Javascript must be enabled to continue!
Korelasi Keaktifan Berorganisasi, Kepemimpinan Diri dan Prestasi Akademik Mahasiswa: Faktor Penunjang Akreditasi Perguruan Tinggi
View through CrossRef
<p>Prestasi mahasiswa berdampak terhadap akreditasi perguruan tinggi. Prestasi mahasiswa diepengaruhi oleh beberapa faktor termasuk keaktifan berorganiasi dan kepemimpinan diri. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan menguji apakah keaktifan berorganisasi, kepemimpinan diri berhubungan positif dengan prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dengan menyebarkan angket google form online.. Kemudian, data diolah secara deskriptif kuantitatif untuk melihat kecendrungan hasil setiap variabel. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa keaktifan berorganisasi, kepemimpinan diri, prestasi akademik masuk kategori yang tinggi. Selanjutnya, hasil analisis korelasi menemukan bahwa keaktifan berorganisasi memiliki hubungan positif dengan kepemimpinan diri pada kategori sedang (0,052); keaktifan berorganisasi memiliki hubungan positif dengan prestasi akademik pada kategori sedang (0,046). Namun berbeda dengan kepemimpinan diri yang memiliki hubungan negatif dengan prestasi akademik yang sempurna (-1). Hal ini terjadi banyak faktor lain yang memengaruhi prestasi akademik. Meskipun demikian, hasil wawancara dengan beberapa partisipan justru menyatakan sebaliknya bahwa kepemimpinan diri berdampak positif terhadap prestasi akademik mereka.</p>
Universitas Sebelas Maret
Title: Korelasi Keaktifan Berorganisasi, Kepemimpinan Diri dan Prestasi Akademik Mahasiswa: Faktor Penunjang Akreditasi Perguruan Tinggi
Description:
<p>Prestasi mahasiswa berdampak terhadap akreditasi perguruan tinggi.
Prestasi mahasiswa diepengaruhi oleh beberapa faktor termasuk keaktifan berorganiasi dan kepemimpinan diri.
Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan menguji apakah keaktifan berorganisasi, kepemimpinan diri berhubungan positif dengan prestasi akademik mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.
Data diperoleh dengan menyebarkan angket google form online.
Kemudian, data diolah secara deskriptif kuantitatif untuk melihat kecendrungan hasil setiap variabel.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa keaktifan berorganisasi, kepemimpinan diri, prestasi akademik masuk kategori yang tinggi.
Selanjutnya, hasil analisis korelasi menemukan bahwa keaktifan berorganisasi memiliki hubungan positif dengan kepemimpinan diri pada kategori sedang (0,052); keaktifan berorganisasi memiliki hubungan positif dengan prestasi akademik pada kategori sedang (0,046).
Namun berbeda dengan kepemimpinan diri yang memiliki hubungan negatif dengan prestasi akademik yang sempurna (-1).
Hal ini terjadi banyak faktor lain yang memengaruhi prestasi akademik.
Meskipun demikian, hasil wawancara dengan beberapa partisipan justru menyatakan sebaliknya bahwa kepemimpinan diri berdampak positif terhadap prestasi akademik mereka.
</p>.
Related Results
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Akreditasi merupakan sebuah bentuk penilaian mutu dan kelayakan terhadap institusi perguruan tinggi yang dilakukan oleh organisasi diluar perguruan tinggi. Akreditasi merupakan sal...
PENGARUH POTENSI DIRI, LINGKUNGAN SOSIAL DAN KEAKTIFAN BERORGANISASI TERHADAP KEPRIBADIAN GENERASI MUDA BUDDHIS DI KABUPATEN JEPARA
PENGARUH POTENSI DIRI, LINGKUNGAN SOSIAL DAN KEAKTIFAN BERORGANISASI TERHADAP KEPRIBADIAN GENERASI MUDA BUDDHIS DI KABUPATEN JEPARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung potensi diri terhadap keaktifan berorganisasi, pengaruh langsung lingkungan sosial terhadap keaktifan berorganisasi, pen...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Sistem Akreditasi Pemantauan dan Relevansinya Bagi Sekolah Tinggi Teologi dan Sekolah Tinggi Agama Kristen
Sistem Akreditasi Pemantauan dan Relevansinya Bagi Sekolah Tinggi Teologi dan Sekolah Tinggi Agama Kristen
Abstract. Accreditation is an assessment activity in accordance with established criteria based on the National Higher Education Standards. The legal basis for the monitoring accre...
3. MANAJEMEN STRATEGI AKREDITASI PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI MILITER
3. MANAJEMEN STRATEGI AKREDITASI PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI MILITER
Akademi Angkatan Udara (AAU) merupakan Perguruan Tinggi (PT) Militer yang mendidik Taruna agar memiliki sifat Trisakti Viratama yaitu sikap dan perilaku yang dapat diandalkan (tang...
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Perguruan tinggi merupakan lembaga tertinggi dari sistem pendidikan nasional. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan manusia untuk dilatih dan b...

