Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Work-Life Balance dan Psychological Capital terhadap Retensi Karyawan
View through CrossRef
Retensi karyawan menjadi isu penting dalam manajemen sumber daya manusia karena tingginya tingkat perpindahan kerja dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Faktor yang diduga memengaruhi retensi karyawan antara lain work-life balance dan psychological capital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan psychological capital terhadap retensi karyawan pada perusahaan JKM Sidoarjo, baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan perusahaan JKM Sidoarjo sebanyak 70 orang, sehingga teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Sebelum analisis dilakukan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan dengan nilai t hitung 4,196 dan signifikansi 0,000. Psychological capital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan dengan nilai t hitung 5,442 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap retensi karyawan dengan nilai F hitung 52,431 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,598 menunjukkan kontribusi sebesar 59,8%. Disimpulkan bahwa peningkatan work-life balance dan psychological capital dapat meningkatkan retensi karyawan di perusahaan.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan
Title: Pengaruh Work-Life Balance dan Psychological Capital terhadap Retensi Karyawan
Description:
Retensi karyawan menjadi isu penting dalam manajemen sumber daya manusia karena tingginya tingkat perpindahan kerja dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan.
Faktor yang diduga memengaruhi retensi karyawan antara lain work-life balance dan psychological capital.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan psychological capital terhadap retensi karyawan pada perusahaan JKM Sidoarjo, baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Populasi penelitian adalah seluruh karyawan perusahaan JKM Sidoarjo sebanyak 70 orang, sehingga teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh.
Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS.
Sebelum analisis dilakukan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan dengan nilai t hitung 4,196 dan signifikansi 0,000.
Psychological capital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan dengan nilai t hitung 5,442 dan signifikansi 0,000.
Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap retensi karyawan dengan nilai F hitung 52,431 dan signifikansi 0,000.
Nilai Adjusted R Square sebesar 0,598 menunjukkan kontribusi sebesar 59,8%.
Disimpulkan bahwa peningkatan work-life balance dan psychological capital dapat meningkatkan retensi karyawan di perusahaan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Kata Kunci: Kenaikan Laba, Return Saham, Kenaikan Dividen.
Kata Kunci: Kenaikan Laba, Return Saham, Kenaikan Dividen.
Abstract. In the company work life balance is a term for balancing personal life and work. The balance that occurs between each employee is viewed from work life and person...
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
Keberhasilan sebuah perusahaan sangat erat kaitannya dengan kinerja karyawan yang ada di dalamnya. Karyawan merupakan penggerak dan pengendali dalam perusahaan. Meningkatnya kinerj...
Pengaruh Work Life Balance dan Self Efficacy terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) yang Berdampak pada Kinerja Karyawan
Pengaruh Work Life Balance dan Self Efficacy terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) yang Berdampak pada Kinerja Karyawan
Abstract :
The aim of this research is to analyze the influence of work life balance and self efficacy on citizenship behavior (OCB) which has an impact on employee performance. T...
Pengaruh Kompetensi Karyawan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kereta Api Indonesia Aset Daop 2 Bandung
Pengaruh Kompetensi Karyawan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kereta Api Indonesia Aset Daop 2 Bandung
Abstract. Competence is very important in supporting employee performance, many efforts have been made by companies to improve this competence, including through various training, ...
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. Human Resource Management that is managed with full effort is necessary in order to improve the results of good employee performance, because employee performance is one ...
Analisis Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Pt. Hwa Seung Indonesia)
Analisis Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Pt. Hwa Seung Indonesia)
Tujuan. Untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi karyawan, untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, untuk menganalisis pengar...

