Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Berteologi dan Melayani

View through CrossRef
Tugas rangkap para Pelayan Kristus adalah “berteologi dan melayani”, secara esensial keduanya menyatu. Tidak dapat disebut demarkasi (pemisahan) seteologi cara tegas. Berteologi yang benar adalah pelayanan itu sendiri, karena teologi pada dasarnya adalah usaha orang percaya untuk mengenali Allahnya berdasarkan pernyataan-Nya di dalam dan melalui Yesus Kristus sebagaimana dinyatakan dalam Alkitab. Ini hanya bias dilakukan (sebenarnya) dengan sikap melayani Allah (Theos), karena Theo situ tidak hanya petut menjadi ‘obyek’ studi, namun secara simultan juga harus sebagai ‘subyek’-nya. Karena itu jika tidak dalam sikap melayani Allah, sudah pasti teologinya keblinger (sesat). Berteologi semacam itu tidak lagi dilandasi rasa “takut akan Tuhan” (Ams 1:7) dan pastilah melahirkan kesesatan belaka. Sebaliknya, jika ‘melayani’ dalam bentuk apapun, pada dasarnya adalah berteologi itu sendiri. Tidak ada yang dinamakan ‘melayani’ tanpa ‘berteologi’. Jika melayani tanpa berteologi yang benar akan sama dengan membangun rumah diatas pasir yang tidak akan tahan uji dari terpaan angin pencobaan.
Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa Jakarta
Title: Berteologi dan Melayani
Description:
Tugas rangkap para Pelayan Kristus adalah “berteologi dan melayani”, secara esensial keduanya menyatu.
Tidak dapat disebut demarkasi (pemisahan) seteologi cara tegas.
Berteologi yang benar adalah pelayanan itu sendiri, karena teologi pada dasarnya adalah usaha orang percaya untuk mengenali Allahnya berdasarkan pernyataan-Nya di dalam dan melalui Yesus Kristus sebagaimana dinyatakan dalam Alkitab.
Ini hanya bias dilakukan (sebenarnya) dengan sikap melayani Allah (Theos), karena Theo situ tidak hanya petut menjadi ‘obyek’ studi, namun secara simultan juga harus sebagai ‘subyek’-nya.
Karena itu jika tidak dalam sikap melayani Allah, sudah pasti teologinya keblinger (sesat).
Berteologi semacam itu tidak lagi dilandasi rasa “takut akan Tuhan” (Ams 1:7) dan pastilah melahirkan kesesatan belaka.
Sebaliknya, jika ‘melayani’ dalam bentuk apapun, pada dasarnya adalah berteologi itu sendiri.
Tidak ada yang dinamakan ‘melayani’ tanpa ‘berteologi’.
Jika melayani tanpa berteologi yang benar akan sama dengan membangun rumah diatas pasir yang tidak akan tahan uji dari terpaan angin pencobaan.

Related Results

Mengintegrasikan Bisnis dan Pelayanan
Mengintegrasikan Bisnis dan Pelayanan
The concept of a servant of God doing business and serving is an important intersection of faith and entrepreneurship. A servant of God should be able to effectively integrate spir...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Gaya Kepemimpinan Gembala Dan Kerinduan Melayani Dengan Pertumbuhan Jemaat
Gaya Kepemimpinan Gembala Dan Kerinduan Melayani Dengan Pertumbuhan Jemaat
This research aims to find out how big is the relationship between the opinions of young people about the pastoral leadership style and the desire to serve with church growth. The ...
Menuju Kristologi Transeklesial: Bergerak Melampaui Kristologi Transdenominasional Roger Haight
Menuju Kristologi Transeklesial: Bergerak Melampaui Kristologi Transdenominasional Roger Haight
Tulisan ini berupaya mencari sebuah model Kristologi yang non-antroposentris dan relevan dalam konteks kekinian. Dari sini, penulis bergerak melampaui Haight dan mengembangkan sebu...
Analisis pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai dengan perilaku melayani sebagai variabel intervening
Analisis pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai dengan perilaku melayani sebagai variabel intervening
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh perilaku melayani dalam memediasi pengaruh antaran kompensasi dan kinerja pegawai, motivasi kerja dan kine...
Implementasi peran perempuan dalam pelayanan Gereja
Implementasi peran perempuan dalam pelayanan Gereja
Gereja adalah milik Kristus dan berada di dunia ini untuk melakukan tugas yang diberikan Kristus kepadanya sesuai dengan Amanat Agung dari Yesus Kristus (Mat.28:19- 20), maka salah...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...

Back to Top