Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan Telegram Bot pada Sistem Keamanan Rumah Berbasis IoT dengan Mikrokontroler ESP32

View through CrossRef
Penelitian ini mengembangkan sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan Telegram Bot sebagai media kendali serta notifikasi. Sistem ini dilengkapi sensor PIR untuk mendeteksi gerakan, relay untuk mengontrol kunci pintu elektronik (solenoid lock), dan fitur pengiriman notifikasi secara real-time. Tujuan dari pengujian adalah untuk mengevaluasi keakuratan deteksi dan kecepatan respon sistem. Hasil menunjukkan bahwa sensor PIR mampu mendeteksi gerakan secara optimal hingga jarak 80 cm dengan akurasi mencapai 95% pada area tersebut. Telegram Bot dapat menanggapi perintah pengguna seperti membuka dan menutup pintu, serta mengaktifkan atau menonaktifkan sensor gerak, dengan waktu respon maksimal 3 detik dan rata-rata 2 detik. Ketika gerakan terdeteksi, sistem mengirim notifikasi ke Telegram dalam 2–5 detik. Secara keseluruhan, sistem ini menunjukkan tingkat keefektifan sebesar 93% dalam menjalankan fungsi keamanan secara konsisten. Keunggulan sistem ini adalah kemampuannya untuk dikendalikan dari jarak jauh, kemudahan integrasi, dan biaya implementasi yang relatif rendah. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan efisien bagi keamanan rumah, khususnya bagi pengguna yang membutuhkan sistem yang mudah dipantau dan dioperasikan melalui smartphone. Sistem ini dapat dijadikan alternatif yang relevan untuk mendukung keamanan lingkungan rumah berbasis teknologi IoT.
Title: Pemanfaatan Telegram Bot pada Sistem Keamanan Rumah Berbasis IoT dengan Mikrokontroler ESP32
Description:
Penelitian ini mengembangkan sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan Telegram Bot sebagai media kendali serta notifikasi.
Sistem ini dilengkapi sensor PIR untuk mendeteksi gerakan, relay untuk mengontrol kunci pintu elektronik (solenoid lock), dan fitur pengiriman notifikasi secara real-time.
Tujuan dari pengujian adalah untuk mengevaluasi keakuratan deteksi dan kecepatan respon sistem.
Hasil menunjukkan bahwa sensor PIR mampu mendeteksi gerakan secara optimal hingga jarak 80 cm dengan akurasi mencapai 95% pada area tersebut.
Telegram Bot dapat menanggapi perintah pengguna seperti membuka dan menutup pintu, serta mengaktifkan atau menonaktifkan sensor gerak, dengan waktu respon maksimal 3 detik dan rata-rata 2 detik.
Ketika gerakan terdeteksi, sistem mengirim notifikasi ke Telegram dalam 2–5 detik.
Secara keseluruhan, sistem ini menunjukkan tingkat keefektifan sebesar 93% dalam menjalankan fungsi keamanan secara konsisten.
Keunggulan sistem ini adalah kemampuannya untuk dikendalikan dari jarak jauh, kemudahan integrasi, dan biaya implementasi yang relatif rendah.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan efisien bagi keamanan rumah, khususnya bagi pengguna yang membutuhkan sistem yang mudah dipantau dan dioperasikan melalui smartphone.
Sistem ini dapat dijadikan alternatif yang relevan untuk mendukung keamanan lingkungan rumah berbasis teknologi IoT.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Otomatisasi Transaksi Toko Online Berbasis Woocommerce Menggunakan Bot Telegram
Otomatisasi Transaksi Toko Online Berbasis Woocommerce Menggunakan Bot Telegram
Penelitian ini mengusulkan satu solusi untuk memaksimalkan pelayanan toko online berbasis Woocommerce dengan otomatisasi. Layanan otomatisasi ini berfungsi untuk pencarian informas...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Access mechanisms for massive Internet of Things in 5G and beyond networks
Access mechanisms for massive Internet of Things in 5G and beyond networks
(English) The Massive Internet of Things (MIoT) characterizes a communication scenario where a massive number of battery-operated devices perform infrequent, primarily uplink-orien...
PEMANFAATAN BOT TELEGRAM SEBAGAI E-LEARNING UJIAN BERBASIS FILE
PEMANFAATAN BOT TELEGRAM SEBAGAI E-LEARNING UJIAN BERBASIS FILE
E-learning merupakan sebuah sistem pendidikan yang menerapkan aplikasi elektronik yang mendukung peningkatan pendidikan dan latihan pembelajaran menggunakan media internet. Dengan ...
E-LEARNING BERBASIS TELEGRAM BOT
E-LEARNING BERBASIS TELEGRAM BOT
Pemanfaatan teknologi pada kegiatan belajar dalam kelas bertujuan untuk memudahkan pengajar dalam memberikan materi pelajaran dan peserta didik dalam mengaksesnya. Adanya beberapa ...
PENERAPAN INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MERANCANG SISTEM KEAMANAN PADA BRANKAS MENGGUNAKAN ESP32-CAM DAN KEYPAD
PENERAPAN INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MERANCANG SISTEM KEAMANAN PADA BRANKAS MENGGUNAKAN ESP32-CAM DAN KEYPAD
Internet of Things (IoT) adalah teknologi yang memungkinkan pengiriman informasi melalui jaringan tanpa interaksi langsung antara manusia atau manusia dengan komputer. Menurut lapo...
IMPLEMENTASI BOT TELEGRAM UNTUK MONITORING MIKROTIK PADA PLANETS NETWORK SOLUTION
IMPLEMENTASI BOT TELEGRAM UNTUK MONITORING MIKROTIK PADA PLANETS NETWORK SOLUTION
Berkembangnya teknologi komunikasi begitu pesat, dan tercipta smartphone yang dapat membantu manusia untuk berkomunikasi melalui instant messenger. Terdapat aplikasi instant messen...

Back to Top