Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

GAYA HIDUP BARU KAUM MUDA GEMAR MENGUNJUNGI COFFEE SHOP (STUDI FENOMENOLOGI PADA ANAK MUDA PENGUNJUNG COFFEE SHOP DI KOTA SALATIGA)

View through CrossRef
Di era modern dengan teknologi yang berkembang pesat, membuat tumbuhnya  inovasi baru yang menarik perhatian anak muda. Kini olahan kopi berinovasi bersama coffee shop yang menyediakan fasilitas modern, menu makanan yang bervariasi, pembayaran dilakukan dengan e-money, serta internet cepat dan gratis yang mempengaruhi anak muda untuk datang ke coffee shop. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gaya hidup baru pada anak muda yang gemar mengunjungi coffee shop dapat terbentuk di Kota Salatiga, di mana coffee shop yang mulai berkembang di Kota Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi dengan dasar kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Perubahan gaya hidup pada anak muda yang tertarik untuk datang ke coffee shop didorong oleh faktor sosial dari keluarga atau lingkungan sekitar. Anak muda menyadari akan gengsi terhadap coffee shop atas nilai praktis dan kenyamanan dibandingkan kedai kopi sederhana. Penerapan gaya hidup baru memiliki tujuan sebagai eksistensi diri dilingkungan sekitar, terlebih bagi anak muda pengguna media sosial.
Title: GAYA HIDUP BARU KAUM MUDA GEMAR MENGUNJUNGI COFFEE SHOP (STUDI FENOMENOLOGI PADA ANAK MUDA PENGUNJUNG COFFEE SHOP DI KOTA SALATIGA)
Description:
Di era modern dengan teknologi yang berkembang pesat, membuat tumbuhnya  inovasi baru yang menarik perhatian anak muda.
Kini olahan kopi berinovasi bersama coffee shop yang menyediakan fasilitas modern, menu makanan yang bervariasi, pembayaran dilakukan dengan e-money, serta internet cepat dan gratis yang mempengaruhi anak muda untuk datang ke coffee shop.
Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gaya hidup baru pada anak muda yang gemar mengunjungi coffee shop dapat terbentuk di Kota Salatiga, di mana coffee shop yang mulai berkembang di Kota Salatiga.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi dengan dasar kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara.
Perubahan gaya hidup pada anak muda yang tertarik untuk datang ke coffee shop didorong oleh faktor sosial dari keluarga atau lingkungan sekitar.
Anak muda menyadari akan gengsi terhadap coffee shop atas nilai praktis dan kenyamanan dibandingkan kedai kopi sederhana.
Penerapan gaya hidup baru memiliki tujuan sebagai eksistensi diri dilingkungan sekitar, terlebih bagi anak muda pengguna media sosial.

Related Results

Kegiatan Marketing Public Relations 150 Coffee & Garden
Kegiatan Marketing Public Relations 150 Coffee & Garden
Abstract. 150 Coffee & Garden is a coffee shop which is located at Jalan Sulaksana No. 50 cities of Bandung. Founded in 2017, 150 Coffee & Garden is loved by all groups, bo...
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI INSTAGRAM @pointcoffeeid DALAM MEMPERTAHANKAN BRAND IMAGE
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI INSTAGRAM @pointcoffeeid DALAM MEMPERTAHANKAN BRAND IMAGE
ABSTRAK Usaha kedai kopi menjadi salah satu ranah usaha yang banyak diminati banyak orang di Indonesia karena kopi sendiri merupakan salah satu komoditas terbesar di Indones...
Pembelajaran yang Transformatif dalam Pelayanan Kaum Muda
Pembelajaran yang Transformatif dalam Pelayanan Kaum Muda
Masa muda adalah masa di mana seseorang mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan dalam dirinya, baik kemampuan, keterbatasan, kepercayaan, maupun nilai- nilai so...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
Sosiologi Dyah Ayu Kusumastuti 30422030
Sosiologi Dyah Ayu Kusumastuti 30422030
This research will discuss the process of making coffee that has been made by Mrs. Siyah in Gondangan Hamlet, Tirtomulyo Village, planting District, Kendal Regency, Central Java, w...
Strategi Coaching untuk Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda
Strategi Coaching untuk Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda
Budaya pascamodern telah membentuk spiritualitas kaum muda menjadi spiritualitas yang memiliki karakteristik ambiguitas, autentisitas, dan pengalaman. Di tengah konteks ini, ada se...
ARABICA COFFEE PROCESSED PRODUCT DEVELOPMENT STRATEGY IN CENTRAL ACEH DISTRICT
ARABICA COFFEE PROCESSED PRODUCT DEVELOPMENT STRATEGY IN CENTRAL ACEH DISTRICT
Gayo coffee is quite famous in the world because it has a distinctive aroma and enjoyment and if it is cupped or taste tested . Aspects of coffee marketing can be viewed in terms o...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...

Back to Top