Javascript must be enabled to continue!
Budaya Jawa dan Horor Indonesia: Studi Analisis Film Diambang Kematian, Satu Suro, Sewu Dino
View through CrossRef
Budaya Jawa sering menjadi elemen utama dalam film horor Indonesia karena kekayaan mitos, simbolisme, dan ritual yang memberikan daya tarik mistis dan autentisitas cerita. Penelitian ini bertujuan mengungkap alasan budaya Jawa sering digunakan dalam film horor serta dampaknya terhadap citra film horor nasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Analisis dilakukan dengan menonton film seperti Diambang Kematian (2023), Satu Suro (2019), dan Sewu Dino (2023) untuk mengidentifikasi representasi budaya Jawa, termasuk mitos kuno, konsep alam gaib, dan ritual tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Jawa memberikan kontribusi signifikan terhadap industri film horor di Indonesia. Mitos-mitos kuno dan simbolisme Jawa memperkaya narasi, menciptakan atmosfer menyeramkan, dan memperkuat karakter lokal film horor. Unsur-unsur seperti ritual tradisional dan konsep alam gaib menciptakan daya tarik bagi penonton lokal maupun internasional, sekaligus membangun identitas film horor Indonesia yang unik. Representasi budaya Jawa dalam film horor juga menunjukkan potensi besar budaya lokal sebagai sumber inspirasi dalam industri perfilman. Penelitian ini menegaskan bahwa eksplorasi elemen budaya, terutama budaya Jawa, mampu meningkatkan nilai artistik dan daya saing film horor Indonesia di kancah nasional dan internasional.
Paguyuban Panalungtik Sunda
Title: Budaya Jawa dan Horor Indonesia: Studi Analisis Film Diambang Kematian, Satu Suro, Sewu Dino
Description:
Budaya Jawa sering menjadi elemen utama dalam film horor Indonesia karena kekayaan mitos, simbolisme, dan ritual yang memberikan daya tarik mistis dan autentisitas cerita.
Penelitian ini bertujuan mengungkap alasan budaya Jawa sering digunakan dalam film horor serta dampaknya terhadap citra film horor nasional.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten.
Analisis dilakukan dengan menonton film seperti Diambang Kematian (2023), Satu Suro (2019), dan Sewu Dino (2023) untuk mengidentifikasi representasi budaya Jawa, termasuk mitos kuno, konsep alam gaib, dan ritual tradisional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Jawa memberikan kontribusi signifikan terhadap industri film horor di Indonesia.
Mitos-mitos kuno dan simbolisme Jawa memperkaya narasi, menciptakan atmosfer menyeramkan, dan memperkuat karakter lokal film horor.
Unsur-unsur seperti ritual tradisional dan konsep alam gaib menciptakan daya tarik bagi penonton lokal maupun internasional, sekaligus membangun identitas film horor Indonesia yang unik.
Representasi budaya Jawa dalam film horor juga menunjukkan potensi besar budaya lokal sebagai sumber inspirasi dalam industri perfilman.
Penelitian ini menegaskan bahwa eksplorasi elemen budaya, terutama budaya Jawa, mampu meningkatkan nilai artistik dan daya saing film horor Indonesia di kancah nasional dan internasional.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pola Intrinsik dan Subgenre Horor dalam Utas Horror Twitter Indonesia Periode 2019—2022
Pola Intrinsik dan Subgenre Horor dalam Utas Horror Twitter Indonesia Periode 2019—2022
Utas KKN di Desa Penari menjadi penanda popularitas utas horor Indonesia pada media sosial. Sejak utas tersebut muncul di tahun 2019, hingga saat ini produksi utas horor terus berl...
"EROTISISME DALAM FILM HOROR INDONESIA”
"EROTISISME DALAM FILM HOROR INDONESIA”
Erotisisme dalam era milenium menjadi sajian khas yang terkandung dalam film horor Indonesia. Berbeda dengan era sebelumnya, terutama pada 1990an, film horor Indonesia lebih bercor...
OMAH DUDUR: OMAH RATU – KAWULA YANG HIDUP DI WILAYAH URUT SEWU, GRABAG, PURWOREJO, JAWA TENGAH
OMAH DUDUR: OMAH RATU – KAWULA YANG HIDUP DI WILAYAH URUT SEWU, GRABAG, PURWOREJO, JAWA TENGAH
Abstract: Omah dudur is a typical house of rural community in the region of Urut Sewu, Grabag, Purworejo district. Omah dudur originated from the kingdom of Mataram Yogyakarta as a...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
ANALISIS LAWANG SEWU SEBAGAI DESTINASI DARK TOURISM TERHADAP PENGALAMAN WISATAWAN NUSANTARA (STUDI KASUS BANGUNAN BERSEJARAH LAWANG SEWU)
ANALISIS LAWANG SEWU SEBAGAI DESTINASI DARK TOURISM TERHADAP PENGALAMAN WISATAWAN NUSANTARA (STUDI KASUS BANGUNAN BERSEJARAH LAWANG SEWU)
This research’s purpose is to identify and analyze how Lawang Sewu as a Dark Tourism Destination towards domestic tourists’ motivation. So it can explain that Lawang Sewu is indica...
JORNALISMO, NARRATIVA E PODER NAS MANCHETES DO JORNAL O ESTADO DO MARANHÃO NOS GOVERNOS DE ROSEANA SARNEY E FLÁVIO DINO
JORNALISMO, NARRATIVA E PODER NAS MANCHETES DO JORNAL O ESTADO DO MARANHÃO NOS GOVERNOS DE ROSEANA SARNEY E FLÁVIO DINO
Apresentamos neste artigo um estudo comparado das manchetes publicadas no jornal O Estado do Maranhão em 2014, último ano do governo Roseana Sarney, e 2015, primeiro ano do governo...

