcomings in occupational safety and health practices.
Data sources included documentation, questionnaires, SMKP audits, and analyses of Standard Operating Procedures (SOPs) and Job Safety Analysis.
The findings revealed 2 medium risks and 6 high risks, necessitating immediate risk control measures.
A survey of 45 workers showed that most agreed SMKP was implemented; however, the SMKP audit scored only 4%, and the AHP assessment produced a score of 194.
64, categorized as "Less" (D).
These results indicated that SMKP implementation was not optimal.
Key issues included low worker awareness of Personal Protective Equipment (PPE) usage and non-compliance with SOPs.
These gaps underscore the importance of improving training and safety culture within the company.
To enhance SMKP implementation, periodic audits should be conducted to monitor progress and compare results over time.
Aligning practices with the Directorate General of Mineral and Mineral Resources Regulation No.
185 of 2019 is essential to ensure a safer and more compliant mining operation.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
What is Analytic Philosophy
What is Analytic Philosophy
Special Issue: What is Analytic PhilosophyReferencesHaaparantaG. P. Baker and P. M. S. Hacker. Frege: Logical Excavations. Oxford, Blackwell, 1984.M. Dummett. The Interpretation of...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
Penilaian Keberhasilan Dan Bentuk Evaluasi Keperawatan
Penilaian Keberhasilan Dan Bentuk Evaluasi Keperawatan
Latar Belakang : perawat perlu melakukan tahap evaluasi pada proses keperawatan untuk menilai keberhasilan dari tahapan proses keperawatan yang sebelumnya dilakukan, dalam melakuk...
Anais da VIII Jornada Odontológica da Unicastelo
Anais da VIII Jornada Odontológica da Unicastelo
CATEGORIA PAINELP 01. NÓDULOS PULPARES - CALCIFICAÇÕES. TAVARES, THAÍS RUAS; SEKI, NATHALIA MARIKO ASSAKAWA; SOUZA, EDMARA REGINA DIAS; SIVA, AMANDA SOUZA; SIMONATO, LUCIANA ESTEVA...
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Konsep, Prinsip, dan Landasan Evaluasi dalam Perspektif Islam
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Konsep, Prinsip, dan Landasan Evaluasi dalam Perspektif Islam
Evaluasi pembelajaran merupakan komponen esensial dalam pendidikan yang berfungsi untuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran secara sistematis dan berkelanjutan. Dalam konteks ...

Back to Top