Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN STABILITAS KAPAL SEISMIK PADA KAPAL RISET BARUNA JAYA II

View through CrossRef
Keselamatan kapal menjadi isu global dan komisi keselamatan maritime dari IMO (International Maritime Organization) mengembangkan persyaratan untuk diterima oleh para pihak yang menandatangani Konvensi Internasional untuk keselamatan jiwa di laut SOLAS 1974 (Safety Of Life At Sea 1974). Sementara itu, stabilitas kapal adalah faktor penting dalam menjaga keselamatan kapal dari kecelakaan kapal oleh faktor ketidak setimbangan. Melalui uji kemiringan (inlcining test) dan pembebanan pada kapal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas kapal pada KR. Baruna Jaya II sebagai kapal riset khusus survei seismik. Hasil Analisis stabilitas kapal kemudian dibandingkan dengan kriteria umum stabilitas kapal menurut standar IMO dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Sebagai hasil, tinggi metacenter dan nilai penegak (GZ) memenuhi ketentuan menurut BKI dan IMO. Lebih lanjut, seluruh uji stabilitas kapal secara umum juga menunjukkan hasil yang sesuai standar IMO. Sementara itu, beberapa kondisi yang tidak memenuhi persyaratan dapat menjadi normal melalui pengaturan ballas secara penuh.  Kajian lebih lanjut diperlukan terutama terkait penentuan spesifikasi dan penempatan ballas tetap untuk perhitungan stabilitas kapal dengan ballas tetap.
Title: KAJIAN STABILITAS KAPAL SEISMIK PADA KAPAL RISET BARUNA JAYA II
Description:
Keselamatan kapal menjadi isu global dan komisi keselamatan maritime dari IMO (International Maritime Organization) mengembangkan persyaratan untuk diterima oleh para pihak yang menandatangani Konvensi Internasional untuk keselamatan jiwa di laut SOLAS 1974 (Safety Of Life At Sea 1974).
Sementara itu, stabilitas kapal adalah faktor penting dalam menjaga keselamatan kapal dari kecelakaan kapal oleh faktor ketidak setimbangan.
Melalui uji kemiringan (inlcining test) dan pembebanan pada kapal.
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas kapal pada KR.
Baruna Jaya II sebagai kapal riset khusus survei seismik.
Hasil Analisis stabilitas kapal kemudian dibandingkan dengan kriteria umum stabilitas kapal menurut standar IMO dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).
Sebagai hasil, tinggi metacenter dan nilai penegak (GZ) memenuhi ketentuan menurut BKI dan IMO.
Lebih lanjut, seluruh uji stabilitas kapal secara umum juga menunjukkan hasil yang sesuai standar IMO.
Sementara itu, beberapa kondisi yang tidak memenuhi persyaratan dapat menjadi normal melalui pengaturan ballas secara penuh.
  Kajian lebih lanjut diperlukan terutama terkait penentuan spesifikasi dan penempatan ballas tetap untuk perhitungan stabilitas kapal dengan ballas tetap.

Related Results

APLIKASI METODE PSEUDO 3D SEISMIK DI CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA MENGGUNAKAN K.R. BARUNA JAYA II
APLIKASI METODE PSEUDO 3D SEISMIK DI CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA MENGGUNAKAN K.R. BARUNA JAYA II
ABSTRAK Tuntutan untuk mengikuti perkembangan kebutuhan industri migas menjadi motivasi dalam mengembangkan teknik penerapan dan aplikasi akuisisi seismik multichannel 2D. Pe...
PENGARUH DIMENSI TERHADAP PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL MATERIAL FRP
PENGARUH DIMENSI TERHADAP PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL MATERIAL FRP
Abstrak Kontribusi kapal-kapal penumpang kecil kecepatan tinggi (speed-boats) dalam menunjang transportasi penumpang diwilayah kepulauan sangat dibutuhkan. Hal ini terkait dengan k...
EVALUASI PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL
EVALUASI PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL
Abstrak Parameter stabilitas kapal-kapal penumpang kecil dengan kecepatan tinggi (speedboat) dievaluasi. Hal ini terkait dengan sering terjadinya kecelakaan di laut terhadap kapal-...
KOREKSI MISTIE PADA SEISMIK SINGLE CHANNEL MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DI PERAIRAN BINTAN SELATAN
KOREKSI MISTIE PADA SEISMIK SINGLE CHANNEL MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DI PERAIRAN BINTAN SELATAN
Seismik merupakan metode eksplorasi geologi bawah laut dengan menggunakan penjalaran gelombang akustik sehingga dapat menggambarkan bentuk dan lapisan bawah permukaan dasar laut. P...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...

Back to Top